ItWorks- Grab dan Good Doctor telah menjadi mitra swasta pertama Kementerian Kesehatan Republik Indonesia yang melaksanakan program vaksinasi dengan inovasi walk-in dan Drive-Thru pertama di Indonesia dan Asia Tenggara melalui sentra vaksinasi di Bali yang beroperasi sejak 27 Februari 2021.
Hanya dalam 5 hari (terhitung 3 Maret 2021), sentra vaksinasi Grab dan Good Doctor di Bali telah menyuntikkan vaksin kepada 5,134 penerima, jauh lebih awal dari target yang telah ditetapkan sebelumnya yaitu 7 hari. Dengan keberhasilan mencapai target lebih cepat ini, berarti sentra vaksinasi Grab dan Good Doctor di Bali telah berhasil memberikan vaksin kepada rata-rata 2 orang setiap 3 menit.
“Dengan tercapainya target kita lebih cepat dari yang diperkirakan, hal ini menunjukkan respon yang positif dari masyarakat untuk program vaksinasi ini. Kedepannya tentu saja angka ini akan menjadi acuan dan motivasi bagi kami, terutama di Good Doctor, untuk senantiasa memberikan pelayanan kesehatan terbaik dan terpercaya. Kami juga akan selalu siap untuk menjadi mitra bagi pemerintah dalam menyukseskan program vaksinasi ini di kota-kota lain sesuai dengan arahan Kemenkes, demi mempercepat mengakhiri pandemi COVID-19 di Indonesia.” ungkap Danu Wicaksana, Managing Director Good Doctor Technology Indonesia dalam rilis pers (5/3) di Jakarta.
Vaksinasi diberikan kepada pekerja di sektor pelayanan transportasi, termasuk pengemudi angkutan umum, mitra pengemudi dan mitra pengantaran Grab dan pekerja publik di sektor pariwisata di Pulau Dewata. Grab Vaccine Center di Bali ini sebelumnya diperkirakan mampu memberikan 840 suntikan dalam sehari, dengan total 5.000 vaksinasi dalam seminggu. Pencapaian target yang lebih awal ini adalah berkat dedikasi luar biasa 31 dokter dan perawat yang ditempatkan di area pra-registrasi dan 16 dokter dan perawat yang ditempatkan di area layanan Drive-Thru.
Pusat vaksinasi pertama ini beroperasi di Bali yang merupakan salah satu daerah yang paling terdampak COVID-19 di bidang industri pariwisata, mulai pada tanggal 27 Februari sampai 5 Maret 2021 untuk gelombang 1 dan pada tanggal 13 sampai 19 Maret 2021 untuk gelombang 2.
Dijelaskan, dengan memanfaatkan layanan GrabHealth yang didukung oleh infrastruktur digital Good Doctor, proses pra-registrasi dan penanganan data vaksinasi telah dilakukan secara efisien dan cepat melalui kerja sama yang erat dengan pemerintah. Penerima vaksin COVID-19 dari sektor pariwisata dan transportasi publik mendapatkan undangan melalui pesan singkat yang harus ditunjukkan sebagai syarat untuk masuk ke pusat vaksinasi.
Sementara itu, mitra pengemudi dan pengantaran layanan transportasi daring (ride-hailing) diinformasikan melalui pesan singkat dan juga pesan di aplikasi mitra pengemudi Grab. Mereka wajib menunjukkan undangan sebelum dapat divaksinasi. Gelombang pertama penerima vaksin ini ditentukan berdasarkan rekomendasi dari Dinas Kesehatan, Dinas Pariwisata dan Dinas Perhubungan Provinsi Bali.
“Kami senang sekali karena berkat kerja sama yang sangat baik antara berbagai pihak, kita dapat mencapai target vaksinasi awal hanya dalam lima hari. Kemarin, di hari keenam sejak Grab Vaccine Center mulai beroperasi, kita sudah berhasil mencapai 5.492 suntikan dengan persentase total 109,84% dari target 5.000 suntikan. Hal ini merupakan hasil dari kolaborasi yang luar biasa antara Grab dan Good Doctor dengan Dinas Kesehatan Provinsi Bali di bawah pengawasan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Kami juga sangat bersyukur sudah dapat memberikan vaksin kepada mitra kami, karena kami sangat mengapresiasi mereka yang telah memainkan peran penting dalam melayani kebutuhan sehari-hari masyarakat,” ujar Ridzki Kramadibrata, President of Grab Indonesia.
Sebelumnya, peluncuran Grab Vaccine Center pertama di Bali ini dihadiri oleh Menteri Kesehatan Republik Indonesia Budi Gunadi Sadikin dan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia Sandiaga Uno yang bergabung dalam konferensi pers secara virtual, serta Gubernur Bali Wayan Koster. Diluncurkannya program vaksinasi di Bali ini diharapkan akan mempercepat pemulihan sektor pariwisata agar kembali produktif dan dapat memulihkan perekonomian masyarakat.
“Kami sangat mengapresiasi kerja sama dan dukungan dari sektor swasta seperti Grab dan Good Doctor dalam menyukseskan program vaksinasi ini. Tak hanya menjadi perintis dari pihak swasta namun juga menunjukkan komitmen dan kinerja sangat baik sehingga menjadi contoh bagi semua inisiatif serupa lainnya kedepan,” ujar Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Budi Gunadi Sadikin.
Ditambahkan dengan tercapainya target ini menunjukkan tingginya tingkat partisipasi masyarakat, dan diyakini Grab dan Good Doctor dapat mereplikasi kinerja di pos vaksinasi kota lain yang akan segera menyusul dalam minggu kedepan. “Dengan begitu, kami berharap ini dapat mempercepat pelaksanaan vaksinasi COVID-19 di Indonesia,” ujarnya.
Berdasarkan hasil dari pusat vaksinasi pertama, Grab dan Good Doctor dalam kerja sama dengan Kementerian Kesehatan telah berencana untuk memperluas kemitraan di kota-kota lain di Indonesia, seperti Tangerang Selatan, Banten dan Bandung, Jawa Barat. (AC)














