ItWorks
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
ItWorks
No Result
View All Result

Studi ManageEngine Banyak Perusahaan Lambat Atasi Keamanan Cyber Pekerja Jarak Jauh

Ahmad Churi
4 August 2021 | 13:12
rubrik: Research
Studi ManageEngine Banyak Perusahaan Lambat Atasi Keamanan Cyber Pekerja Jarak Jauh
Share on FacebookShare on Twitter

ItWorks- ManageEngine, divisi manajemen TI enterprise dari Zoho Corporation, baru-baru ini mengumumkan hasil studi pasar terbarunya bertajuk ‘The 2021 Digital Readiness Survey’. Survei ini menyoroti rendahnya tingkat adopsi Zero Trust di perusahaan, meski terdapat peningkatan ancaman kejahatan siber terhadap luasnya persebaran tenaga kerja karena melakukan kerja jarak jauh di tengah pandemi Covid-19.

The 2021 Digital Readiness Survey menyurvei 1.210 TI eksekutif dan profesional dari Singapura, India, Amerika Utara, Inggris, Australia, dan Selandia Baru. Di Singapura, hasil survei diambil dari lebih dari 100 personil di perusahaan dengan jumlah karyawan lebih dari 500 orang di 16 industri vertikal.


Survei tersebut mengungkapkan rendahnya tingkat penerapan strategi Zero Trust di berbagai perusahaan. Zero Trust merupakan model di mana segala sesuatu yang mencoba terhubung ke sistem TI diverifikasi terlebih dahulu sebelum akses diberikan. Perusahaan-perusahaan di Singapura relatif lebih baik dalam mengadopsi pendekatan Zero Trust untuk melindungi jaringan mereka, dengan 40% responden menyatakan mereka telah menerapkan Zero Trust dibandingkan dengan jumlah rata-rata global 31%, yang menunjukkan bahwa perusahaan di seluruh dunia belum sepenuhnya menerapkan model tersebut.


Hasil studi pasar terbaru ini juga menemukan bahwa hampir setengah (56%) dari organisasi di seluruh dunia telah mengubah kebijakan keamanan siber mereka di tengah peralihan kerja jarak jauh dan peningkatan serangan siber di lingkungan kerja jarak jauh. “Sangat memprihatinkan, banyak perusahaan yang kurang mementingkan keamanannya dibanding mereka yang serius menggarap keseluruhan sistem keamanan perusahaan. Perusahaan harus mengambil sikap tegas untuk keamanan dengan melatih para karyawan, investasi dalam solusi pencegahan dan menerapkan pendekatan Zero Trust, di mana bahkan tidak secara otomatis memberikan seluruh akses ke informasi sensitif kepada mereka yang meski berada di posisi yang cukup tinggi di perusahaan,” kata Rajesh Ganesan, Vice President of ManageEngine dalam keterangan tertulis kepada pers yang diterima ItWorks, baru-baru ini.

BACA JUGA:  Kesadaran Keamanan Pengguna Online Asia Tenggara Rendah

Disebutkan, sebagian besar (93%) responden global mengungkapkan bahwa berbagai ancaman keamanan meningkat akibat dampak dari pandemi, dengan 84% melaporkan bahwa para pekerja jarak jauh membawa tantangan tambahan tersendiri yaitu terkait infrastruktur keamanan.


Survei ini juga menemukan bahwa bayang-bayang ancaman TI tampak cukup besar, dengan 78% responden global menyebutkan bahwa pekerja jarak jauh mengunduh perangkat lunak tanpa mendapatkan persetujuan dari departemen TI, yang secara signifikan meningkatkan potensi pelanggaran keamanan dan kehilangan data. Secara khusus, perusahaan-perusahaan di Singapura kian rentan karena instalasi perangkat lunak yang tidak lazim, terutama tool meeting online (59%), aplikasi mobile (43%) dan solusi berbagi dokumen (42%).

Temuan inti lainnya dari survei ini, antara lain:
• Dalam dua tahun ke depan, 96% responden global mengharapkan organisasi mereka mendukung pekerja jarak jauh.
• Masa pandemi telah meningkatkan ketergantungan pada solusi cloud, tetapi 56% responden global mengatakan keamanan cloud tetap menjadi perhatian utama.
• Tiga masalah keamanan teratas di dunia bisnis global antara lain phishing (52%), serangan pada jaringan endpoint termasuk perangkat karyawan di jaringan rumah dan edge (42%) dan malware (40%).
• Responden global menilai peningkatan keamanan sebagai pendorong utama adopsi teknologi sebesar 56%, sedangkan pendorong utama untuk perusahaan Singapura adalah peningkatan keandalan saat membuat keputusan (62%).

“Kami berharap laporan ini dapat menjadi peringatan bagi berbagai perusahaan, termasuk di Asia Tenggara, ketika sedang merencanakan strategi keamanan perusahaan dan dapat mendorong mereka untuk mengambil pendekatan proaktif,” ujarnya.

ManageEngine merupakan divisi manajemen TI enterprise dari Zoho Corporation. Solusi dari perusahaan ini terus berkembang dan termasuk 9 dari setiap 10 perusahaan Fortune 100. Mengandalkan tool manajemen TI real-time, solusi ManageEngine memastikan performa optimal infrastruktur TI, termasuk jaringan, server, aplikasi, desktop, dan banyak lagi. (AC)

BACA JUGA:  Membaik, Kondisi Pasar PC di Indonesia di Semester I 2021
Tags: Studi ManageEngine
Previous Post

Punya Pasar Besar, Pemerintah Bangun Ekosistem Industri Gim Nasional

Next Post

Realme Perkenalkan MagDart, Teknologi Pengisian Daya Nirkabel 50W

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TOP DIGITAL AWARDS

TOP Digital Awards 2026: Bank Tulungagung Perkuat Digital Banking, Kembangkan Tulungagung Apps untuk Perluas Layanan Nasabah

TOP Digital Awards 2026: Bank Tulungagung Perkuat Digital Banking, Kembangkan Tulungagung Apps untuk Perluas Layanan Nasabah

Albarsah
15 October 2026 | 08:00

TOP Digital Awards 2026: Kembangkan Frontera, Kata.ai Bantu Organisasi Adopsi AI Lebih Cepat, Aman, dan Terukur

TOP Digital Awards 2026: Kembangkan Frontera, Kata.ai Bantu Organisasi Adopsi AI Lebih Cepat, Aman, dan Terukur

Fauzi
14 October 2026 | 21:20

TOP Digital Awards 2026: RS Universitas Hasanuddin Perkuat Transformasi Digital, Hadirkan Layanan Kesehatan Terintegrasi

TOP Digital Awards 2026: RS Universitas Hasanuddin Perkuat Transformasi Digital, Hadirkan Layanan Kesehatan Terintegrasi

Mi’roji
14 October 2026 | 15:30

TOP Digital Awards 2026: Dari Portal Mandiri Hingga AI-IX, Inovasi Digital DE-CIX Indonesia Melesat

TOP Digital Awards 2026: Dari Portal Mandiri Hingga AI-IX, Inovasi Digital DE-CIX Indonesia Melesat

Busthomi
14 October 2026 | 11:29

TOP Digital Awards 2026: Concentrix Perkuat Digital Trust melalui Tata Kelola AI dan Keamanan Siber

TOP Digital Awards 2026: Concentrix Perkuat Digital Trust melalui Tata Kelola AI dan Keamanan Siber

Agus Haryanto
8 October 2026 | 08:34

Load More

TERPOPULER

  • TOP Digital Awards 2026: RS Universitas Hasanuddin Perkuat Transformasi Digital, Hadirkan Layanan Kesehatan Terintegrasi

    TOP Digital Awards 2026: RS Universitas Hasanuddin Perkuat Transformasi Digital, Hadirkan Layanan Kesehatan Terintegrasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Melalui Bali Tech Week 2026, Komdigi Dorong Akselerasi Ekonomi Digital

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • TOP Digital Awards 2026: Dari Portal Mandiri Hingga AI-IX, Inovasi Digital DE-CIX Indonesia Melesat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • TOP Digital Awards 2026: PHE Dorong Bisnis Hulu dengan AI dan Inovasi Digital

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
iklan bni

ICT PROFILE

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Fauzi
23 June 2026 | 14:43

Google Cloud menunjuk Karim Siregar sebagai Country Director untuk Indonesia. Karim akan memimpin operasional dan strategi pasar Google Cloud di...

Transformasi Digital Kian Gencar, Akamai Luncurkan Akamai Connected Cloud dan Layanan Baru

Tunjuk Fiona Zhang, Akamai Perkuat Strategi Channel-First Kawasan APJ

Fauzi
8 April 2026 | 16:26

Akamai menunjuk Fiona Zhang sebagai Wakil Presiden Regional Bidang Penjualan dan Program Saluran untuk kawasan Asia-Pasifik dan Jepang. Penunjukan Fiona...

EXPERT

Survei: 80% Perusahaan Nyatakan AI Masih Terhambat oleh Tantangan Akses Data

Agen AI Menguji Asumsi Keamanan Perusahaan

Fauzi
2 October 2026 | 15:36

Oleh: Carolyn Duby, Field CTO dan Cybersecurity Lead, Cloudera ItWorks.id - Pembahasan keamanan siber seputar AI sering kali berpusat pada...

Adopsi AI Makin Tinggi, Keamanan Siber Harus Diperkuat

Adopsi AI Makin Tinggi, Keamanan Siber Harus Diperkuat

Ahmad Churi
24 September 2026 | 16:30

Oleh: Sheila S. Fauzi Regional Marketing Manager, Concentrix. Dewasa ini perkembangan penggunaan atau adopsi teknologi kecerdasan artifisial (AI) di Indonesia...

TIK TALKS

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

redaksi
16 August 2022 | 15:30

Di masa akan datang banyak aplikasi yang akan membutuhkan low latency connectivity. Lalu apa kaitannya dengan Edge DC yang hadir...

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

redaksi
15 August 2022 | 12:30

Bagaimana cara mengolah Big Data sehingga dapat divisualisasikan, serta bagaimana dapat melakukan analitik dan dapat memprediksikan apa yang harus dilakukan...

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Itworks - Inspire Great & Telco for Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto