Liz Thomas, Regional Digital Safety Lead, Asia-Pasifik, Microsoft menjelaskan Microsoft bekerja sama dengan pemerintah, akademisi, masyarakat sipil, dan pemangku kepentingan lainnya di kawasan APAC untuk berbagi praktik terbaik tentang keamanan digital, membantu menginformasikan perdebatan kebijakan dan peraturan, dan mendukung lingkungan online yang saling menghormati dan sehat.
“Untuk mendorong internet yang lebih baik dan lebih aman, kami juga memperjuangkan Digital Civility Challenge, yang menguraikan empat prinsip yang dapat dilakukan oleh pengguna online,” ujar Liz dalam siaran pers, 10/02/2021.
Keempat prinsip tersebut yaitu:
- Menjalankan “golden rule” – Bertindak dengan empati, kasih sayang, dan kebaikan dalam setiap interaksi, dan memperlakukan semua orang di dunia maya dengan bermartabat dan hormat
- Menghormati perbedaan – Untuk menghargai perbedaan budaya dan menghormati sudut pandang yang berbeda, saling berinteraksi dengan berhati -hati, memikirkan perasaan orang lain dan menghindari “sebutan nama” serta saling serang
- Berpikir sebelum membalas – Untuk berhenti sejenak dan berpikir sebelum menanggapi dan tidak memposting atau mengirim apa pun yang dapat menyakiti orang lain, merusak reputasi seseorang, atau mengancam keselamatan
- Membela diri sendiri dan orang lain – Memberi tahu seseorang saat merasa tidak aman, menawarkan dukungan kepada mereka yang menjadi sasaran pelecehan atau kekejaman online, dan melaporkan aktivitas yang mengancam keselamatan
Untuk tips lainnya dari Microsoft mengenai internet aman, kunjungi: https://www.microsoft.com/en-us/digital-skills/online-safety-resources, atau ikuti informasi terkini lewat Facebook (@saferonline) dan Twitter (@Safer_Online).














