Adaptasi dan digitalisasi menjadi kunci utama KAI Commuter bertahan dan terus maju di masa pandemi COVID-19.
Saat diskusi dengan kalangan media, 31/07/2021, Plt. Direktur Utama KAI Commuter Roppiq Lutzfi Azhar menjelaskan sejumlah langkah yang dilakukan pihaknya untuk winning pandemic dan tetap melayani masyarakat.
Pertama, mengubah budaya internal dalam penerapan protokol kesehatan di lingkungan KAI Commuter.
Kedua, harus resilience dengan: memberikan extra service dengan pengaturan flow penumpang di stasiun dan di dalam KRL, menyediakan sarana dan prasarana pendukung prokes, penyemprotan disinfektan di stasiun dan KRL, mengembangkan aplikasi KRL Access untuk mendukung prokes, dan membentuk agen perubahan C-Ranger untuk percepat implementasi budaya baru naik KRL.
Ketiga, mengubah budaya masyarakat dalam penerapan protokol kesehatan dan membangun kepercayaan konsumen KRL sebagai transportasi publik yang aman, mengutamakan kesehatan, ramah lingkungan dan adaptif terhadap perubahan.
Keempat, menjalankan operasi dengan new normal activities, menerapkan strategi yang adaptif dengan perubahan, serta mengembangkan bisnis yang fokus pada sustainability development.














