Untuk memperluas pilihan pembayaran di merchant, Cashlez menggaet salah satu platform fintech lending Indonesia, Indodana. Melalui kerjasama ini, merchant Cashlez dapat menambah metode pembayaran baru untuk pembeli menggunakan paylater dari Indodana.
Dalam keterangannya, 12/10/2021, CEO Cashlez, Suwandi, mengatakan layanan menunda pembayaran atau paylater semakin diminati dan jamak ditemukan di era digital, terlebih di masa pandemi saat ini. Menurut McKinsey & Co., bagi pedagang, layanan beli sekarang bayar nanti telah meningkatkan penjualan rerata sebesar 45 persen. Oleh sebab itu, perseroan memfokuskan untuk memperluas layanan ini sebagai salah satu strategi untuk membantu merchant meningkatkan pendapatan di tengah pandemi.
“Kehadiran paylater sekarang sudah menjadi salah satu alternatif pembayaran. Dulu, untuk cicilan opsinya hanya kartu kredit, sekarang tidak lagi dan kami harap dengan kehadiran paylater Indodana di aplikasi Cashlez dapat menunjang transaksi merchant.”
Menurutnya, paylater merupakan bisnis consumer lending yang tengah booming di negara lain seperti India, China, dan Australia. Perseroan pun melihat pengembangan bisnis paylater ini bisa menjadi mesin pertumbuhan bisnis perseroan jangka panjang.
Vice President of Business & Operations Indodana, Jerry Anson, mengatakan “Indodana dan Cashlez memiliki visi yang sama untuk meningkatkan transaksi digital dan memberikan manfaat baik bagi pedagang maupun pembeli; pedagang mampu melacak 100% pembayaran yang diterima secara digital dan pengguna dapat mengakses kredit dengan lebih mudah dan cepat.”
Indodana PayLater merupakan sistem pembayaran digital berizin Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang didukung oleh manajemen resiko mutakhir berbasis Artificial Intelligence, sistem keamanan bersertifikasi ISO 27001, serta proses collection yang sesuai dengan standar OJK.
“Kami optimis fitur Indodana PayLater di aplikasi Cashlez akan memberikan nilai tambah seperti halnya mendorong peningkatan transaksi digital pada merchant-merchant Cashlez sekaligus mendukung percepatan ekonomi digital di Indonesia,” tutup Jerry.
Baca: Studi Mengungkap Paylater akan Kian Diminati di Tahun 2021














