Pameran teknologi Mobile World Congress (MWC) 2022 resmi digelar di 2022 secara langsung di Barcelona, Spanyol mulai 28 Februari hingga 3 Maret 2022.
Acara berlangsung dengan skema hibrida, meski demikian kegiatan secara fisik nampaknya memiliki porsi yang lebih besar dibanding acara- acara yang ditayangkan virtual atau pun yang bisa diakses baik secara langsung maupun daring.
Dikutip dari siaran pers MWC 2022, Senin, 28/02/2022, acara tersebut memiliki tema besar “Connectivity Unleashed”. Topik- topik utama yang dibahas akan menjadi kiblat untuk perkembangan teknologi dan telekomunikasi global setahun ke depan di antaranya membahas perkembangan penerapan 5G, kecerdasan buatan, IoT, tekfin, dan juga membahas tentang “Industry City”.
“Industry City” mengacu pada penerapan kota pintar dan akan menyampaikan dan menggambarkan bagaimana sebuah jaringan memiliki potensi mengelola sebuah kota dengan memanfaatkan tekfin, mobilitas, dan juga menghasilkan bisnis dengan lebih efisien.
CEO GSMA dan Ketua Penyelenggara MWC 2022 John Hoffman mengatakan pihaknya akan menyajikan diskusi yang menarik, para pembicara yang andal, dan tentunya inovasi terbaik dalam MWC22. “Tahun ini kami akan memperlihat para pemimpin industri menyajikan teknologi terkini. Teknologi mobile saat ini memimpin transformasi,” katanya.
Baca: Ramaikan MWC Shanghai 2021, OPPO Siap Pamer Inovasi Baru
Sebanyak 1.000 pembicara, 1500 peserta pameran, serta 37 paviliun dari berbagai negara, serta para pembuat regulasi dan pemimpin industri hadir dalam MWC 2022. Para CEO dari perusahaan teknologi ternama seperti dari AT&T, Amazon Web Services, China Telecom, HTC, Qualcomm, serta Vodafone dipastikan akan menjadi pembicara utama dari acara diskusi yang dihadirkan secara langsung dan hibrid di MWC 2022.
MWC 2022 juga akan meraih lebih besar lagi industri yang berkembang bersama dengan teknologi seperti kehadiran para penggiat industri NFT dan juga seniman digital.
Kembali dihadirkan program inovasi startup 4YFN (Four Years From Now) dengan banyak sponsor. Menghadirkan setidaknya 500 perusahaan rintisan dengan 300 pembicara menarik membahas ekosistem startup di masa depan.
Tentunya akan banyak juga perusahaan rintisan yang mendapatkan pendanaan dari para investor potensial yang hadir di ajang berkelas internasional itu. Akan ada juga 200 perusahaan rintisan yang diprediksi bisa mendapatkan pendanaan lewat Venture Capital dan sumber pendanaan lainnya.
Berikutnya diselenggarakan diskusi terkait keragaman dan inklusi teknologi dalam “Diversity4Tech”. Ini berupa diskusi bersama para pembuat kebijakan publik yang membahas bagaimana inklusi bisnis dan juga teknologi kini semakin kaya.
Panelis yang dihadirkan akan membahas bagaimana percepatan digital membuat transformasi dan inklusi yang lebih baik serta diharapkan dapat menginspirasi para pesertanya bagaimana para pemimpin mengatasi isu ini.
Ada juga pusat untuk para pembuat kebijakan berdiskusi antar lembaga dan kementerian termasuk dengan para pemimpin industri membahas cara mendorong kesetaraan digital, memikirkan masa depan perubahan iklim global yang ekstrem, hingga membahas bagaimana ekonomi digital dan teknologi yang semakin inklusif bisa dicapai secara global.
Acara lainnya adalah perayaan tahun ketujuh sertifikasi netral karbon yang diinisiasi oleh MWC. Industri mobile dalam satu dekade terakhir selain menyajikan inovasi baru, juga berinisiatif mengurangi jejak karbon mereka.
Pada 2050, para pemain di industri itu bahkan berupaya keras agar jejak karbon tidak memberi dampak negatif bagi Bumi. Maka dari itu MWC 2022 akan menghadirkan acara netral karbon agar tetap dapat menunjukan komitmen industri untuk bisnis yang berkelanjutan dan sirkular.
Baca: MWC 2020 Batal, Dorong Perusahaan Teknologi Pakai Kampanye Pemasaran Baru














