ItWorks
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
ItWorks
No Result
View All Result

Ikuti KIPP 2021 Delapan Pemkab Hadirkan Inovasi Baru Berbasis Aplikasi Digital

Ahmad Churi
8 July 2021 | 11:33
rubrik: E-Gov
Ikuti KIPP 2021 Delapan Pemkab Hadirkan Inovasi Baru Berbasis Aplikasi Digital
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, ItWorks- Deretan inovasi baru berbasias aplikasi digital dipresentasikan oleh sejumlah Pemerintah Kabupaten dihadapan Tim Panel Independen dalam sesi presentasi dan wawancara Top 99 Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (KIPP) 2021 yang diadakan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi. Mengingat kondisi yang masih dalam suasana pandemi Covid-19, presentasi dan wawancara dilakukan secara virtual.

Di tengah pandemi Covid-19, inovasi baru berbasis teknologi digital dari sejumlah Pemerintah Daerah (Pemda) terus bermunculan yang dihadirkan di ajang KIPP 2021. Di antaranya mencakup bidang kesehatan, administrasi kependudukan, sektor pendidikan, serta pemberdayaan masyarakat. Para inovator yang tampil di hari ke delapan yang berlangsung (07/07/2021), di antaranya dari Kabupaten Banyumas, Kabupaten Karanganyar, Kabupaten Kendal, Kabupaten Pekalongan, Kabupaten Magetan, Kabupaten Lamongan, Kabupaten Trenggalek, dan Kabupaten Situbondo.

Presentasi diawali Kabupaten Banyumas yang menghadirkan inovasi PSC 119-SATRIA (Sistem Aplikasi Terpadu Rujukan, Informasi Kesehatan dan Ambulance Gawat Darurat) yang dibawakan langsung oleh Bupati Banyumas Achmad Husein. Disampaikan bahwa PSC 119-SATRIA merupakan aplikasi rujukan yang mencakup semua layanan kegawatdaruratan. Aplikasi ini berbentuk aplikasi web dan android terintegrasi dalam satu aplikasi terpadu sistem rujukan.

“Dengan adanya aplikasi PSC 119-SATRIA terdapat perubahan yang cukup signifikan. Response time dari Rumah Sakit mengenai rujukan ibu dan anak maupun rujukan umum menjadi lebih cepat dan tepat. Response time penanganan kegawatdaruratan lain mengalami peningkatan, angka kematian ibu dan anak mengalami penurunan, serta angka kecacatan akibat kecelakaan dapat diturunkan. Dengan kata lain dampak dari aplikasi ini dapat meningkat angka harapan hidup masyarakat, khususnya Kabupaten Banyumas,” kata Bupati Banyumas Achmad Husein pada sesi presentasi dan wawancara KIPP 2021 secara Virtual, sebagaimana dirilis Humas KemenPANRB, baru-baru ini.

Kemudian Kabupaten Karanganyar melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil menghadirkan inovasi PAK TUJI (Pelayanan Akta Perkawinan Pitu Dadi Siji). Dalam presentasinya, Bupati Karanganyar Juliyatmono menjelaskan bahwa PAK TUJI merupakan inovasi yang mengintegrasikan pelayanan Akta Perkawinan Non Muslim dengan pelayanan dokumen lainnya. Inovasi PAK TUJI bertujuan mempercepat dan mempermudah pelayanan Akta Perkawinan, Kartu Keluarga dan Surat Pindah Datang WNI, Kartu Tanda Penduduk dalam satu paket dengan sistem terpadu satu jam jadi.

BACA JUGA:  Kemenperin Beri Apresiasi Industri yang Sukses Terapkan Industri 4.0

Dikatakan, sebelum ada inovasi PAK TUJI penduduk Non Muslim mendaftar ke tiga loket yang berbeda untuk mengurus akta perkawinan dan dokumen lainnya. Setelah ada inovasi PAK TUJI masyarakat cukup mendaftar di satu loket dan pulang membawa tujuh dokumen sekaligus. “Melalui inovasi PAK TUJI, hak-hak mereka diberikan dengan pelayanan yang efektif. Sehingga Disdukcapil Kabupaten Karanganyar menjadi institusi yang efektif, akuntabel dan inklusif,” ujarnya.

Selanjutnya, Pemerintah Kabupaten Kendal tampil menyampaikan inovasi Program Digitalisasi Buku Letter C Desa (Protades) yang dipelopori oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (Dispermasdes). Bupati Kendal Dico Ganinduto mengatakan Progam Digitalisai Buku Letter C Desa dibangun dalam rangka penyelamatan arsip pertanahan ditingkat desa.
Dengan tercatatnya semua riwayat perpindahan tanah secara menyeluruh ditingkat desa, yang kemudian terwujudnya data pertanahan yang lengkap dan kuat jika dilihat dari sudut pandang asal usul riwayat tanah. Maka konflik yang terjadi di masyarakat terkait sengketa tanah akan dapat berkurang.

Inovasi selanjutnya adalah Aplikasi Kudu Sekolah, miliknya Kabupaten Pekalongan yang disampaikan langsung oleh Bupati Pekalongan Fadia Arafiq. Dikatakan bahwa Aplikasi Kudu Sekolah merupakan gerakan yang dilakukan untuk mengurangi jumlah anak yang tidak bersekolah di Kabupaten Pekalongan. Setelah dua tahun diterapkan, Aplikasi Kudu Sekolah bermanfaat signifikan bagi masyarakat dan pemerintah daerah. Ini dapat dilihat dengan tersedianya data Anak Tidak Sekolah (ATS) melalui aplikasi berbasis web dan android sebanyak 4.346 anak.

“Ini merupakan tantangan yang harus dilakukan oleh pemerintah kabupaten, kecamatan maupun Desa untuk bersama-sama berkolaborasi menyukseskan program tersebut. Aplikasi ini mempersingkat jalur laporan, tanggapan dan rekomendasi dukungan dan kebutuhan intervensi,” jelasnya.
Beranjak ke Provinsi Jawa Timur, presentasi dan wawancara dilanjutkan dengan inovasi dari Kabupaten Magetan. Inovasi JEK-MIL merupakan inovasi jagoan yang disampaikan Bupati Magetan Suprawoto. Suprawoto mengatakan masih tingginya tingkat kematian ibu (AKI) dan angka kematian bayi di Indonesia sebagain besar disebabkan oleh tidak terlaksananya pemeriksaan continuity of care dan timbul penyulit saat persalinan yang tidak segera di tangani. Puskesmas Bendo Kecamatan Bendo Kabupaten Magetan telah mengambil langkah tepat guna mengatasi masalah tersebut dengan sebuah inovasi JEK-MIL.
Saat ini JEK-MIL telah direplikasi di 13 desa dengan 43 driver di wilayah Kecamatan Bendo dan berhasil meningkatkan capaian ANCT dari 59,42 % (2017) menjadi 107 % (2020) berhasil menekan jumlah kematian bayi dari 8 bayi (2017) menjadi 5 bayi (2020) dan menekan kematian ibu bersalin di angka 0.

BACA JUGA:  Perkuat Tracking dan Contact Tracing Covid-19, Kemenkes Luncurkan QR Code Aplikasi PeduliLindungi

“Driver JEK-MIL akan menjemput ibu hamil ke rumahnya. Ibu hamil akan didampingi selama proses pemeriksaan dan diantar kembali ke rumahnya. Driver JEK-MIL melapor kepada bidan desa setempat. Layanan ini bersifat gratis karena dianggarkan melalui APBDes,” tuturnya.

Berikutnya Kabupaten Lamongan dengan Inovasi ODO (Ojek Darah Online) dipaparkan langsung oleh Bupati Lamongan Yuhronur menutup sesi pertama presentasi dan wawancara. Menurutnya, ODO merupakan inovasi RSUD Ngimbang Kabupaten Lamongan, Jawa Timur. Inovasi ini untuk mengatasi permasalahan distribusi darah di RSUD Ngimbang sekaligus untuk memberantas praktik percaloan transport darah.

Inovasi ODO ini, memiliki keunikan yang terletak pada peran Paguyuban Ojek Terminal Ngimbang dan dengan proses distribusi darah dengan kendali berada dibawah Rumah Sakit. “Inovasi ini mampu memberikan kepastian pelayanan darah, dan dapat melayani secara non-stop 24 jam. Dapat meringankan beban keluarga pasien, karena tidak perlu repot meninggalkan yang sakit untuk memperoleh distribusi darah,” jelasnya.

Memasuki sesi kedua Presentasi dan Wawancara KIPP 2021 dibuka oleh Inovasi Gelas Mempesona Hati (Gerakan Lansia Sehat Mewujudkan Masyarakat Peduli Persoalan Kesehatan di Hari Tua Nanti) milik Kabupaten Trenggalek. Dalam paparannya, Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin mengatakan inovasi ini dijalankan di Puskesmas Trenggalek untuk meningkatkan kualitas kesehatan para lansia.

Dalam program inovasi ini terdapat enam kegiatan yang tidak lepas dari fungsi puskemas, yaitu promotif, preventif, dan kuratif. Kegiatan tersebut berupa senam, pembentukan posyandu lansia baru, memperingkat waktu tunggu pelayanan, konseling gizi, pemeriksaan kesehatan gigi dan mulut, serta kunjungan rumah bagi lansia risiko tinggi.

“Sampai saat ini, setelah berjalannya program inovasi selama kurang lebih 4 tahun, program inovasi ini mampu meningkatkan kepedulian terhadap kesehatan lansia. Hal ini dibuktikan dengan terbentuknya 7 posyandu lansia pada tahun 2016 dan pada tahun 2020 sudah bertambah menjadi 16 posyandu lansia, 74 kader lansia, terdapat 28 kader terlatih senam, 732 kunjungan lansia di posyandu lansia, 4.470 kunjungan rumah sehat lansia dan 127 lansia yang telah dilakukan kunjungan rumah,” terangnya.

BACA JUGA:  Indeks SPBE Nasional Tahun 2020 Naik Tipis

Masih dari Kabupaten Trenggalek yakni Inovasi KENEK BERAKSI (Kakek Nenek Bersama Awasi Kesehatan Generasi). Inovasi yang dipaparkan langsung oleh Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin ini bertujuan untuk memperbaiki cakupan gizi Masyarakat, dalam hal ini adalah pemenuhan gizi pada balita dan ibu hamil. Inovasi yang memberdayakan lansia/pralansia bertujuan untuk memberikan pendampingan berwawasan kesehatan kepada keluarganya yang sedang hamil dan bisa menjadi kakek nenek asuh untuk cucunya.

Pada tahun 2017 Puskesmas Trenggalek ditetapkan sebagai wilayah lokus penanganan stunting di wilayah Kabupaten Trenggalek. Persentase stunting di Puskesmas Trenggalek pada tahun 2017 sebesar 16,09 persen. Stunting itu sendiri dipengaruhi oleh beberapa faktor, mulai dari rendahnya berat badan bayi, kurangnya kebersihan lingkungan, tidak tercapainya ASI eksklusif, kurangnya nutrisi dimasa kehamilan maupun kurangnya konsumsi tablet tambah darah pada ibu hamil.

Berikutnya, Kabupaten Situbondo menjadi penutup pada tahap Presentasi dan Wawancara KIPP 2021 di hari kedelapan. Inovasi E-BI (Elektronik Barang Inventaris) Sehati dengan Masyarakat dan Bersahabat dengan Corona. Inovasi yang dipaparkan oleh Bupati Situbondo Karna Suswandi ini merupakan program untuk mengimplemintasikan Peraturan Menteri Dalam Negeri No. 19/2016 tentang Pedoman Penggunaan Barang Milik Daerah.

Tujuannya yakni guna meningkatkan kualitas dan percepatan pelayanan publik di bidang pemanfaatan barang milik daerah, dan aplikasi e-BI juga untuk mendorong keterlibatan publik dalam proses pemanfaatan barang milik daerah secara daring. Dengan aplikasi e-BI ini juga dengan mudah menyelamatkan dan memantau barang inventaris atau aset milik pemerintah, dan dapat memanfaatkan barang milik daerah secara optimal bagi organisasi perangkat daerah (OPD) dan masyarakat. “Program e-BI ini memudahkan kami melacak atau mengetahui aset barang milik daerah ketika dipinjam pakai ataupun disewa oleh masyarakat. Barang milik daerah kami cek di aplikasi ini,” pungkasnya. (AC)

Tags: Penjurian KIPP 2021
Previous Post

Alcatel-Lucent Enterprise Angkat Wahyu Adi Sebagai Country Business Leader Indonesia

Next Post

Kemenkeu dan Kementerian PPN/Bappenas Sepakat Integrasikan Sistem Perencanaan

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TOP DIGITAL AWARDS

hanwha-life-top-digital-awards-2025-level-stars-5

Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Teguh Imam Suyudi
23 December 2025 | 16:00

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen TOP Digital Awards 2025

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan Bergengsi TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
7 December 2025 | 09:00

Moratelindo TOP Digital Awards

Moratelindo Perkuat Kepemimpinan Transformasi Digital Lewat Dua Penghargaan Nasional TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
6 December 2025 | 09:00

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Fauzi
5 December 2025 | 13:58

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

Ahmad Churi
5 December 2025 | 11:14

Load More

TERPOPULER

  • Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Meluncur di Indonesia, Laptop Berotak Intel Core Ultra Series 3 Sajikan Performa AI PC Generasi Berikutnya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Luncurkan Program Doktor Akuntansi, BINUS Siapkan Pemimpin Riset dan Transformasi Bisnis di Era AI

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Selamatkan Hiu Paus Dengan Main Game Ocean Buddy di Aplikasi DANA

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Buka Indo Intertex 2026, Menperin Dorong Industri TPT Tingkatkan Adopsi Teknologi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
iklan bni
cover it works
cover it works

ICT PROFILE

Transformasi Digital Kian Gencar, Akamai Luncurkan Akamai Connected Cloud dan Layanan Baru

Tunjuk Fiona Zhang, Akamai Perkuat Strategi Channel-First Kawasan APJ

Fauzi
8 April 2026 | 16:26

Akamai menunjuk Fiona Zhang sebagai Wakil Presiden Regional Bidang Penjualan dan Program Saluran untuk kawasan Asia-Pasifik dan Jepang. Penunjukan Fiona...

Intel Tunjuk Pimpinan Baru untuk Kawasan APJ

Intel Tunjuk Pimpinan Baru untuk Kawasan APJ

Fauzi
7 April 2026 | 11:46

Intel Corporation mengumumkan penunjukan Santhosh Viswanathan sebagai Vice President and Managing Director untuk kawasan Asia Pasifik dan Jepang (APJ). Dengan...

EXPERT

Adopsi AI Dorong Perubahan Pola Konsumsi Data, 5G Jadi Fondasi Pengalaman Digital

Adopsi AI Dorong Perubahan Pola Konsumsi Data, 5G Jadi Fondasi Pengalaman Digital

Ahmad Churi
2 April 2026 | 21:21

ItWorks.id- Laporan Ericsson ConsumerLab 2026 mengungkap meningkatnya penggunaan kecerdasan buatan (AI) mulai mengubah pola konsumsi data seluler, terutama pada kebutuhan...

Pencadangan Data (Backup) dan Keamanan Kini Menjadi Persoalan Ekonomi AI

Fauzi
30 March 2026 | 14:36

Oleh: Sherlie Karnidta, Country Manager Indonesia, Cloudera IDC dalam Global DataSphere Forecast memproyeksikan bahwa volume data global akan melonjak hingga...

TIK TALKS

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

redaksi
16 August 2022 | 15:30

Di masa akan datang banyak aplikasi yang akan membutuhkan low latency connectivity. Lalu apa kaitannya dengan Edge DC yang hadir...

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

redaksi
15 August 2022 | 12:30

Bagaimana cara mengolah Big Data sehingga dapat divisualisasikan, serta bagaimana dapat melakukan analitik dan dapat memprediksikan apa yang harus dilakukan...

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Itworks - Inspire Great & Telco for Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto