PropertyGuru memperkokoh strategi mereka sebagai grup perusahaan teknologi properti (Proptech) nomor satu di Asia Tenggara. Itu setelah PropertyGuru Group akan mengakuisisi seluruh saham di unit usaha REA Group yang berada di Malaysia dan Thailand, yaitu iProperty.com.my dan Brickz.my (Malaysia) serta thinkofliving.com dan Prakard.com (Thailand).
Berasal dari Singapura, PropertyGuru menjalankan pasar properti di lima negara dengan ekonomi terbesar di Asia Tenggara lewat platform Rumah.com.
PropertyGuru dan REA Group telah mengumumkan penandatanganan kesepakatan tersebut, pada 31/05/2021 lalu. Sebagai bagian dari perjanjian itu, REA Group akan menerima 18 persen kepemilikan saham di PropertyGuru Group dan menunjuk seorang direktur. Kesepakatan transaksi ini diharapkan rampung pada Juli 2021.
Penambahan bisnis ini akan meningkatkan kemampuan PropertyGuru untuk memberikan para pencari rumah pada akses yang transparan dan mudah, berupa hal yang paling komprehensif yaitu sekumpulan data, informasi yang dapat ditindaklanjuti, serta layanan paling lengkap untuk mendukung aspirasi mereka untuk memiliki rumah di Asia Tenggara.
Baca: Hasil Studi Rumah.com Ungkap Tingginya Minat Pembiayaan KPR Syariah
Pimpinan Dewan PropertyGuru Group, Olivier Lim mengatakan, bagian penting dari kesuksesan PropertyGuru adalah fokus mereka dalam mengantisipasi dan memenuhi kebutuhan konsumen yang unik di kawasan ini dengan terus berinvestasi dalam inovasi.
“Sebagai perusahaan Proptech di kawasan yang berbasis dan berasal dari Singapura, ini merupakan tonggak penting dalam sejarah PropertyGuru. Sebuah langkah yang menarik dan signifikan dalam visi kami untuk memberikan nilai yang lebih besar bagi pelanggan kami di pasar yang lebih luas di Asia Tenggara,” kata Olivier.
PropertyGuru menyambut REA Group, yang merupakan pemimpin global dalam industri properti digital, sebagai pemegang saham strategis, bergabung dengan para investor teknologi lainnya, seperti KKR dan TPG. Wawasan REA Group yang mendalam di sektor ini akan meningkatkan kemampuan PropertyGuru.
“Kami menantikan untuk segera bekerja sama dan memenuhi semua preferensi konsumen yang sedang tren di Asia Tenggara. Ini akan semakin mempercepat digitalisasi sektor properti di kawasan ini,” kata Olivier.
Baca: Survei Rumah.com: “Pencari Rumah yang Tunda Transaksi Mulai Berkurang”














