Perkembangan ekonomi digital di Indonesia telah mengalami kemajuan pesat dengan pertumbuhan sebesar 49% per tahun. Teknologi digital yang digunakan bisnis seperti mobile apps, cloud, dan data analytics kini juga telah berkembang secara cepat di Indonesia.
Berkaitan dengan hal ini, Survei Deloitte menemukan bahwa pelaku bisnis yang memanfaatkan teknologi digital lebih mampu untuk berinovasi dan bersaing secara internasional. Lebih lanjut, penggunaan teknologi digital oleh bisnis dapat menyebabkan peningkatan pendapatan sebesar 80%.
Dengan perkembangan teknologi digital yang cukup pesat, muncul berbagai aplikasi dan tools digital untuk membantu proses operasi bisnis. Kini berbagai bisnis berupaya menerapkan strategi bisnis omnichannel yang menggabungkan berbagai aplikasi dan tools digital untuk proses customer journey bisnis.
“Sebutan omnichannel mengacu pada integrasi berbagai saluran yang berbeda, dari toko fisik, ke situs web, hingga aplikasi dan media sosial untuk meningkatkan customer experience dan lead generation,” jelas Evan Purnama selaku CTO Qiscus, dalam rilisnya, 28/01/2022.
“Kepopuleran strategi omnichannel serta awareness yang tinggi terhadap seluruh tahapan customer journey, menjadikan berbagai tools seperti Multichannel Chat, CRM (Customer Relationship Management), Chatbot, dan CSAT (Customer Satisfaction Score) sebagai hal penting bagi bisnis.”
“Untuk memudahkan bisnis dalam setiap tahapan customer journey-nya, Qiscus memiliki layanan yang dapat mengkonfigurasi dan mengintegrasikan tools yang dibutuhkan bisnis ke dalam aplikasi Multichannel Chat, yaitu Qiscus App Center,” tutup Evan.
Baca: Customer Relationship Management Berupa Omnichannel Contact Center Dari Telkom Digital Solution














