Perumda Sei Sembilang, Kabupaten Banyuasin, Provinsi Sumatera Selatan terpilih sebagai Finalis ajang TOP BUMD Awards 2021 yang diselenggarakan Majalah Top Business.
Strategi bisnis yang dijalankannya: pemanfaatan sumber daya alam yang potensial secara ekonomis dengan input nilai tambah dari produk yang dihasilkan; Unit Usaha Perdagangan Beras menerapkan strategi keunggulan biaya menyeluruh (low cost); Mengamati perilaku perubahan transaksi dan perilaku konsumen dengan menerima pemesanan online dengan media sosial; dan Membuka Peluang bisnis dan kerjasama antar BUMN, BUMD dan Perusahaan lainnya.
Proporsi usaha: 85 persen laba dan 15 persen layanan publik atau sosial (CSR). Saat ini, aktivitas usaha Perumda Sei Sembilang menjalankan unit usaha perdagangan beras. Yaitu, memenuhi kebutuhan pangan beras untuk ASN Pemkab Banyuasin yang menerima Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP).
Baca: Ternyata, Perumdam Tirta Bahari Pakai Social Media untuk Pemasaran
Kinerja Bisnis
Sebagai Finalis TOP BUMD Awards 2021, Perumda Sei Sembilang telah mengikuti tahapan Presentasi dan Tanya-Jawab dengan dewan juri yang diselenggarakan secara online pada 10 Juni 2021. Mewakili perumda mengikuti tahapan ini: Dr. H. Muhammad Senen Har., Ip., Msi, selaku Plt. Direktur.
Dalam presentasinya terkait kinerja Perumda Sei Sembilang, Muhammad Senen memaparkan pencapaian kinerja bisnis, ”Pertama, meski baru launching Desember 2020, untuk produk beras Sedulang Setudung, kami mencatat omzet penjualan Rp405.444.000; jumlah pelanggan 1.885 ASN, laba Rp39.468.000 dan penjualan yang terus tumbuh.”
“Kedua, kami mengutamakan pelayanan pelanggan, yaitu: pemesanan beras bisa lewat website, telepon, media online dengan chatting. Selanjutnya, mengantarkan beras ketujuan. Pembayaran lewat transfer. Lalu ada pelayanan purna jual, mengganti produk baru bila ada kerusakan dari penjualan,” ungkapnya.
“Ketiga, mengutamakan kualitas produk sesuai motto ‘Pangan Sehat, Asal Tanaman-Dalam Negeri’ dari Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Sumatera Selatan. Saat ini, kami punya 3 produk beras yaitu: Sedulang Setudung, Tani Bangkit, dan Beras Jalur,” terangnya.

Terkait kepuasan pelanggan, secara internal, perumda mengukur 5 indikator yaitu: pelayanan pelanggan, promosi dari pembeli, cita rasa beras, kualitas beras, dan kebutuhan sehari-hari. Hasilnya, semua indikator mendapat penilaian positif dari pelanggan.”
Terkait terobosan, inovasi, atau prestasi bidang pemasaran/layanan pelanggan, Plt. Direktur Perumda Sei Sembilang itu menerangkan, untuk pelayanan pelanggan dilakukan secara daring: pemesanan – info pembayaran via group Whatsapps dan distribusi langsung ke titik kantor dinas, kecamatan, dan kelurahan untuk menghindari kerumunan dan mengikuti Protokol Kesehatan sesuai aturan pemerintah.”
“Kami memanfaatkan sosial media secara masif yaitu https://www/facebook.com/SeiSembilang.Banyuasin, layanan pelanggan dengan website perusahaan, serta email: bumdseisembilang.banyuasin@gmail.com.”
Seiring dengan adanya Pandemi Covid-19, Perumda Sei Sembilang menjalan sejumlah inisiatif, salah satunya menggunakan media sosial dalam Pemesanan. Pembayaran diutamakan melalui transfer.
Baca: Terbukti, Inovasi TI Dukung Perumda Pasar Mangu Giri Sedana di Masa Pandemi














