ItWorks- Dalam rangkaian memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-58 pada 6 April 2021, PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah (Bank Jateng) mengadakan berbagai kegiatan untuk pelayanan masyarakat, seperti aksi sosial, donor darah dan lainnya termasuk yang dilakukan di seluruh kantor cabang. Dengan semangat kepedulian dan berbagi, Bank Jateng juga terus berupaya meningkatkan layanan bagi para nasabah di antaranya melalui pengembangan aplikasi digital.
Beberapa aplikasi terkait layanan, seperti aktivasi mobile banking, pemasangan QRIS bagi pedagang dan pelaku UMKM di lokasi kuliner, penambahan ATM baru, layanan pembayaran secara online, seperti PDAM online dan lainya, termasuk layanan kredit.
Upaya tersebut sejalan dengan meningkatnya perkembangan teknologi serta meningkatnya tuntutan nasabah dalam mencari alternatif layanan dan produk perbankan yang mudah, nyaman, praktis, dan aman, khususnya dalam situasi pandemi di mana layanan digital menjadi solusi di tengah keterbatasan mobilitas yang dihadapi di tengah pandemi Covid-19.
“Ke depan dengan perkembangan teknologi yang terus berjalan, terlebih di tengah perkembangan teknologi digital yang akan memasuki era 5G, tantangan prbankan juga makin kompleks. Karena itu inovasi layanan dengan system digitak terus kita kembangkan, sejalan dengan meningkatnya kecenderungan nasabah dalam mencari alternatif layanan dan produk perbankan juga makin menuntut adanya kemudahan,” ungkap Direktur Utama Bank Jateng, Supriyatno pada perayaan HUT ke-58 yang dilakukan (06/4), di Kantor Bank Jateng Cabang Jakarta melalui pernyataan kepada pers.
Peringatan HUT yang juga dilaksanakan secara daring tersebut, diisi dengan doa bersama yang dipimpin Drs M Tafsir MAg selaku Dewan Pengawas Syariah Bank Jateng, serta pemotongan tumpeng yang dilakukan secara bersamaan oleh Direktur Utama Bank Jateng, Supriyatno yang berada di Kantor Bank Jateng Cabang Jakarta dan di Bank Jateng Kantor Pusat oleh Komisaris Utama Independen Bank Jateng Edhi Chrystanto.
Merespons tren tuntutan layanan digitalisasi perbankan tersebut, Bank Jateng pada tahun 2020 Bank Jateng telah melanjutkan langkah digitalisasi perbankan ke tahap yang lebih baik, antara lain dengan mengeluarkan layanan BIMA Mobile Banking, QRIS, dan e-wallet.
Dalam sambutan Supriyatno, yang juga diikuti para karyawan di setiap kantor cabang secara live streaming menyampaikan, bahwa merebaknya pandemi virus Covid-19 sejak awal 2020 menjadi tantangan terbesar dan memberikan dampak signifikan bagi perekonomian global.
Kemudian, langkah pembatasan sosial yang diterapkan demi menekan dan memutus rantai penyebaran virus Covid-19, berpengaruh pada semakin terbatasnya mobilitas manusia, penurunan permintaan, dan terhambatnya proses produksi. Sehingga hal ini memberikan pengaruh besar pada industri perbankan dan perekonomian.
“Meski demikian, di tengah kondisi ekonomi yang menantang itu, kita sungguh patut bersyukur karena mampu mempertahankan kinerja positif dan capaian kinerja yang baik selama tahun 2020, berkat langkah strategis yang tepat, mitigasi risiko yang kuat, serta optimalisasi elemen perusahaan secara komprehensif,” katanya.
Hal itu terlihat dari ,kinerja tahun buku 2020. Tercatat perolehan laba bersih Bank Jateng selama tahun berjalan sampai dengan 31 Desember 2020 tercatat Rp 1,12 triliun, naik dibandingkan tahun sebelumnya 6,55%. Pertumbuhan kinerja neraca keuangan tercermin dari perolehan jumlah aset, liabilitas, dan ekuitas yang sampai dengan akhir tahun 2020 terealisasi sebesar Rp 73,11 triliun, Rp 65,04 triliun, dan Rp 8,60 triliun.
Sebagaimana dilansir dalam portal Bank Jateng, bahwa alam rangka hari jadi yang ke-58, Bank Jateng memberikan promo menarik “Bima 58”. Masyarakat bisa mendapatkan reward langsung berupa uang tunai maksimal Rp 300.000,- (tiga ratus ribu rupiah) dengan pembukaan rekening Tabungan Bima dan melakukan setoran awal minimal Rp 5.800.000,-. Kesempatan menarik ini hanya berlaku bagi pembukaan rekening bima baru hingga 31 Mei 2021. (AC)














