International Data Corporation (IDC) baru-baru ini mengeluarkan laporan terbaru soal pengapalan smartphone global di tahun 2020.
Mengawali laporannya, IDC mencatat bahwa pasar smartphone global membaik di Q4 2020, kembali ke posisi semula dengan pertumbuhan tahun ke tahun 4,3%. IDC melaporkna bahwa pada Q4 2020, vendor smartphone secata total telah mengapalkan 385,9 juta unit perangkat.
Adapun secara keseluruhan, untuk tahun 2020 jumlah pengapalan smartphone terbilang menurun sekitar 5,9% dibanding tahun 2019. Kendati demikian, tercatat adanya pemulihan pasar yang sangat mengesarkan, di mana IDC yakin momentum menuju 2021 akan tetap kuat.
Nabila Popal, Direktur Riset, IDC Worldwide Mobile Device Trackers, mengungkap beberapa elemen yang berperan yang mendorong pemulihan pasar smartphone (antara lain) permintaan yang tertunda, suplai (ponsel) 5G, promosi agresif, dan popularitas ponsel dengan harga rendah hingga menengah.
“Vendor juga tampaknya lebih siap untuk lockdown kedua, memastikan mereka (untuk) memiliki chanel yang tepat yagn siap untuk memenuhi pesasnan dan menjangkau konsumen akhir. Lockdown juga membuat orang mengeluarkan uang lebih sedikit untuk sektor lain seperti rekreasi, traveling, dan makan di luar – dan (pasar) smartphone mendapatkan benefit dari hal ini. Selain semua factor ini, pemulihan yang cepat dan kesigapan rantai pasokan juga harus diberi kredit,” lanjut Nabila seperti dikutip dari laman IDC.
Berlanjut ke vendor, dari laporan ini terlihat adanya pergeseran yang cukup jelas di 5 besar. Apple dengan performa yang cukup fenomenal di Q4 2020, telah mengatantarkannya ke posisi teratas dengan angka pengapalan sebanyak 90,1 juta unit yang didorong oleh suksesnya penjualan iPhone 12 series. Apple berhasil mengamankan 23,4% pangsa pasar dan mencetak pertumbuhan 22,2% tahun ke tahun.
Samsung yang berada di posisi kedua, tercatat mengapalkan 73,9 juta unit perangkat dan mencetak pangsa pasar 19,1% dan mengamankan angka pertumbuhan tahun ke tahun sebesar 6,2%. Posisi ketiga ditempati oleh Xiaomi dengan angka pengapalan menacapai 43,3 juta unit dan memiliki pangsa pasar 11,2%. Selanjutnya, di posisi keempat dan kelima ditempati Oppo dan Huawei. Oppo berada di posisi keempat dengan pengapalan sebanyak 33,8 juta unit dan mengamankan pangsa pasar 8,8%. Sementara Huawei di posisi lima, jumlah pengapalan perangkatnya menacapai 32,3 juta unit dan mengamankan pangsa pasar 8,4%.
Itulah lima besar vendor smartphone global berdasarkan data IDC untuk Q4 2020. Adapun secara total untuk tahun 2020, vendor teratas ditempati oleh Samsung dengan volume pengapalan sebanyak 266,7 juta unit dengan pangsa pasar 20,6%. Berikut daftar 5 vendor teratas dengan pengapalan terbanyak untuk tahun 2020 di pasar global.
- Samsung (266,7 juta unit/20,6% pangsa pasar).
- Apple (206,1 juta unit/15,9% pangsa pasar).
- Huawei (189,0 juta unit/14,6% pangsa pasar).
- Xiaomi (147,8 juta unit/11,4% pangsa pasar).
- Vivo (111,7 juta unit/8,6% pangsa pasar).













