Ingin menyaksikan Pekan Olahraga Nasional (PON) serta Pekan Paralimpiade Nasional (Peparnas) Papua? PON Papua akan mulai dihelat pada 2- 15 Oktober 2021 dengan tagline “Torang Bisa!” diharapkan PON Papua bisa tetap terasa euforianya di seluruh Indonesia meski pandemi belum berakhir.
Jangan kuatir, kita tetap bisa di rumah saja untuk tetap terhubung, menyaksikan pertandingan, hingga mencari informasi terbaru terkait PON dan Peparnas itu karena Pemerintah telah menyiapkan banyak persiapan lewat berbagai cara.
“Masyarakat dapat menyaksikan pertandingan PON dan Peparnas melalui siaran stasiun televisi, antara lain, TVRI, MNC, Metro TV dan KompasTV, serta platform video streaming online seperti antara lain, IndiHome & uSee, Go Play, Mola TV, dan lainnya,” kata Juru Bicara Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Deddy Permadi mengutip pemberitaan media nasional, 19/09/2021.
Bagi masyarakat yang ingin langsung mengetahui hasil dari pertandingan- pertandingan yang digelar dapat mengakses situs khusus PON Papua lewat https://www.ponxx2021papua.com/.
Lewat situs itu, kita bisa melihat perolehan medali yang diraih oleh para atlet dalam pertandingan dari 37 cabang olahraga yang dihelat di empat klaster yaitu di Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, Kabupaten Mimika, dan Kabupaten Merauke.
Situs itu juga menyajikan ada berbagai acara lainnya yang bisa diikuti masyarakat Indonesia untuk tetap menjaga semangat dan euforia PON dan Peparnas Papua.
Salah satu menu bernama “PONDEMI” dikhususkan untuk masyarakat mengenal lebih jauh pelaksanaan PON di tengah masih berjalannya pandemi COVID-19.
Ada 6 program menarik pada PONDEMI yaitu Kompetisi Blogger, Kelas Inspirasi, Stand Up Comedy, Torang Show, Virtual Ride dan Kolaborasi Anak Negeri.
Selain itu, masyarakat yang ingin beragam konten lebih luas terkait penyelenggaraan PON dan Peparnas Papua bisa mencari informasi tambahan yang disedikan oleh Kementerian Kominfo.
“Kami menyediakan microsite https://infopublik.id/ponpapua/ bagi masyarakat yang ingin mendapatkan informasi dan konten lain terkait penyelenggaraan PON,” jelas Dedy.














