Jakarta, ItWorks- Selama beberapa tahun terakhir, cloud computing telah menjadi pilihan utama bagi banyak perusahaan di Indonesia untuk melakukan transformasi digital dengan modernisasi infrastruktur IT. Di tahun 2021, laju perkembangan adopsi cloud computing diprediksi akan semakin cepat karena semakin banyak bisnis yang membutuhkan layanan berbasis cloud agar mudah beradaptasi di segala situasi.
Pandemi Covid-19 telah memaksa banyak kalangan untuk bekerja, belajar, dan beraktivitas dari rumah secara digital. Selama kurun waktu tersebut banyak sektor dan kalangan dunia usaha yang makin disadarkan bahwa teknologi digital mampu menjadi solusi yang dapat diandalkan dalam menjawab berbagai tantangan-tantangan baru yang sangat dinamis, di era new normal ini.
Tren ini diprediksi akan terus berlanjut di 2021 yang membutuhkan adaptasi cepat agar mampu bertahan dan tetap tumbuh di masa sulit ini. Beberapa teknologi seperti cloud, machine learning, artificial intelligence (AI), akan makin berkembang di tahun ini.
“Adopsi cloud computing dalam dunia bisnis akan semakin meningkat untuk mendukung proses bisnis agar tetap berjalan optimal. Adopsi cloud akan terjadi dimana-mana, atau kami menyebutnya sebagai cloud anywhere,” ungkap Paul Chen, Head of Solutions Architect, Asean Amazon Web Services (AWS), dalam acara AWS Media Briefing secara virtual (1/2/2021) dengan tema: Prediksi Cloud dan Inovasi Teknologi Digital 2021.
Dalam kesempatan itu, dia memaparkan delapan (8) prediksi TI yang akan mendominasi tahun 2021 dan berpotensi memengaruhi strategi perusahaan dalam mengimplementasikan teknologi cloud. Amazon memprediksi ada banyak pelaku yang mengadopsi cloud pada tahun ini. Hal ini karena selama pandemi pelaku usaha banyak beralih ke digital. Ia mencontohkan pemanfaatan cloud oleh startup digitalisasi UMKM Warung Pintar, sehingga pengelolaan bisnis berjalan optimal.
Selain cloud anywhere, terjadinya data storm, di mana dengan masifnya penggunaan internet juga telah mendorong peningkatan akses machine learning (The Internet of Machine Learning).
Selain itu, di tahun 2021, gambar, video, audio akan lebih bicara lebih dari sekadar kata-kata. Artinya akan makin banyak penggunaan data gambar dan visual yang juga mendorong adopsi cloud. Data akan terus memainkan peranan yang sangat penting pada tahun ini dan tahun-tahun mendatang. “In 2021, pictures, video and audio will speak more than words Technology will transform our physical worlds as much as our digital worlds,” kata Paul Chen.
Selain itu, teknologi informasi akan mengubah dan banyak mempengaruhi dunia fisik seperti halnya dunia digital di banyak dunia usaha. Paul juga berbagi informasi tentang bagaimana teknologi telah dimanfaatkan oleh organisasi dan perusahaan di Indonesia untuk memberdayakan usaha kecil dan menengah, bahkan mikro sekalipun, agar dapat berinovasi bertahan, dan berkembang selama pandemi maupun pasca-pandemi.
Berikutnya, tren remote learning yang sudah terjadi sejak pandemi juga akan terus berlanjut (Remote learning earns its place in education). Tren lainnya, yakni fenomena bisnis kecil atau UKM yang banyak berlomba menggunakan infrastruktur cloud, di mana Asia Tenggara & Afrika sub-Sahara akan memimpin.
“Indonesia termasuk pasar potensial karena ada banyak startup dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang mulai adopsi komputasi awan (cloud), Sehingga cloud menjadi salah satu tren teknologi informasi yang akan menonjol di tahun 2021,” ujarnya.
Lebih lanjut, diprediksi komputasi Kuantum mulai berkembang (Quantum Computing starts to bloom). Dan untuk mengantisipasi tren tersebut, AWS sebagai bagian dari penyedia teknologi cloud juga telah menyiapkan solusi menarik terkait bagaimana teknologi akan makin dikembangkan sebagai solusi untuk berbagai sektor pada 2021 ini. (AC)














