Jakarta, ItWorkjs- Pada masa pandemi Covid-19 ini, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) fokus melaksanakan Online Academy melalui Digital Talent Scholarship (DTS) 2020 sebagai upaya membekali SDM Indonesia dalam bidang digital. Sejak awal pandemi, hingga kini telah berhasil menyelesaikan 2 (dua) akademi yang diselenggarakan secara daring, yakni Online Academy dan Digital Enterpreneurship Academy.
“Kementerian Kominfo mengucapkan terimakasih dan penghargaan yang tinggi kepada mitra yang telah bekerja sama untuk mewujudkan program Digital Talent Scholarship (DTS) 2020 ini,” kata Sekretaris Jenderal Kominfo, Rosarita Niken Widiastuti dalam acara “Ngobrol Digital Bareng Digital Talent Scholarship 2020” (06/10/2020), dilansir dalam siaran pers Humas Kominfo, Jakarta.
Mitra dalam program Online Academy – Digital Talent Scholarship antara lain Dicoding, Google, Cisco, Microsoft, Red Hat, Progate, Facebook, daa Asosiasi Digital Marketing. Dalam pelaksanaannya, juga dilakukan kerja sama dengan Global Technology Company, startup lokal, dan beberapa asosiasi profesi.
Disebutkan, setelah berhasil menyelesaikan dua akademi, kini berlangsung 4 (empat) akademi yang pelatihannya juga dilaksanakan secara daring. Ke empat akademi itu di antaranya meliputi :
- Fresh Graduate Academy, yang merupakan program pelatihan yang ditujukan bagi lulusan S1, D3, dan D4 bidang TIK, MIPA, dan Teknik; yang dilaksanakan bersama 55 perguruan tinggi; dan bekerjasama dengan 5 Global Technology Company. Tema pelatihan yang dibuka seperti Core System Administration, Java Programming, Database Design and Programming with SQL, Cloud Computing, Data Science.
- Vocational School Graduate Academy, yang merupakan program pelatihan berbasis Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) bagi lulusan SMK dan D3/D4 Bidang Teknik dan Manajemen Informatika, Komputer, Jaringan, Elektro, Mekatronika, Rekayasa Perangkat Lunak, Telekomunikasi, Desain Grafis, Desain Komunikasi Visual, dan Animasi; yang diselenggarakan bersama 35 perguruan tinggi. Tema pelatihan yang dibuka yaitu Network Administrator, Mobile Programmer, Web Developer, Graphic Designer, Motion Graphic Artist, Multimedia Designer, Drive Tester.
- Thematic Academy, yang merupakan pelatihan multisektor dengan pendekatan multidisiplin. Tema pelatihan yang dibuka dalam pelatihan TA yaitu : IT untuk Perbankan, Digital Marketing, Big Data for Social Science, dan IT Project Management dan Pelatihan TI untuk Buruh Migran. Terdapat kesempatan pemagangan di tema pelatihan IT untuk Perbankan.
- Regional Development Academy, pelatihan bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) dan perangkat daerah di 122 kabupaten prioritas pembangunan dan 7 kawasan prioritas wisata. Adapun tema-tema pelatihan dibuka dalam pelatihan RDA yaitu : Big Data Analytics, Analisis Media Sosial, Junior Network Administrator, Junior Graphic Designer dan Smart City.
Sekjen Niken menyatakan selain diberikan hard-skill, peserta juga dilatih soft-skills. Bahkan Kementerian Kominfo juga menyiapkan fasilitasi bagi peserta untuk menemukan berbagai peluang kerja dari beragam industri melalui aplikasi SIMONAS (Sistem Informasi dan Monitoring Alumni Sertifikasi).
“Kami juga menyiapkan soft-skills, dan setelah menyelesaikan pelatihan-pelatihan tersebut, Kementerian Kominfo menyiapkan aplikasi yang memfasilitasi pertemuan antara talenta-talenta digital yang sudah dilatih melalui program DTS dengan industri,” ujarnya. (AC)














