Riset GajiGesa mengungkapkan 60 persen karyawan dalam sepuluh tahun terakhir di Indonesia lebih memilih untuk mengajukan pinjaman kepada lembaga keuangan informal atau yang lebih dikenal sebagai rentenir.
Karyawan yang lebih rentan untuk mengajukan pinjaman kepada rentenir adalah mereka yang memiliki pendapatan di bawah Rp10 juta per bulan.
Padahal bunga pinjaman di sektor informal di Indonesia sangat tinggi dan dapat mencapai hingga 28 persen per bulan dan lebih dari 300 persen per tahunnya, dan dapat mencapai lebih di beberapa daerah di Indonesia” jelas Martyna Malinowska, Co-Founder GajiGesa, dalam keterangannya, 29/07/2021.
Tambahan lagi, pandemi COVID-19 telah meningkatkan kebutuhan karyawan sebagaimana terlihat dari peningkatan jumlah pengguna platform GajiGesa selama beberapa bulan ini dikarenakan kebutuhan sehari-hari yang meningkat dan adanya kebutuhan yang tidak terduga. Hal ini meningkatkan beban stres finansial bagi karyawan sehingga mengurangi produktifitas mereka.
“Riset dan wawancara kami di berbagai daerah di Indonesia memperlihatkan 80%-90% pegawai mengungkapkan bahwa salah satu alasan mereka tidak bahagia di tempat kerjanya adalah stres finansial yang menyebabkan mereka tidak nyaman bekerja dan bahkan menurunkan produktifitas mereka,” kata Martyna.
GajiGesa adalah startup fintech yang fokus pada pengelolaan gaji karyawan dan didirikan tahun 2020 oleh Vidit Agrawal dan Martyna Malinowska.














