Tjetak, startup Indonesia pembuat kemasan produk, mendapatkan suntikan dana segar dari Vertex Venture, perusahaan investasi anak usaha Temasek Holding. Namun, Tjetak tidak bersedia mengungkap jumlah dana yang berhasil digaetnya itu.
“Kami sangat berterima kasih kepada para investor yang telah mempercayai visi dan misi Tjetak di Indonesia. Rencananya, kami akan menggunakan investasi ini untuk tiga hal utama,” kata co-founder Tjetak, Anggara Pranaspati, dalam siaran pers, 25/8.
Tiga hal utama dimaksud yakni ekspansi wilayah operasional dan penguatan SDM, pengembangan fitur-fitur baru, serta peningkatan kapasitas lab dan fasilitas packaging.
Peningkatan packaging lab dan fasilitas ini penting dilakukan untuk menunjang tingginya permintaan pasar dan pentingnya inovasi untuk kemasan-kemasan yang produksi Tjetak.
Angga menyatakan bahwa putaran pendanaan ini ditutup di saat yang tepat, terutama karena banyak di kalangan masyarakat Indonesia yang memulai bisnis UMKM dan juga enterprises yang mengalami peningkatan penjualan berbasis daring sejak pandemi COVID-19.
Baca: Bagaimana Kondisi Startup di Indonesia di Masa Pandemi
Menurut data dari Tokopedia, jumlah penjual yang bergabung dalam platform e-commerce naik hingga 250 persen. Semua bisnis dengan total nilai industri hingga Rp87 triliun ini tentu membutuhkan kemasan yang didesain secara profesional untuk meningkatkan brand value mereka, lanjut Angga.
Oleh karena itu, Tjetak sebagai startup solusi packaging yang memiliki spesialisasi di bidang kemasan memiliki potensi besar untuk bertumbuh dan melayani lebih banyak perusahaan di Indonesia.
“Dengan pertumbuhan besar di bidang konsumsi ritel di Indonesia, baik secara online maupun tradisional, Tjetak berada di posisi yang strategis untuk membantu para UMKM dan perusahaan besar memenuhi kebutuhan kemasan yang unik dan inovatif. Kami senang bisa menjadi investor dalam pendanaan Seri-A dan mendukung pertumbuhan Tjetak sedari awal. Kami akan terus bekerja sama dengan tim Tjetak untuk membangun perusahaan kemasan terdepan berbasis teknologi,” kata Joo Hock Chua, Managing Partner of Vertex Ventures SEA.














