Citi Indonesia dan Citi Foundation kembali memberikan dukungan untuk pemberdayaan generasi muda di Indonesia sebesar Rp10 miliar sebagai bentuk komitmen untuk kemajuan masyarakat Indonesia. Tahun 2020 lalu, Citi Indonesia dan Citi Foundation di Asia Pasifik telah mengumumkan komitmen untuk kemajuan para generasi muda melalui pilar ‘Add Ways to Progress’.
Dana Rp10 miliar dari Citi Foundation tersebut pun diserahkan kepada tiga mitra Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) selama periode 2021-2022. Ketiga mitra tersebut adalah UNESCO,
Berdasarkan survei dari PCG Asia Tenggara yang dipublikasikan di tahun 2021, 75 persen karyawan di Asia Tenggara menilai bahwa organisasi mereka lebih baik jika dibandingkan dengan para pesaingnya karena memiliki tingkat keberagaman yang tinggi. Di Indonesia sendiri, sudah terdapat 86 persen bisnis yang memiliki hal tersebut.
Di Indonesia 86 persen pemimpin bisnis percaya bahwa budaya perusahaan yang inklusif itu berperan penting untuk meraih kesuksesan.
“Citi juga memiliki keyakinan akan pentingnya inklusi dan keberagaman dalam menjalankan bisnis,” kata Batara Sianturi selaku CEO Citi Indonesia saat diskusi daring, 04/03/2022.
Citi pun berharap semua pihak dapat terus terlibat dalam membudayakan nilai keberagaman dan inklusi agar dapat menghadirkan lingkungan yang mendukung bagi seluruh masyarakat Indonesia.
“Kami akan meningkatkan investasi, kontribusi filantropi, dan lapangan pekerjaan serta pelatihan keterampilan kerja bagi anak muda sampai tahun 2023. Ini merupakan langkah dan upaya kami untuk terus mendukung kedua nilai ini agar dapat memberi manfaat yang nyata kepada masyarakat Indonesia,” kata Batara.
“Saya berharap agar semua pihak mampu terus terlibat dalam membudayakan kedua nilai ini agar dapat menghadirkan lingkungan yang mendukung bagi masyarakat Indonesia terlepas dari situasi dan kondisi yang dihadapi,” tutupnya.
Baca: Citi Indonesia Cabang Kebon Jeruk Wujud Strategi Digitalisasi Perusahaan














