VPN adalah alat serbaguna yang dimanfaatkan banyak orang sebagai asisten untuk melindungi data pribadi saat melakukan tugas sehari-hari secara online. Namun, selain tugas standar yang terkenal seperti menjelajahi internet, ada beberapa kegunaan unik lain yang dimiliki VPN.
“VPN menyembunyikan lokasi pengguna dan mengubah alamat IP mereka ke negara tempat server ditempatkan. Situs kemudian memberikan kesan bahwa pengguna secara fisik berada di negara yang dipilih, dan memungkinkan mereka untuk menggunakan internet seolah-olah mereka adalah penduduk wilayah tersebut,” kata Sandra Lee, Managing Director untuk Asia Pasifik, di Kaspersky, dalam siaran pers, 06/05/2022.
Survei Riset dan Pasar tentang VPN memperkirakan bahwa pasar VPN bernilai $35,4 Miliar pada tahun 2020. Peningkatan popularitas VPN ini tidak hanya karena pertumbuhan system kerja dari rumah yang disebabkan oleh pandemi, tetapi juga karena peningkatan kesadaran digital selama beberapa tahun terakhir.
Hal itu mendorong pengguna ingin mengetahui lebih banyak mengenai transparansi akan bagaimana dan di mana data mereka disimpan. Dengan mempertimbangkan faktor-faktor ini, para peneliti memperkirakan bahwa pasar VPN akan bernilai $107,6 Miliar pada tahun 2027.














