Untuk mendukung rencana ekspansi bisnis di tahun 2022, PT Jasa Armada Indonesia Tbk (IPCM) mengalokasikan belanja modal (capex) sekitar Rp 250 miliar.
Belanja modal yang berasal dari dana internal itu diperuntukan untuk merealisasikan penambahan enam armada secara bertahap. dan untuk investasi pada bidang teknologi.
Demikian dikatakan Managing Director of Commercial & Busimess Development IPCM Shanti Puruhita sebagaimana dikutip dari pemberitaan media nasional, Kamis (27/01/2022).
Baca: TOP DIGITAL Awards 2019: Inilah Empat Sistem Utama IT Jasa Armada Indonesia
Ia pun menjelaskan dalam kurun waktu 2021-2023, IPCM akan menambah enam armada. Terdiri dari tiga kapal tunda dan tiga kapal pandu. Status saat ini, empat buah kapal sudah berkontrak. Sedangkan dua lainnya masih dalam proses lelang.
“Kami menargetkan penambahan armada ini bisa direalisasikan bertahap pada akhir tahun ini atau awal tahun depan.”
“Pada akhir tahun lalu, kami telah menandatangani dua kontrak pembangunan kapal baru. Kontrak pertama adalah pembangunan satu kapal tunda dengan daya 2×2.200 horse power (HP) dan kontrak kedua untuk pembangunan tiga kapal pandu dengan daya 2×300 HP,” tambahnya.
Menurut Shanti kondisi pasar yang menunjukkan perbaikan ditambah dengan terealisasikannya merger Pelabuhan Indonesia (Pelindo) diyakini bakal menjadi katalis positif bagi bisnis IPCM. Maka, tahun ini IPCM akan fokus mengoptimalkan pasar Pelindo maupun Non-Pelindo.
“Fokus bisnis tersebut akan dilakukan baik melalui kerja sama maupun kolaborasi dengan beberapa potensial partner. Juga dengan perbaikan dari sisi pelayanan, armada dan IT terus ditingkatkan sehingga dapat berdampak pada peningkatan kinerja perusahaan,” tutupnya.
Baca: Ini Inovasi Baru IPC Marine Berbasis Digital Untuk Layanan Kapal di Pelabuhan














