Bandung, ItWorks- Dalam rangka memperkuat implementasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) dan pelaksanaan smart city, Bupati Bandung H.M. Dadang Supriatna., S.IP. M.Si, meresmikan terbentuknya Forum Smart City. Berkat komitmen tinggi dalam mendukung transformasi digital di jajaran pemerintahan yang dipimpinnya, ia juga dianugerahi penghargaan sebagai “TOP Leader on Digital Implementation”.
Sejak resmi dilantik menjadi Bupati Bandung periode 2021-2026 pada (26/4/2021), Dr. H.M. Dadang Supriatna, dan Wakilnya H. Sahrul Gunawan, SE, terus berupaya memperkuat komitmennya dalam mendukung program transparansi birokrasi melalui transformasi digital (Bandung Go Digital). Hal ini sejalan dengan implementasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) dan pelaksanaan smart city yang terus diperkuat demi mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, efektif, efisien, transparans dan akuntabel.
“Kita punya mimpi besar untuk mewujudkan Bandung Go Digital melalui penerapan SPBE dan Smart City yang terus kita kembangkan dengan aplikasi baru. Tujuan utama dari transformasi digital dan penguatan smart city, yakni meningkatkan layanan public berbasis sistem elektronik dan mendorong transparansi dan akuntabilitas di dalam pemerintahan itu sendiri. Di era sekarang ini, transformasi digital sudah menjadi kebutuhan di banyak kalangan, termasuk untuk mendukung berbagai kegiatan ekonomi masyarakat,” ungkap Bupati Bandung, Dadang Supriatna saat memberikan sambutan peresmian Forum Smart City Kabupaten Bandung, Senin (26/07/2021) di komplek perkantoran Kabupaten Bandung- Jawa Barat.
Dalam kesempatan itu juga dilakukan penyerahan Izin Frekuensi Radio Kandaga FM, Peluncuran 13 aplikasi digital untuk mendukung implementasi smart city. Menurutnya, untuk mendukung akselerasi Bandung Go Digital, diperlukan dukungan semua kalangan, termasuk lembaga dan organisasi non pemerintah. Terutama dalam upaya untuk ikut membangun culture atau budaya digital di kalangan masyarakat. Baik dalam hal untuk bisa memanfaatkan layanan dari pemerintah berbasis sistem digital, maupun aktivitas lainnya, termasuk dalam menunjang aktivitas perekonomian, seperti usaha UMKM dengan cara go digital.
“Tentunya peran Forum Smart City ini sangat penting untuk ikut memberikan eduksi dan sosialisasi tentang pentingnya go digital ini. Di era sekarang ini, transformasi ke sistem digital sudah menjadi kebutuhan. Di sistem pemerintah dengan adanya SPBE, akan membantu pemerintah untuk merampingkan proses birokrasi, menciptakan transparansi, dan yang terpenting adalah meningkatkan kualitas layanan masyarakat,” tandasnya.

Itulah makanya, lanjut Bupati HM Dadang Supriatna, implementasi teknologi informasi di Kabupaten Bandung termasuk salah satu program 100 hari kerja setelah dilantik menjadi Bupati/Wakil Bupati Bandung definitif pada 26 April 2021.
Bupati Dadang Supriatna bertekad untuk mewujudkan Kabupaten Bandung sebagai smart city dalam rangka meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Kang DS, sapaan Dadang Supriatna juga siap membangun infrastruktur digital, seperti jaringan fiber optik untuk mewujudkan adanya internet kecepatan tinggi bagi warga. Ia pun bertekad mendorong adanya inovasi-inovasi dari warga Kabupaten Bandung, terutama terkait aktivitas ekonomi digital.
Dalam laporannya, Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik Kabupaten Bandung, Drs. H. Yudi Abdurrahman, M. Si, menyatakan, dalam beberapa tahun terakhir, Pemerintah Kabupaten Bandung, Provinsi Jawa Barat telah mengoptimalkan pemanfaatan teknologi informasi (TI) dengan membangun aplikasi baru. Terutama sebagai solusi digital dalam menjalankan birokrasi pemerintahan (SPBE) dan memberikan layanan publik. Termasuk di saat Era Adaptasi Kebiasaan Baru (New Normal) sejak adanya pandemi Covid-19, transformasi digital terus ditingkatkan melalui inovasi dan pembangunan aplikasi baru sebagai solusi menghadapi Pandemi Covid-19.
Beberapa aplikasi digital yang berhasil dibangun sebagai solusi di tengah pandemi. Di antaranya, sistem informasi mengenai pembelajaran online dari rumah, aplikasi untuk melaksanakan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) secara online pada pertengahan Juni 2020 lalu. Sawarna (Sabilulungan Melawan Corona), aplikasi dan situs online untuk mengetahui informasi terkini mengenai sebaran kasus Covid-19 di Kabupaten Bandung. Sabilulungan Pasar Tani (Sabitani), yakni aplikasi untuk membantu para petani di Kabupaten Bandung melakukan penjualan hasil pertaniannya bekerjasama dengan Badan Usaha Milik Desa (Bumdes), dan lainnya.
Di ajang Penjurian TOP DIGITAL Awards 2020 yang diselengarakan Majalah ItWorks bekerjasa dengan lembaga penilai independen dan asosaisi IT yang ada di Indonesia, Kabupaten Bandung termasuk mendapat nilai yang unggul. Hal ini didasarkan dari berbagai indikator dalam pemanfaatan berbagai aplikasi TI di Kabupaten Bandung yang dilakukan melalui pengukuran terkait IT Matury Level-nya.
Di samping itu juga dari berbagai aspek indikasi terkait lain, seperti skor implementasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) yang dilakukan penilaiannya oleh Kementerian PANRB dengan nilai atau skor yang baik. Selain itu juga adanya Penilaian Evaluasi Implementasi Masterplan dan Quick Win Smart City, di mana Pemkab Bandung telah masuk sebagai salah satu Kabuaten/Kota dalam Program Gerakan Menuju 100 Smart City .
“Kami merasa bersyukur, untuk memenuhi undangan Pemerintah Kabupaten Bandung pada hari ini. Ini adalah momen yang luar biasa bagi kita semua. Dalam kesempatan ini, kita dapat menyaksikan bersama, komitmen yang tinggi dari Pimpinan Kepala Daerah, yakni Bapak Bupati Bandung, dalam mendorong peningkatan dan pemanfaatan teknologi digital di wilayah Kabupaten Bandung. Tentu, hal ini bukanlah sekedar seremoni biasa. Kita percaya, ini adalah momentum untuk memperkuat dan meneruskan komitmen serta kesungguhan pemerintah. Oleh karenanya, masyarakat Kabupaten Bandung layak berbangga dan berbahagia, telah memiliki Kepala Daerah, seorang Bupati yang peduli dan berkomitmen tinggi dalam mengimplementasikan teknologi digital,” papar M. Luttfi Handayani Pemred Majalah ItWorks, saat memberikan sambutan sekaligus menyerahkan penghargaan kepada Bupati Bandung HM Dadang Supriatna yang meraih “TOP Leader on Digital Implementation”.
Dijelaskan, TOP DIGITAL Awards merupakan kegiatan penilaian dan penghargaan tahunan dibidang TI, TELCO dan Teknologi Digital yang diselenggarakan sejak tahun 2014 yang diukung oleh beberapa asosiasi dan Dewan Juri TI TELCO. Seperti WanTIKnas (Dewan TIK Nasional), MASTEL (Masyarakat Telematika Indonesia), ASPEKTI (Asosiasi Perusahaan Konsultan Telematika Indonesia), APKOMINDO (Asosiasi Pengusaha Komputer Indonesia), FTII (Federasi Teknologi Informasi Indonesia) ASPILUKI (Asosiasi Piranti Lunak Indonesia), IDTUG (Indonesia Telecommunication User Group), dan LKN (Lembaga Kajian Nawacita).
Kegiatan ini juga dimaksudkan untuk mendorong peningkatan implementasi dan pemanfaatan solusi digital di instansi pemerintahan dan perusahaan-perusahaan di Indonesia. Terutama untuk mendukung peningkatan daya saing perekonomian nasional, menuju Indonesia yang maju dan sejatera. Selain itu juga mendorong adanya inovasi-inovasi berbasis solusi digital, guna meningkatkan kinerja dan layanan kepada konsumen dan masyarakat.
“Kami berharap, melalui pemberian apresiasi/ penghargaan atas keberhasilannya dalam melakukan investasi dan implementasi solusi digital tersebut, bisa membawa hasil dan manfaat bagi instansi dan korporasinya,“ pungkas M Lutfi Handayani. (AC)














