Jakarta, ItWorks– Indonesia Customer Experience (CX) Professional (ICXP) berkolaborasi dengan PT Telkom menyelenggarakan Customer Experience (CX) Summit 2021 dengan mengusung tema “Revive and Thrive Your Business by Transforming Customer Experience”. Kegiatan yang diselenggarakan secara online ini, menghadirkan virtual conference serta pameran virtual (virtual exhibition) dengan tampilan 3D dan 360 derajat dari tanggal 6-10 Desember 2021.
Acara CX Summit 2021 merupakan event CX Summit terbesar dan pertama kalinya di Indonesia yang menghadirkan conference serta exhibition. Karena masih dalam suasana pandemi, CX Summit 2021 dilaksanakan secara virtual, dalam format online conference dan virtual exhibition yang berakhir hari ini (10/12/2021).
Hingga hari keempat pameran virtual CX summit 2021, sudah dikunjungi lebih dari 4.200 pengunjung. Melalui kegiatan ini, diharapkan bisa membangkitkan kembali semangat dan motivasi para pelaku usaha untuk mempersiapkan strategi pertumbuhan bisnis, setelah melewati tantangan dan dampak pandemi Covid-19 selama dua tahun belakangan.
Dalam acara virtual conference, CX Summit 2021 membahas aspek-aspek strategis yang mengedepankan peningkatan kualitas pengalaman pelanggan atau yang sering disebut sebagai Customer Experience (CX). Di antaranya terkait transformasi perusahaan menuju customercentric, customer experience bagi perusahaan, industri UMKM (Usaha Kecil, Mikro dan Menengah), industri ekonomi kreatif dan pariwisata.
Acara ini menghadirkan keynote speaker, di antaranya Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno, serta Menteri Koperasi dan UKM, Teten Masduki. Beberapa narasumber, termasuk jajaran pengurus ICXP juga turut presentasi di CX Summit 2021. Antara lain Advisor ICXP (Indonesia Customer Experience Professional) – Helmy Yahya, Praktisi branding- Soebiakto Priosoedarsono, Director of Executive Education Hasso Plattner Institute of Design at Stanford – Jeremy Utley, Direktur Digital Business Telkom Indonesia – Fajrin Rasyid, Deputy Executive Vice President CX & Digitization Telkom Indonesia yang juga Ketua Umum ICXP – Sri Safitri dan masih banyak lainnya.
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahudin Uno mengatakan, dengan tema “ Optimism for Revival of Tourism and Business in Indonesia Towards 2022”, dia berharap event ini dapat meningkatkan partisipasi pelaku wisata dan ekonomi kreatif untuk bisa mendapatkan pencerahan, ide-ide baru dalam menghadapi isu-isu customer experience dengan berorientasi untuk menghadirkan pengalaman pelanggan yang terbaik.
Diakui sektor pariwisata dan ekonomi kreatif, termasuk sektor yang sangat berdampak luar biasa akibat pandemi ini. Apalagi dengan adanya tren menurunnya konsumsi dan kunjungan wisatawan domestik maupun
internasional. “Namun di saat pandemi ini ada sektor yang menjadi pandemic winner, seperti fashion, kuliner dan kriya, khususnya bidang Parekraf yang terdigitalisasi. Sehingga kontribusi terhadap PDB-nya naik 7,5% dan bahkan Indonesia berada di tiga dunia dengan nilai kontribusi 1.100 triliun rupiah,” ujar Sandiaga, dilansir dalam rilis pers, di Jakarta, baru-baru ini.
Mengingat pentingnya pengalaman pelanggan, dia berharap kedepannya event ini dapat terus ditingkatkan agar bisa menginspirasi para peserta, sehingga dapat terus meningkatkan sales untuk kemajuan usaha. Salah satu cara yang bisa dilakukan untuk meningkatkan pengalaman pelanggan yakni melalui strategi inovasi berbasis teknologi digital.
“Untuk bisa memberikan layanan terbaik, perusahaan atau organisasi bisa mengoptimalkan pemanfaatan teknologi informasi. Hal ini juga sudah banyak dilakukan seperti saat pada usaha e-commerce, termasuk di bidang
pariwisata dan ekonomi kreatif,” ujarnya.
Transformasi Digital Penting
Menteri Koperasi dan UKM, Teten Masduki, juga memberikan dukungan dan apresiasi atas penyelenggaraan CX Summit ini. Dalam kesempatan itu, ia memaparkan tentang peran dominan UMKM yang mampu memberikan kontribusi cukup besar pada PDB Nasional. Data Kementerian Koperasi dan UKM menyebutkan jika UMKM mendominasi 99,9% pelaku usaha di Indonesia, berkontribusi sebanyak 61% terhadap PDB nasional, mampu menyerap tenaga kerja hingga 97 persen dan kontribusi pada ekspor sebesar 14,37%.
Pelaku UMKM, lanjutnya, memberikan dampak signifikan bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat serta kemajuan dan pemulihan ekonomi nasional. Ke depan potensi peningkatan UMKM kian besar seiring dengan banyaknya pelaku UMKM yang muylai go digital.Saat ini terdapat 16,4 juta UMKM telah terhubung ke dalam platform digital. “Angka ini menunjukkan pertumbuhan lebih dari 100 persen sejak awal pandemi. Oleh karena itu, pendampingan berkelanjutan, insentif bagi pelaku usaha, dan infrastruktur menjadi elemen kunci,” ujarnya.
Ditegaskan, di tengah disrupsi karena pandemi dan disrupsi digital gelombang kedua, transformasi digital menjadi sangat penting bagi UMKM. Apalagi tren pertumbuhan ekonomi digital Indonesia kiat besar. Pada 2020, nilai ekonomi digital tercatat mencapai Rp640 triliun. Angka ini diproyeksi meningkat 8 kali lipat menjadi Rp4.351 triliun di 2030. “Semoga CX Summit ini bisa makin menginspirasi untuk hadirnya beragam inovasi teknologi dan model bisnis berorientasi customer yang juga dapat dimanfaatkan UMKM dan masyarakat secara luas,” kata Teten.
Sementara itu, Ririek Adriansyah Direktur Utama, PT Telkom Indonesia saat memberikan sambutan pembuka mengatakan, Customer Experience menjadi strategi penting untuk memberikan diferensiasi yang bisa dilakukan oleh semua bisnis agar dapat bertahan dalam kompetisi di era Experience Economy ini.
“Dalam hal ini, Telkom Indonesia memberikan diferensiasi pengalaman pelanggan sesuai core bisnis dan keahlian dengan terus meningkatkan dan mengembangkan ekosistem digital untuk membangun kedaulatan digital bangsa, membangun negara yang kuat, dan meraih peluang-peluang baru di seluruh negeri melalui solusi teknologi informasi dan komunikasi (TIK),” ujarnya.
Ketua Dewan Pengawas ICXP , Eva Noor menuturkan, CX Summit 2021 sangat penting untuk diikuti para pelaku industri, termasuk IKM maupun profesional untuk menambah wawasan, ilmu sekaligus ajang benchmark. Sebab selain pameran, dalam conference juga dihadirkan para narasumber yang exsperts dari berbagi altarbelakang industri dan bisnis.
“CX sangat penting meningkatkan kepuasan pelanggan. Hal ini juga akan berdampal luas terhadap daya saing usaha sesuai dengan yang diharapkan.” ujarnya. (AC)














