ItWorks
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
ItWorks
No Result
View All Result

Pangkas Gangguan Saat WFH dan PJJ, Jabra Hadirkan Teknologi Headset Evolve2

Fauzi
29 September 2021 | 12:00
rubrik: Product
Pangkas Gangguan Saat WFH dan PJJ, Jabra Hadirkan Teknologi Headset Evolve2
Share on FacebookShare on Twitter

Pandemi Covid-19 membuat para pekerja maupun peserta didik “dipaksa” untuk beraktivitas dari rumah secara daring. Alhasil, bekerja dari rumah (WFH) maupun pembelajaran jarak jauh (PJJ) tidak hanya sekedar jargon namun menjadi metode beraktivitas yang mau tidak mau harus dipraktekkan oleh masyarakat saat ini dan seterusnya.

Selain tantangan bagi organisasi, aktivitas baru ini menimbulkan tantangan tersendiri dimana para pekerja maupun peserta didik menghabiskan waktu berjam-jam menatap layar komputer dan minimnya ruang gerak yang berpotensi menimbulkan kebosanan. Aktivitas yang monoton ini dapat menurunkan konsentrasi sehingga memberikan hasil yang tidak maksimal.

“Beradaptasi adalah kunci utama dalam menjalani hidup di masa pandemi. Bisa dipastikan itu tidak mudah, namun kita tidak punya pilihan yang banyak. Berbagai proyeksi dan hitungan para ahli menyatakan kondisi ini akan berlangsung lama. Pertanyaan yang sering muncul apakah kehidupan bekerja kita akan kembali normal? Mungkin saja jawabannya adalah tidak,” kata Deshinta seperti yang dilansir LIPI.

Hal tersebut dibenarkan oleh Rizky Eka Prasetya. Tenaga pengajar di salah satu universitas swasta nasional di Jakarta tersebut menyatakan daya serap dan atensi peserta didik PJJ tidak seperti tatap muka. “Gangguan koneksi bisa terjadi kapan saja, dan ketika itu terjadi, konsentrasi mereka dapat terganggu,” kata dia.

Dalam sebuah survei yang dilakukan oleh JAKPAT dan Jabra pada 14 Juli lalu, ada berbagai permasalahan utama yang membuat masyarakat sulit berkonsentrasi dalam berkegiatan jarak jauh. Survei berjudul Indonesia Educator Survey tersebut mengungkapkan seperlima responden mengeluhkan lingkungan kerja atau belajar yang tidak kondusif menyebabkan sulitnya mereka berkonsentrasi.

Selain itu 74,7 persen responden juga mengeluhkan perangkat yang digunakan kurang mumpuni, sehingga memunculkan permasalahan teknis seperti hilangnya suara akibat koneksi internet yang kurang stabil. Selain itu, sebanyak 13,3% dari responden juga menghadapi permasalahan lain terkait dengan kualitas suara, dimana perangkat headset yang kurang tepat kerap menimbulkan suara di sekitar area pengguna belajar dan bekerja yang mengganggu aktivitas pertemuan jarak jauh.

BACA JUGA:  Dukung Tren Bekerja dari Mana Saja, Jabra Kenalkan Evolve2 75

Country Manager, Enterprise, Jabra Indonesia, Brodjo Koesworo Hadiputro membenarkan hal ini. Menurutnya, dukungan perangkat teknologi informasi dan komunikasi (TIK) yang mumpuni menjadi solusi permasalahan yang masyarakat rasakan saat ini.

“Bukan hanya kualitas jaringan internet yang baik, perangkat headset dengan teknologi terbaru juga menjadi penghubung yang menentukan pertemuan daring dapat berjalan dengan maksimal. Perangkat dengan teknologi terbaru harus mampu menyelesaikan masalah yang kerap terjadi pada kegiatan WFH dan PJJ seperti gangguan noise, dan suara yang terdengar kurang jelas akibat jaringan internet yang naik-turun. Dengan adanya masalah ini, perangkat headset diharapkan mampu mengatasi masalah tersebut sehingga dapat mengakomodasi tingkat konsentrasi dan fleksibilitas penggunanya,” ujar Brodjo.

Sejalan dengan ini, Jabra menghadirkan Evolve2 sebagai solusi untuk mengatasi berbagai masalah di atas. Evolve2 dirancang sebagai professional headset terbaik guna meningkatkan produktivitas kerja maupun menjaga konsentrasi para peserta didik selama proses PJJ.

Untuk mewakili kebutuhan pelajar, Jabra menawarkan Evolve2 30 yang dirancang untuk menangkal distraksi selama kegiatan PJJ berlangsung. Dengan keberadaan tiga teknologi microphone call, headset ini dapat mengenali suara pelajar saat pembelajaran daring berlangsung, serta meredam distraksi suara asing. Selain itu, dengan Evolve2 30, baik pelajar maupun guru dapat mendengar kualitas audio yang jernih berkat speaker berukuran 28mm, yang didukung dengan chipset digital mutakhir. Dengan demikian, kenyamanan dan konsentrasi pelajar dan guru dapat terjaga. Selain itu, Evolve2 30 juga memiliki fitur boom arm yang memungkinkan pelajar untuk mematikan atau menyalakan suara secara instan. Sehingga, guru tidak perlu khawatir akan kebocoran suara dari para murid selama PJJ berlangsung.

Adapun, Jabra Evolve2 30 juga telah memenuhi persyaratan Microsoft Open Office, yang membuat produk ini tidak hanya kompatibel digunakan di mana saja tapi juga dapat digunakan di software apa saja. Fitur plug-and-play yang ada di dalamnya juga akan memudahkan pelajar untuk menghubungkan Evolve2 30 ke perangkat apapun melalui USB tipe A atau C.

BACA JUGA:  Jabra Rilis Kamera Pintar PanaCast 50 dan 20

Sedangkan untuk kalangan pekerja, Jabra menawarkan Evolve2 85 dengan aneka fitur canggih yang bisa meminimalisir hilangnya suara ketika jaringan internet terganggu. Dilengkapi dengan chip pintar, Evolve2 85 mampu menyiasati minimnya kualitas jaringan internet ketika mengalami gangguan. Chip pintar memungkinkan Evolve2 85 untuk tetap menghasilkan suara jernih pengguna dengan menekan kualitas suara non esensial seperti suara background musik ataupun suara sekitar yang turut mengkonsumsi kuota internet. “Dengan begitu pengguna akan bisa terus terjaga konsentrasinya di tengah tantangan pertemuan daring yang mereka hadapi. Selain itu, Evolve2 85 juga bisa jadi rekan yang andal karena durasi daya baterainya mencapai 37 jam. Headset ini juga dilengkapi fitur fast charging yang memungkinkan pengguna untuk mendapatkan daya baterai untuk penggunaan 8 jam, hanya dengan charging selama 15 menit. Hal ini memungkinkan pengguna untuk beraktivitas dengan lancar tanpa khawatir terlalu sering kehabisan baterai.” tambah Brodjo.

Selain dapat memfasilitasi jenis aktivitas daring lainnya yaitu aktivitas plesir internet seperti mendengarkan lagu dan menonton film, Evolve2 85 yang telah tersertifikasi UC (Unified Communications) juga dilengkapi dengan fitur top lainnya diantaranya desain yang modern serta adanya fitur boom-arm mikrofon yang dapat disembunyikan agar aktivitas bekerja dapat disesuaikan dengan tempat dimana pengguna sedang berada.

Namun selain terkait perangkat, Brodjo juga tidak menampik bahwa kesiapan diri para pengguna perangkat juga menjadi hal esensial yang harus juga terpenuhi. Salah satu kesiapan yang dimaksud adalah dengan membuat jadwal kegiatan beserta durasi yang dibutuhkan dengan disiplin yang tinggi. Adapun faktor tempat juga menjadi penentu bagi seseorang untuk menjaga daya konsentrasi. Sehingga penting untuk menyediakan tempat yang nyaman dalam mendukung aktivitas daring.

BACA JUGA:  Huawei MatePad 11.5 PaperMatte Edition Resmi Rilis di Indonesia

“Banyak yang mengeluhkan, WFH dan PJJ justru membuat durasi kegiatan terasa tidak ada batasnya. Bila semua tips telah diterapkan, namun masih belum maksimal. Mungkin kita perlu melihat kembali, apakah perangkat yang kita gunakan adalah perangkat yang tepat. Karena bila tidak, maka potensi terjadinya burnout akan lebih sering terjadi,” tutupnya.

Tags: jabra
Previous Post

Wapres: “Transformasi dan Digitalisasi Informasi, Kunci Optimalisasi Keterbukaan Informasi”

Next Post

Ini 10 Desa Penerima Apresiasi Implementasi Keterbukaan Informasi Publik

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TOP DIGITAL AWARDS

hanwha-life-top-digital-awards-2025-level-stars-5

Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Teguh Imam Suyudi
23 December 2025 | 16:00

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen TOP Digital Awards 2025

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan Bergengsi TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
7 December 2025 | 09:00

Moratelindo TOP Digital Awards

Moratelindo Perkuat Kepemimpinan Transformasi Digital Lewat Dua Penghargaan Nasional TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
6 December 2025 | 09:00

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Fauzi
5 December 2025 | 13:58

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

Ahmad Churi
5 December 2025 | 11:14

Load More

TERPOPULER

  • Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • BRIN Dorong Kebijakan Responsif untuk Tata Kelola AI Data Center di Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Studi Akamai: Bank Jadi Target Utama Serangan Siber Finansial Global di Asia Pasifik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Termasuk Monitor QD-LED, Ini Deretan Produk Visual Terbaru Acer

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Intel Integrasikan Agentic AI dengan Intel Xeon 6+, Teknologi Jaringan, dan Sistem AI

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
iklan bni
cover it works
cover it works

ICT PROFILE

Transformasi Digital Kian Gencar, Akamai Luncurkan Akamai Connected Cloud dan Layanan Baru

Tunjuk Fiona Zhang, Akamai Perkuat Strategi Channel-First Kawasan APJ

Fauzi
8 April 2026 | 16:26

Akamai menunjuk Fiona Zhang sebagai Wakil Presiden Regional Bidang Penjualan dan Program Saluran untuk kawasan Asia-Pasifik dan Jepang. Penunjukan Fiona...

Intel Tunjuk Pimpinan Baru untuk Kawasan APJ

Intel Tunjuk Pimpinan Baru untuk Kawasan APJ

Fauzi
7 April 2026 | 11:46

Intel Corporation mengumumkan penunjukan Santhosh Viswanathan sebagai Vice President and Managing Director untuk kawasan Asia Pasifik dan Jepang (APJ). Dengan...

EXPERT

Red Hat Berambisi Capai Target Net Zero Emisi Gas Rumah Kaca di 2030

Titik Infleksi AI Selanjutnya: Mengubah Agen AI Menjadi ‘Superusers’ di Enterprise

Fauzi
21 May 2026 | 14:39

Oleh: Matt Hicks, President and CEO, Red Hat Jika Anda menyaksikan keynote di hari pertama Red Hat Summit 2026, Anda...

Seiring Jaringan yang Kian Cerdas, Ketahanan Telekomunikasi Akan Bergantung pada AI yang Tepercaya

Fauzi
20 May 2026 | 10:35

Oleh: Athul Prasad, Global Director, AI Industry Solutions, Telco, Media & Entertainment, Cloudera Ketahanan dalam industri telekomunikasi dulu berarti menjaga...

TIK TALKS

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

redaksi
16 August 2022 | 15:30

Di masa akan datang banyak aplikasi yang akan membutuhkan low latency connectivity. Lalu apa kaitannya dengan Edge DC yang hadir...

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

redaksi
15 August 2022 | 12:30

Bagaimana cara mengolah Big Data sehingga dapat divisualisasikan, serta bagaimana dapat melakukan analitik dan dapat memprediksikan apa yang harus dilakukan...

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Itworks - Inspire Great & Telco for Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto