PT Bank BPR Sumatera Selatan (Bank BPR Sumsel) terpilih sebagai Finalis ajang TOP BUMD Awards 2021 yang diselenggarakan Majalah Top Business. Untuk meningkatkan pelayanan kepada nasabah, solusi di masa pandemi Covid-19 dan New Normal, Bank BPR Sumsel telah mengoptimalkan pemanfaatan Teknologi Informasi (TI).
Bank BPR Sumsel didirikan, semula dengan nama PT. Bank Perkreditan Rakyat Sriwijaya Prima Dana, pada 2 Februari 2005. Saat ini, punya 2 kantor cabang yaitu: Kantor Cabang Lahat, dan Kantor Cabang Sekayu.
Saat ini, aktivitas bisnis utama Bank BPR Sumsel yaitu: pertama, menghimpun dana masyarakat dalam bentuk simpanan berupa deposito berjangka dan tabungan; kedua, menyalurkan kredit; ketiga, menempatkan dananya dalam bentuk giro, deposito berjangka, atau tabungan bank lainnya; keempat, menjalankan usaha perbankan lainnya sesuai dengan ketentuan dan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Kinerja Bisnis
Sebagai Finalis TOP BUMD Awards 2021, Bank BPR Sumsel telah mengikuti tahapan Presentasi dan Tanya-Jawab dengan dewan juri yang diselenggarakan secara online pada Senin, 24 Mei 2021. Mewakili perusahaan mengikuti tahapan ini: Marzuki, selaku Direktur Utama.
Dalam presentasinya terkait bank yang dipimpinnya, Marzuki menjelaskan terobosan, inovasi, atau prestasi bidang pemasaran/layanan pelanggan, “Untuk meningkatkan jumlah nasabah, baik dari funding dan lending, kami menerapkan strategi, pertama, untuk mengantisipasi adanya pandemi Covid-19, terutama yang berdampak sangat besar terhadap usaha mikro kecil, maka sejak bulan April 2020, kami fokus yaitu meningkatkan penyaluran kredit terhadap sektor fix income melalui produk Kredit Multi Guna (KMG) dengan target pembiayaan ASN, pegawai BUMN dan BUMD.”
“Strategi kedua, meningkatkan hubungan kemitraan dengan dinas, instansi, lembaga pemerintahan, serta BUMD sebagai strategi promosi branding sehingga BPR lebih dikenal masyarakat.”
“Ketiga, memberikan pelayanan prima dengan suku bunga yang kompetitif. Terakhir, memberikan ucapan dan hadiah untuk nasabah yang berulang tahun, ataupun saat hari raya besar keagamaan untuk menjaga hubungan baik dengan nasabah existing,” ujar Marzuki.
Baca: Sumatera Selatan Hadirkan Inovasi Digital Menuju Smart Province
Manajemen, Tata Kelola dan Teknologi Informasi
Bank BPR Sumsel juga memberikan perhatian lebih pada aspek Teknologi Informasi (TI) dengan mengoptimalkan pemanfaatan teknologi informasi dalam operasionalnya sesuai dengan kemampuan perusahaan.
“Bagian TI telah melalukan pengembangan, antara lain: website perusahaan, pengembangan mesin EDC, pengembangan fasilitas penerimaan pembayaran tagihan seperti listrik, PDAM, TV Kabel, pengisian pulsa, maupun multipayment lainnya yang bisa dilakukan di teller,” terang Marzuki.

Inovasi yang Membanggakan
Dalam kesempatan ini juga kepada dewan juri, Marzuki memaparkan perbaikan sistem dan inovasi bisnis yang menurutnya membanggakan, “Kami selalu melakukan perbaikan baik secara sistem maupun bisnis antara lain, perbaikan sistem tata kelola untuk menjadi BPR yang sehat dan profesional dengan cara melakukan review dan update semua peraturan, SOP dan kebijakan terkait BPR.”
“Kemudian untuk meningkatkan pelayanan, memberikan pelayanan teller pick up untuk nasabah; Melakukan pengembangan TI; Melakukan program literasi dan inklusi keuangan yang ditujukan untuk masyarakat, sekolah-sekolah, universitas, UMKM dan berbagai asosiasi.”
Menurut Marzuki, salah satu manfaat yang didapat dari inovasi yang dilakukan adalah perbaikan sistem/inovasi (untuk internal/eksternal BUMD), “Terutama meningkatkan penerapan Good Corporate Governance. Ini untuk memperbaiki praktek-praktek tidak sesuai dengan GCG yang terjadi di masa lalu.”
Strategi/Layanan di Masa Pandemi COVID-19
Seiring dengan adanya Pandemi Covid-19, Bank BPR Sumsel telah melakukan mapping debitur yang terdampak Covid 19 untuk proses restrukturisasi sehingga prosesnya bisa dilakukan dengan tepat.
“Kami juga melakukan promosi produk kredit kepada industri yang mempunyai prospek di masa pandemi seperti sektor telekomunikasi, farmasi, produk pembersih dan alat kesehatan,” tutur Marzuki.
“Saat bank-bank besar menurunkan kucuran kredit, ini jadi berkah bagi Bank BPR Sumsel. Kami garap dengan meningkatkan penyaluran kredit terhadap sektor fix income melalui produk Kredit Multi Guna (KMG) dengan target pembiayaan ASN, pegawai BUMN dan BUMD.”
“Sebagai langkah kehati-hatian, kami juga senantiasa menjaga likuiditas yang dimonitoring setiap harinya. Serta, mengembangkan teknologi digital,” paparnya kepada dewan juri.
Tidak berhenti disitu. Sejalan dengan kebijakan pemerintah yang menerapkan masa Kenormalan Baru, Marzuki menegaskan Bank BPR Sumsel pun telah menjalankan strategi/layanan untuk mendukung bisnis, antara lain menyiapkan dan menyempurnakan infrastruktur terkait protokol kesehatan.
“Memberikan pembekalan pemahaman mengenai pencegahan Covid-19 kepada pegawai sehingga pegawai dapat bertindak secara tepat dalam memberikan pelayanan terbaik kepada nasabah.”
“Melakukan perbaikan dan peningkatan layanan TI sehingga dapat mempercepat proses pelayanan kepada nasabah.”
Pencapaian Manajemen
Menurut Marzuki manajemen Bank BPR Sumsel telah meraih sejumlah capaian positif:
Pertama, pencabutan Sanksi Bank dari Bank Dalam Pengawasan Intensif (BDPI) menjadi Bank Dalam Pengawasan Normal (BDPN);
Kedua, hasil opini “Wajar Tanpa Pengecualian” dari pemeriksaan oleh Kantor Akuntan Publik untuk 3 (tiga) tahun terakhir, 2018, 2019, dan 2020;
Ketiga, menurunkan NPL dari 65 persen pada tahun 2017 jadi 18 persen per Desember tahun 2020;
Keempat, mempertahankan Dana Pihak Ketiga (DPK) dan Peningkatan Penyaluran Kredit yang berkualitas khususnya kredit konsumtif dan kredit usaha mikro dan menengah sesuai visi-misi Bank BPR Sumsel.
Kelima, meningkatkan kompetensi pegawai dengan mengadakan pelatihan baik internal maupun eksternal sehingga menciptakan SDM yang unggul dan berkualitas;
Keenam, menjalin hubungan baik dengan Dinas, Sekolah, Universitas, Instansi dan lembaga swasta lainnya sehingga dapat terjalin kerjasama/MoU.
Baca: Tingkatkan Kualitas, FiberStar Buka Kantor Regional Baru di Sumatera Selatan














