Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) memutuskan mengangkat Samsul Hidayat sebagai Direktur Utama perseroan periode 2023- 2027, dikutip dari keterangan resmi di Jakarta, Jumat, 26/05/2023.
RUPST juga menetapkan Eqy Essiqy sebagai Direktur Penyelesaian, Kustodian dan Pengawasan; Dharma Setyadi sebagai Direktur Pengembangan Infrastruktur dan Manajemen Informasi; serta Imelda Sebayang sebagai Direktur Keuangan dan Administrasi.
Jajaran Direksi KSEI periode baru tersebut menggantikan Uriep Budhi Prasetyo yang sebelumnya menjabat Direktur Utama, dan Syafruddin dan Supranoto Prajogo yang sebelumnya menjabat Direktur, yang mana mereka telah habis masa jabatannya.
Direktur Utama KSEI Samsul Hidayat menyampaikan jajaran Direksi KSEI periode 2023- 2027 berkomitmen untuk menyelesaikan program strategis, khususnya yang merupakan proyek tahun jamak.
“Saat ini KSEI memiliki 26 program strategis yang direncanakan rampung secara bertahap, di antaranya berupa pendalaman dan perluasan layanan KSEI pada era digital dengan penguatan infrastruktur, inovasi dan pengawasan yang terintegrasi untuk mewujudkan KSEI sebagai information hub dan financial hub,” jelasnya.
Direktur Utama Samsul Hidayat sebelumnya pernah menjabat sebagai Direktur Perdagangan dan Pengaturan Anggota Bursa PT Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2012- 2015, serta Direktur Penilaian Perusahaan BEI periode 2015- 2018. Ia juga memiliki pengalaman sejak tahun 1992 di Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (Bapepam-LK), Departemen Keuangan Republik Indonesia (Depkeu RI).
Direktur Penyelesaian, Kustodian dan Pengawasan Eqy Essiqy, sebelumnya berkarir di Divisi Pengawasan Transaksi BEI sejak tahun 1997, dengan jabatan terakhir sebagai Kepala Divisi Kepatuhan Anggota Bursa sejak tahun 2018.
Dharma Setyadi yang diangkat sebagai Direktur Pengembangan Infrastruktur dan Manajemen Informasi sebelumnya menjabat sebagai Kepala Divisi Penyelesaian Transaksi dan Administrasi Layanan KSEI. Ia telah berkecimpung sejak tahun 1995, ketika KSEI masih bernama PT Kliring Depositori Efek Indonesia (KDEI), dengan berbagai pengalaman pada Divisi Teknologi Informasi, Divisi Jasa Kustodian Sentral, Divisi Penyedia Infrastruktur Investasi.
Baca juga: BEI Gunakan Denodo untuk Percepat Pengiriman Data Pasar ke Klien














