PUDAM Tirta Sembada Sleman Galakkan Diklat Digital Leadership

Penulis Churry

Jakarta, ItWorks- Jajaran Perusahaan Umum Daerah Air Minum (PUDAM) Tirta Sembada Sleman, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, saat ini tengah berupaya keras mengakselerasi program transformasi digital. Salah satu upaya dilakukan dengan mengubah mindset atau pola pikir karyawan dari konvensional ke arah digital dengan menggalakkan program diklat “Digital Lewadwrship”.


“Untuk sebuah perubahan atau change management. salah satu kuncinya adalah membangun di mindset karyawan. Langkah untuk mengubah mindset/pola pikir ini, kami lakukan dengan program pendidikan dan latihan, yakni Diklat Digital Leadership” ungkap Dwi Nurwata, SE., MM., Direktur PUDAM Tirta Sembada Kabupaten Sleman, saat presentasi dan wawancara penjurian “Top Digital Awards 2020” yang berlangsung (19/11/2020) melalui virtual meeting yang dihelat oleh Majalah ItWorks bekerjasama dengan Konsultan Independent, dan didukung sejumlah Asosiasi TI & TELCO Indonesia.

Tahun ini, Perusahaan Umum Daerah Air Minum Tirta Sembada Kabupaten Sleman, terpilih menjadi salah satu BUMD yang diundang untuk mengikuti seleksi penjurian oleh Top Digital Awards 2020. Tahun ini mengusung tema “Top Digital Innovation & Implementation in New Normal”. Antara lain untuk menggali informasi sejauhmana perusahaan atau institusi melakukan inovasi transformasi berbasis digital atau teknologi informasi sebagai solusi pelayanan masyarakat atau pelanggan di tengah pandemi Covid-19 dan di era new normal ini.

Membawakan presentasi berjudul “Akselerasi Peningkatan Kinerja Melalui Digitalisasi Menuju Perusahaan Yang Unggul”, dalam kesempatan itu Direktur Direktur PUDAM Tirta Sembada, Dwi Nurwata menyampaikan banyak hal terkait inisiasi transformasi digital yang dilakukan perusahaan dalam beberapa tahun terakhir. Transformasi digital bahkan telah dijadikan strategi unggulan untuk mewujudkan visi dan misi perusahaan, yakni menjadi Perusahaan Air Minum yang Unggul, Sehat, Mandiri dan Terpercaya.

“Untuk mewujudkan Visi dan Misi sebagai Perusahaan yang unggul dan terpercaya, kami melakuan strategi untuk memberikan kemudahan-kemudahan layanan melalui sistem Teknologi Informasi,” ujarnya di depan tim juri terdiri Prof. Satya Arinanto, Prof. Laode M Kamaludin, serta Melani Harriman.

Guna mendukung strategi tersebut, pihaknya juga telah menyiapkan dan membangun sarana dan prasarana pendukung. Seperti IT infrastrutkur, shoftware, hardware, termasuk pengembangkan talenta SDM dengan spesifikasi khusus untuk penguasaan bidang IT.

“Kami juga telah mengimplementasikan teknologi informasi secara terintegrasi mulai di sistem manajemen, layanan permohonan sambungan baru, pembayaran, sistem monitoring melalui GIS, dan lainnya yang sudah terintegrasi. Bahkan sistem yang ada juga disinergikan dalam program smartcity. Kami menyadari bisnis di era sekarang ini, sudah harus menggunakan TI. Karena itu alokasi belanja TI juga terus kami tingkatkan. Tahun ini anggaran TI terhadap total laba mencapai 36,27%, naik cukup signifikan dari tahun sebelumnya yang sebesar 26,09 %,” ujarnya.

Adapun aplikasi digital yang sudah diimplementasikan, termasuk inovasi baru yang dihadirkan di antaranya aplikasi Sistem Informasi PDAM Sleman, aplikasi pembayaran e-cash melalui kerjasama dengan bank dan ritel, Aplikasi SIMAK, Aplikasi SIPDAM Sleman (GIS, Sistem Baca Meter) dan lainnya.

Aplikasi Sistem Informasi Manajemen PDAM merupakan aplikasi untuk mendukung sistem integrasi data dan informasin di manajenm. Fitur unggulan ada SI Billing, Loket, Gudang, Akuntansi, Bacameter, Teknik, Perencanaan dan Personalia (pengajian). Manfaatnya, sistem informasi yang akurat, tepat, aman serta terintegrasi dalam satu database.

Sedangkan PDAM Info, merupakan aplikasi yang diperuntukkan bagi pelanggan atau masyarakat untuk dapat menerima informasi dan melakukan komunikasi dari dan dengan perusahan (PDAM). Melalui aplikasi ini, pelanggan dapat mengetahui tagihan rekening air secara detail setiap bulannya. Tidak hanya menampilkan tagihan rekening air, pelanggan juga dapat menyampaikan melaporkan ke PDAM melalui aplikasi. Terdapat juga fitur pendaftaran untuk calon pelanggan yang ingin mendaftar atau menjadi pelanggan yang bisa diajukan secara online.

Dengan adanya aplikasi e-cash, pembayaran rekening tagihan pelanggan bisa menggunakan produk e-money sebeprti gopay dan sejenisnya. Sebelumnya untuk memudahkan pembayaran tagihan, PDAM Sleman juga menerapkan sistem online bekerja sama dengan perbankan, di antaranya dengan BNI, sehingga pembayaran tidak perlu lagi harus antre di loket. Pembayaran juga bisa dengan ATM dan aplikasi E-PDAM, sehingga pembayaran tagihan dapat dilakukan 24 jam dalam masa periode tanggal pembayaran, sehingga memberikan keleluasaan waktu dan tempat kepada pelanggan.

Adapun aplikasi SIMAK yang diimplementasikan mulai 2019 merupakan Sistem Informasi Kesekretariatan Surat Masuk Keluar. Fitur unggulan, terdapat disposisi surat masuk yang bermafaat untuk mengurangi penggunaan kertas (paper less), akurasi dan ketepatan waktu.

“Secara umum, saat ini seluruh kegiatan usaha/bisnis kami telah menggunakan TI dalam rangka digitalisasi. Baik di sistem manajemen, pelayanan pelangggan, aspek operasional/proses produksi, penanganan SDM, keuangan, aspek lainnya,” tandas Dwi Nurwata. (AC)

BACA JUGA

Leave a Comment