Penulis: Teguh IS.
PT Air Minum Bandarmasih Kota Banjarmasin (Perseroda) kembali terpilih menjadi Finalis ajang TOP Digital Awards yang diselenggarakan majalah It Works bekerjasama dengan sejumlah asosiasi dan lembaga konsultan TI dan Telco. Tema yang diangkat dalam TOP Digital Awards 2022 adalah “The Strategic Impact of Digital Transformation in Business & Government”.
Tahun 2022 ini, untuk yang ketiga kalinya perusahaan penyedia air minum ini terpilih sebagai finalis, setelah sebelumnya di tahun 2017 dan 2018 lalu.
PT Air Minum Bandarmasih telah mengikuti sesi Penjurian TOP Digital Awards 2022, pada hari Selasa, 11 Oktober 2022 secara daring. Dalam sesi ini Muhammad Hadian Noor selaku Manajer IT membawakan materi bertajuk “Bandarmasih Integrated System.”
Dalam presentasinya kepada dewan juri, ia memaparkan optimalisasi pemanfaatan Teknologi Informatika (TI), turut mendukung pencapaian visi dan misi PT Air Minum Bandarmasih. “Visi kami, unggul dalam pelayanan dan pengelolaan air skala nasional berdaya saing global,” kata Muhammad Hadian Noor.
Bandarmasih Integrated System
Muhammad Hadian Noor memaparkan terkait perkembangan pemanfaatan TI/inovasi di PT Air Minum Bandarmasih, dalam dua tahun terakhir (2021-2022), cukup signifikan. “Kami menyebutnya Bandarmasih Integrated System, semua pengembangan TI yang kami jalankan, terintegrasi,” katanya.
Pertama, penyediaan dan pemeliharaan layanan server berbasis internet yang diimplementasi tahun 2021 untuk pelaksanaan operasional sistem informasi
Dengan fitur unggulan: mendapat IP public, dapat dimonitor selama 24 jam, menggunakan windows server berlisensi, server terletak dalam data center yang tersertifikasi ISO 27001:2013.
Manfaatnya, meningkatkan pendapatan diluar bisnis utama PT Air Minum Bandarmasih. Saat ini, yang sudah bekerjasama dan menggunakan layanan tersebut adalah Perusahaan Air Limbah Daerah (PALD) Kota Banjarmasin.
Perkembangan pemanfaatan TI/inovasi di PT Air Minum Bandarmasih, dalam dua tahun terakhir (2021-2022), cukup signifikan yaitu Bandarmasih Integrated System, semua pengembangan TI yang dijalankan, terintegrasi.
Muhammad Hadian Noor selaku Manajer IT PT Air Minum Bandarmasih
Kedua, aplikasi android petugas GAM (Gangguan Air Minum) yang mulai implementasi pada Maret 2021. Ini berupa aplikasi yang mengatur urutan pekerjaan penanganan GAM/aduan dari pelanggan melalui Portal Layanan Pelanggan sesuai dengan prioritas jenis aduan dan waktu aduan
Aplikasi ini punya sejumlah fitur unggulan, yaitu: sistem antrian otomatis sesuai dengan prioritas jenis aduan dan waktu aduan, sehingga petugas di lapangan tidak bisa memilih aduan yang dikerjakan terlebih dahulu; realisasi pekerjaan hanya bisa dilakukan melalui aplikasi android dan hanya bisa dilakukan di lokasi aduan
Manfaat untuk perusahaan, penanganan aduan sesuai dengan urutan berdasarkan prioritas (misal aduan pipa bocor adalah prioritas utama karena terkait dengan tingkat kehilangan air dan kerugian perusahaan). Serta berdasarkan waktu aduan pelanggan untuk meningkatkan layanan penanganan aduan pelanggan.
Ketiga, aplikasi Tilik, terbaru karena diimplementasi tahun 2022. Aplikasi Tilik merupakan fitur yang berisi informasi penangangan gangguan distribusi air yang berasal dari aduan di Portal Pelayanan Pelanggan dan dikerjakan oleh departemen TRD, gangguan yang berupa kebocoran pipa besar (diameter > 6’).
Dengan fitur unggulan, aplikasi Tilik berbasis web menampilkan distribusi/sebaran aduan ditampilkan berupa dashboard status aduan perhari secara realtime. Aplikasi ini berbasis mobile untuk memudahkan distribusi informasi terkait pekerjaan penanganan aduan yang diverifikasi oleh Departemen TRD terkait lokasi aduan, wilayah yang terdampak, estimasi jadwal pelaksanaan, sampai dengan realisasi pekerjaan.
Informasi tersebut dapat diakses langsung oleh pihak-pihak terkait, sesuai dengan job desk-nya seperti Humas untuk menginformasikan ke pelanggan, Call Center menerima dan memberikan informasi gangguan, Pengawas Lapangan untuk mengawasi pekerjaan, dan Manajerial untuk me-monitor progress pekerjaan.
Manfaat untuk perusahaan, meningkatkan pelayanan kepada pelanggan melalui kemudahan petugas Call Center dan Humas mendapat informasi cepat dan akurat mengenai wilayah terdampak dan kondisi terkini perbaikan kebocoran.
Selain ketiga inovasi TI tersebut, Muhammad Hadian Noor kepada dewan juri, juga memaparkan sejumlah inovasi TI yang sudah digunakan PT Air Minum Bandarmasih, antara lain: android Baca Meter tahun implementasi 2012; portal Layanan Pelanggan tahun implementasi 2017; Surat Internal tahun implementasi 2017; GIS Baiman (desktop) tahun implementasi 2018; GIS Baiman (analisa & lapangan) tahun implementasi 2018; dan Simontir (Sistem Monitoring Tekanan) tahun implementasi 2019.
Inovasi TI Membanggakan
Kepada dewan juri, Muhammad Hadian Noor pun mengutarakan GIS Baiman sebagai keberhasilan terkait inovasi TI PT Air Minum Bandarmasih yang layak dicontoh oleh perusahaan/instansi lain.
“Aplikasi GIS Baiman merupakan pusat Informasi Geospasial dari data informasi perpipaan, aksesoris hingga data pelanggan sehingga menjadi pondasi untuk integrasi sistem dari perencanaan, pelaksanaan hingga penanganan gangguan,” katanya.
Menurutnya, GIS Baiman sangat membanggakan karena dibangun secara mandiri dengan sumber daya eksisting milik PT Air Minum Bandarmasih sehingga tidak memerlukan biaya yang tidak besar.
Aplikasi ini telah mendapat Penghargaan Emas pada Bhumandala Award 2021 yang diselenggarakan oleh Badan Informasi Geospasial (BIG).
Komitmen dan Peran Pemangku Kepentingan
Kepada dewan juri, Muhammad Hadian Noor menegaskan komitmen dan peran pemangku kepentingan PT Air Minum Bandarmasih dalam mensukseskan Bandarmasih Integrated System, “Komitmen dan dukungan dari pemegang saham, manajemen, karyawan, sangat tinggi.”
“Di tingkat CEO, Ir. Yudha Achmady selaku Direktur Utama, berkomitmen kuat agar perusahaan dapat bertransformasi digital, antara lain: membentuk Tim Pengembangan GIS pada tahun 2018 hingga berhasil membuat GIS Baiman kemudian mendukung implementasi GIS Baiman dengan menyetujui regulasi penerapan GIS Baiman.”
“Komitmen berikutnya, mendukung pengembangan IoT dengan menyetujui pengembangan Simontir pada tahun 2019; dan dalam rangka meningkatkan pelayanan pelanggan, pada tahun 2021, menginisiasi dan menyetujui pengembangan Aplikasi Android Petugas GAM (Gangguan Air Minum) dan Aplikasi Android Pengawas GAM. Serta, menyetujui pengadaan handphone android sebagai fasilitas pendukung aplikasi tersebut. Tahun 2021, menandatangani MoU dengan PALD Kota Banjarmasin sebagai dukungan pengembangan.”
“Di tingkat CIO, Supian, ST. MT. selaku Direktur Operasional, menjadi inisiator pengembangan GIS yang kemudian pada tahun 2018 dibentuklah Tim pengembangan GIS; menjadi Pembina Tim pengembangan GIS pada tahun 2018 hingga berhasil membuat GIS Baiman; kemudian dalam rangka penyempurnaan aplikasi GIS Baiman, kembali menjadi Pembina dalam Tim Pengembangan GIS lanjutan.”
“Dalam rangka keberlanjutan inovasi di perusahaan, ia menginisiasi pembentukan Tim Pengembangan Inovasi dan menjadi Pembina pada Tim tersebut yang telah berhasil membuat aplikasi Tilik,” jelas Muhammad Hadian Noor.
Turut mengikuti sesi Penjurian TOP Digital Awards 2022, dari PT Air Minum Bandarmasih yaitu Afif, S.Kom selaku Asisten Departemen IT; Yakin, S.Kom selaku Supervisor Pengamanan IT; Farida Yunus, SE selaku Supervisor IT Aplikasi; Abdul Hamid selaku Koordinator IT; dan Muhammad Sultan selaku staf Infrastruktur IT.
Sedangkan bertindak selaku Dewan juri Melani K. Harriman, Agnes, dan Subandi.
Baca: TOP Digital Awards 2022, Ajang Penghargaan TI & TELCO Terbesar di Tanah Air Digelar














