Popularitas AI, terutama Large Language Models (LLM) dan AI generatif, telah menimbulkan ketertarikan organisasi untuk memanfaatkan peluang yang dibawa oleh AI. Berkaitan dengan itu, Cloudera menyoroti kemampuan yang mendorong aplikasi berbasis AI dan berbagai contoh kasus, dengan cara yang aman, terpercaya dan bertanggung jawab. Ini termasuk dalam LLM Chatbot Augmented with Enterprise Data, yang berfungsi sebagai cetak biru bagi bisnis untuk membangun aplikasi AI mereka sendiri dengan dukungan LLM open source pilihan, menggunakan Cloudera Data Platform.
Dalam paparannya, Daniel Hand – Field CTO, APAC Cloudera, menjelaskan bahwa AI Generatif adalah sebuah cabang Kecerdasan Buatan yang mampu menghasilkan teks, gambar, atau media lain sebagai respons terhadap teks yang kita input. Teks yang kita input ini biasanya disebut sebagai prompt. Prompt inilah yang membuat model Generative AI memberikan respons yang berbeda tergantung pada konteksnya. Beberapa kelompok Generative AI yang paling umum termasuk Text-to-Text, Text-to-Image, dan Text-to-Speech.
“Minat terhadap AI Generatif telah meningkat sejak akhir tahun lalu. Awalnya, hal ini didorong oleh ChatGPT dari OpenAI yang berkembang dari sekadar tool penelitian yang berguna, menjadi agen percakapan yang sangat mumpuni,” tandas Daniel Hand.
Disebutkan bahwa beberapa waktu lalu berbagai pakar dan pemimpin industri berkumpul di Evolve Singapore berbagi lebih banyak mengenai data enterprise dan perannya dalam transformasi industri. Diskusi panel mengenai arsitektur data modern dan data-in-motion memberikan peserta wawasan lebih lanjut mengenai bagaimana mendapatkan kecerdasan real-time dan bisa ditindaklanjuti dalam membantu enterprise memecahkan masalah dengan kreatif, mendorong profit atau mengurangi biaya.
Ajang tahunan Cloudera Data Impact Awards Asia Pacific (APAC) juga diselenggarakan di Evolve Singapore. Data Impact Awards memberikan penghargaan kepada organisasi yang terdepan dalam inovasi berbasis data di kawasan ini, dalam lima kategori berikut, beserta pemenangnya:
- Modernized Data Architecture: Pemenang: CLSA Limited, Hong Kong
- Transformative AI : Pemenang: Oversea-Chinese Banking Corporation Limited (OCBC Bank), Singapura
- Cloud Innovation: Pemenang: UnionBank of the Philippines, Filipina
- Industry Transformation : Pemenang: Bank Negara Indonesia (BNI), Indonesia
- People First : Pemenang: ANZ Bank, Australia
- Data for Good : Pemenang: United Overseas Bank (UOB), Singapura
“Evolve menyediakan panggung bagi enterprise untuk mempelajari cara untuk berinovasi dan menyelesaikan masalah melalui data dan analitik. Peserta tahun ini telah diperlengkapi dengan lebih banyak tools dan saran dari pakar mengenai cara meraih tujuan tersebut, termasuk AI,” ucap Erwin Sukiato, Country Manager Indonesia, Cloudera, hari ini (10/8/2023).
“Karena semakin banyak enterprise mendorong efisiensi dan optimasi operasional dengan AI, mereka harus memastikan bahwa mereka bisa mempercayai AI mereka dan mempercayai data mereka saat data tersebut aman dan terkelola. Ini bisa dicapai dengan baik melalui sebuah arsitektur data modern,” sambungnya.
Meneruskan momentum ini, acara Evolve juga dihelat di Jakarta, hari ini (10/8/2023. Evolve Jakarta diselenggarakan di Hotel Fairmont, Jakarta, dengan tema: “Data Anywhere, Innovation Everywhere”.
Dalam acara ini, Cloudera menampilkan bagaimana strategi data dan AI dapat mentransformasi bisnis di Indonesia, memecahkan masalah dengan kreatif, dan bahkan membantu komunitas. Peserta akan mempelajarinya dari inovator industri, pakar analitik, dan pemimpin data, serta berbagi solusi yang menggembirakan pelanggan dan mengubah permainan.














