Saat ini, masih ada masyarakat yang belum dapat membedakan Set Top Box TV Digital dengan Android TV Box. Joegianto, Wakil Ketua Bidang Regulasi Pemerintah, Gabungan Pengusaha Elektronik (Gabel), saat webinar, 24/07/2021 menegaskan kedua perangkat tersebut berbeda.
“Android TV Box fungsinya mengubah televisi konvensional menjadi tv pintar atau smart tv. Dengan perangkat ini, pengguna bisa menonton layanan streaming berbayar di televisi biasa maupun menonton konten dari aplikasi YouTube. Karena berbasis Android, maka tampilan antarmuka perangkat televisi pun akan mirip dengan tampilan di ponsel,” jelasnya.
Baca: Nih, Perangkat Set to Box (STB) Standar TV Digital di Indonesia
Ia melanjutkan, “Sedangkan, set top box berfungsi menangkap siaran televisi teresterial digital ke perangkat televisi analog. Siaran televisi yang bisa ditangkap adalah siaran teresterial yang free to air atau gratis.”
“Setelah memasang set top box di televisi analog, pengguna akan bisa menonton siaran televisi seperti biasa, hanya saja yang ditangkap adalah siaran televisi digital, bukan analog. Siaran televisi teresterial digital ini menawarkan gambar dan audio yang lebih jernih dibandingkan siaran televisi analog.”
Pada siaran televisi teresterial digital, di mana pun perangkat berada, selama bisa menangkap sinyal, maka akan bisa mendapatkan siaran televisi. Sehingga, pada siaran tv digital hanya akan ada dua pilihan, yaitu ada siaran atau tidak ada siaran sama sekali (blank). “Tidak akan ada lagi siaran televisi yang tidak jernih,” tegas Joegianto.
Baca: Begini Cara Pindah ke Siaran TV Digital dari TV Analog














