PT Bangga Teknologi Indonesia, produsen laptop lokal Advan, mengatakan pihaknya mendapat jumlah pesanan sebanyak 20.000 unit laptop untuk program Laptop Merah Putih yang diinisiasi oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbud Ristek).
Chandra Tansri, CEO PT Bangga Teknologi Indonesia menjelaskan perusahaannya masuk ke dalam kategori pengadaan laptop tersebut lantaran produk Advan telah memenuhi kriteria dari pemerintah mengenai kandungan lokal.
“Ketetapan pemerintah soal laptop merah putih yakni tingkat kandungan lokal dalam negeri (TKDN) minimal 50%. Kami telah memenuhi syarat ketentuan TKDN dari pemerintah,” ungkap Chandra, 1/8/2021.
Chandra menegaskan pihaknya sudah memiliki pengalaman dan kesiapan tersendiri dalam memproduksi laptop. “Advan dahulu sempat membuat All In One PC (AIO PC) dan laptop.
Adapun jenis laptop yang diikutsertakan dalam proyek laptop merah putih menyesuaikan dari permintaan pemerintah. Chandra menyampaikan produk yang dinilai sesuai saat ini adalah Advan Chromebook.
“Perakitannya tentu dilakukan di dalam negeri, tepatnya di pabrik Advan di Semarang. Speknya mengikuti standar yang ditentukan Pemerintah,” jelasnya.
“Dengan dukungan penuh dari Pemerintah, kami yakin buatan lokal akan tumbuh seiring dengan perkembangan dan permintaan terhadap kebutuhan produk laptop,” tuturnya.
Baca: Hebat, Sudah Ada Laptop “Dikti Edu”, Buatan Dalam Negeri














