Gojek berupaya mendorong kemajuan UMKM dengan memberikan pelatihan terhadap ribuan pelaku sektor ini yang selama ini di bawah binaan Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (Kemenkop UKM).
Spesial untuk memperingati Hari UMKM Nasional tahun ini, Bayu Ramadhan Group Head of Merchant Marketing Gojek mengatakan, pihaknya mengadakan rangkaian Kegiatan Akademi Mitra Usaha (KAMUS).
“Melalui program ini, pelaku UMKM dapat menerima berbagai topik relevan, memperluas networking, dan akses untuk e-book dan e-magazine gratis,” jelas Bayu dalam jumpa pers daring, dalam rangka Hari Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), 12/08/2021.
Ia menerangkan ada 2 kategori kegiatan KAMUS, yaitu Kelas bagi pelaku usaha yang belum masuk ke dalam ekosistem Gojek dan Komunitas bagi pelaku usaha yang sudah bergabung di ekosistem Gojek.
Kelas, terdiri dari tiga pelatihan yaitu A Cup of Moka yang membahas seputar aplikasi pencatatan transaksi dan online katalog, Bincang Biznis yang menjadi sarana belajar bagi bisnis mikro terutama yang ingin menerima transaksi melalui Gofood, dan Temu Midtrans untuk para pelaku UMKM yang bersifat online.
Baca: Hari UMKM Nasional 2021, Perlu Peningkatan Kapasitas dan Akses Pasar Dalam Digitalisasi UMKM
Komunitas merupakan program khusus bagi para pelaku UMKM yang sudah terdaftar dalam ekosistem Gojek, yaitu Komunitas Partner Gofood yang menjadi komunitas mitra usaha kuliner terbesar di Indonesia dengan anggota aktif lebih dari 99.000.
Dalam acara yang sama, Anita Sukarman, Senior Vice President Public Policy and Government Gojek mengatakan, Gojek dan Kemenkop UKM telah sepakat untuk bekerja sama mengenai pemanfaatan layanan aplikasi Gojek untuk mengembangkan dan memberdayakan para pelaku usaha mikro serta mempercepat proses digitalisasi UMKM.
“Kami memahami bahwa selain adopsi digital, UMKM juga memerlukan pendampingan sejak mulai bergabung bahkan hingga mereka telah berjualan online,” kata Anita.
“Tak hanya mendapatkan pembekalan mengenai go digital, para pelaku usaha juga akan mendapatkan ilmu dan keterampilan untuk bisa bangkit, berkembang, berdaya saing, dan bekelanjutan,” tambahnya.
Baca: Ingin Digitalisasi 30 Juta UMKM, Kemenkop Gandeng Gojek














