ItWorks
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
ItWorks
No Result
View All Result

XDR Jadi Tren Baru Untuk Keamanan Siber

Teguh Imam Suyudi
24 June 2021 | 09:00
rubrik: Digital
McAfee: Penggunaan Cloud Di Perusahaan Rentan Kejahatan Siber

Ilustrasi Cloud Computing

Share on FacebookShare on Twitter

Pandemi Covid-19 yang berkepanjangan, memaksa berbagai perusahaan untuk bertransformasi digital dan menerapkan sistem kerja yang lebih fleksibel. Data IDC memperlihatkan bahwa sejak awal pandemi, penggunaan cloud meningkat sebesar 40%. Alhasil, banyak celah keamanan yang timbul dari penggunaan layanan cloud dan teknologi kolaborasi seperti Microsoft 365, Webex, Zoom, Teams ataupun Slack.

McAfee Corp, perusahaan keamanan siber perangkat-ke-cloud, pun melihat di berbagai belahan dunia, serangan terhadap layanan cloud dan teknologi kolaborasi ternyata meningkat signifikan sebesar 630%, yang didorong oleh kembalinya masyarakat di berbagai belahan dunia bekerja secara remote/jarak jauh, dan menerapkan WFH (Work From Home).

Sehingga para pelaku industri dan bisnis mulai memikirkan apa yang bisa dilakukan di sisi perusahaan agar proses bisnis mereka tidak terganggu oleh ancaman-ancaman keamanan siber.

Tantangan Operasional Keamanan Dalam Perusahaan Kecil Hingga Menengah

Banyak perusahaan, terutama bisnis kecil dan menengah, kesulitan dalam membangun sistem keamanan yang memadai karena beberapa hal, antara lain: keyakinan bahwa diperlukan tim yang berjumlah banyak dan memiliki keahlian tinggi untuk menjaga keamanan siber, akan dibutuhkannya banyak jenis solusi keamanan IT yang berbeda dan penerapannya yang kompleks.

Sedangkan bagi perusahaan yang sudah memiliki tim keamanan siber, mereka kebingungan dalam mengolah sumber data yang berbeda-beda.

Sebagaimana ditunjukkan studi yang dilakukan ESG (Enterprise Strategy Group) yang menemukan bahwa lebih dari 75% perusahaan yang disurvei dalam masa pandemi ini merasa kesulitan menangani berbagai data yang berbeda sumber untuk mencari dan mencegah serangan keamanan siber. Dari sisi sumber daya, survei tersebut menemukan bahwa 75% dari perusahaan tidak mampu merekrut ataupun menemukan orang-orang yang memiliki keahlian operasional dan analisis keamanan yang memadai.

BACA JUGA:  COVID-19 Juga Berdampak Pada Meningkatnya Ancaman Cloud

Baca: Studi McAfee Mengungkap Perlunya Kesadaran terkait Kesehatan & Keselamatan Digital di Indonesia

XDR, Tren Baru Untuk Keamanan Siber

Teknologi XDR (eXtended Detection & Response) muncul sebagai jawaban atas berbagai tantangan yang dijumpai oleh perusahaan dan bisnis di masa pandemi ini. Inovasi ini sudah muncul sejak akhir 2020, tapi kini mulai populer karena dianggap sebagai sistem yang bisa menyatukan seluruh permukaan yang rentan terhadap ancaman keamanan siber, mulai dari web, cloud, data, jaringan dan banyak lagi, ke dalam satu kendali sehingga operasional keamanan dalam perusahaan bisa lebih efisien dan produktif.

Perbedaan mendasar XDR dengan sistem keamanan lama SIEM (Security Information and Event Management) adalah tampilan “single pane” atau panel tunggal, yang menyerupai dasbor, sehingga personil keamanan bisa melihat semua hal yang terjadi dalam on-premis ataupun juga dalam cloud secara mudah dan terpadu, dan bisa dilakukan dari mana saja, sehingga optimal untuk situasi kerja remote seperti sekarang ini.

XDR bergantung pada kompleksitas  dari sistem keamanan yang sudah ada sebelumnya dalam perusahaan, tapi kelebihannya adalah bisa mengumpulkan dan mengkorelasikan data dari berbagai produk sistem keamanan siber yang berbeda-beda.

“Kebutuhan akan XDR sangat bergantung pada jenis, skala dan kompleksitas perusahaan. Jika perusahaan tersebut belum membutuhkan pengawasan terhadap keamanan endpoint, lebih baik mulai membangun keamanan siber mendasar terlebih dahulu. Tapi jika bisnis sudah semakin berkembang dan kompleks, penggunaan XDR jelas memberikan berbagai keuntungan dan mengurangi kompleksitas,” jelas Jonathan Tan, Managing Director, Asia, McAfee, dalam keterangan resmi yang diterima Redaksi It Works, 23.06/2021.

Menurutnya, sangat baik untuk mulai mempertimbangkan penggunaan XDR sejak dini agar operasional keamanan dalam perusahaan tidak kewalahan menghadapi jumlah dan jenis ancaman siber yang akan semakin beragam di masa yang akan datang, terutama jika skala bisnis nantinya sudah semakin besar dan kompleks.

BACA JUGA:  Google Hadirkan Fitur Menarik Sambut Tahun Ajaran Baru

Baca: Begini Saran dari McAfee untuk Menjaga Kesehatan Digital Saat di Luar Rumah

Tags: McAfee
Previous Post

Fokus Garap Angkutan Batu Bara, Sriwijaya Mandiri Sumsel Optimalkan Penggunaan TI

Next Post

Sstt, Inikah Smartphone Infinix dengan Fast Charging 160W Itu?

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TOP DIGITAL AWARDS

TOP Digital Awards 2026: Aplikasi SITUNTAS, Inovasi Andalan PA Jakpus Tingkatkan Layanan Masyarakat

TOP Digital Awards 2026: Aplikasi SITUNTAS, Inovasi Andalan PA Jakpus Tingkatkan Layanan Masyarakat

Ahmad Churi
22 September 2026 | 16:46

TOP Digital Awards 2026: Angkasa Pura Dorong Penerapan AI Efektif & Efisien Selaras Prinsip GCG

TOP Digital Awards 2026: Angkasa Pura Dorong Penerapan AI Efektif & Efisien Selaras Prinsip GCG

Fauzi
17 September 2026 | 23:06

TOP Digital Awards 2026: Transformasi Digital Pengadilan Agama Soreang, Permudah Akses Layanan bagi Pencari Keadilan

TOP Digital Awards 2026: Transformasi Digital Pengadilan Agama Soreang, Permudah Akses Layanan bagi Pencari Keadilan

Fauzi
11 September 2026 | 22:31

TOP Digital Awards 2026: Transformasi Digital Mitra Tours Dorong Efisiensi dan Pertumbuhan Bisnis

TOP Digital Awards 2026: Transformasi Digital Mitra Tours Dorong Efisiensi dan Pertumbuhan Bisnis

Ahmad Churi
11 September 2026 | 22:27

MSI Group Kembali Gelar Ajang Corporate Rating TOP Digital Awards 2026

MSI Group Kembali Gelar Ajang Corporate Rating TOP Digital Awards 2026

Fauzi
10 September 2026 | 13:18

Load More

TERPOPULER

  • Huawei Kenalkan Lini Smartwatch Terbaru

    Huawei Kenalkan Lini Smartwatch Terbaru

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Penawaran Surat Utang Sebesar US$350 Juta Dengan Jangka Waktu 5 Tahun PT Tower Bersama Infrastructure Tbk

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Huawei dan Telkomsel Rilis Modem Terbaru Orbit Star H1

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • TOP Digital Awards 2023: Ini Strategi PLN Icon Plus Tingkatkan Keandalan IT Security

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
iklan bni

ICT PROFILE

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Fauzi
23 June 2026 | 14:43

Google Cloud menunjuk Karim Siregar sebagai Country Director untuk Indonesia. Karim akan memimpin operasional dan strategi pasar Google Cloud di...

Transformasi Digital Kian Gencar, Akamai Luncurkan Akamai Connected Cloud dan Layanan Baru

Tunjuk Fiona Zhang, Akamai Perkuat Strategi Channel-First Kawasan APJ

Fauzi
8 April 2026 | 16:26

Akamai menunjuk Fiona Zhang sebagai Wakil Presiden Regional Bidang Penjualan dan Program Saluran untuk kawasan Asia-Pasifik dan Jepang. Penunjukan Fiona...

EXPERT

Adopsi AI Makin Tinggi, Keamanan Siber Harus Diperkuat

Adopsi AI Makin Tinggi, Keamanan Siber Harus Diperkuat

Ahmad Churi
24 September 2026 | 16:30

Oleh: Sheila S. Fauzi Regional Marketing Manager, Concentrix. Dewasa ini perkembangan penggunaan atau adopsi teknologi kecerdasan artifisial (AI) di Indonesia...

BSSN Dorong Penguatan Sandiman Tanggulangi Rantai Kejahatan Siber

BSSN Dorong Penguatan Sandiman Tanggulangi Rantai Kejahatan Siber

Ahmad Churi
2 September 2026 | 10:17

ItWorks.id- Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) mendorong penguatan peran fungsional sandiman dalam menghadapi kejahatan siber yang semakin kompleks dan...

TIK TALKS

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

redaksi
16 August 2022 | 15:30

Di masa akan datang banyak aplikasi yang akan membutuhkan low latency connectivity. Lalu apa kaitannya dengan Edge DC yang hadir...

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

redaksi
15 August 2022 | 12:30

Bagaimana cara mengolah Big Data sehingga dapat divisualisasikan, serta bagaimana dapat melakukan analitik dan dapat memprediksikan apa yang harus dilakukan...

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Itworks - Inspire Great & Telco for Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto