Jakarta, ItWorks- Pertamina Lubricants berkolaborasi dengan Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia dan Bulog, berikan pelatihan untuk menciptakan wirausaha muda dalam bidang perbengkelan melalui Enduro Student Program (ESP) dan Enduro Sahabat Komunitas (ESK). Pelatihan ini juga untuk mendukung kesiapan dalam menghadapi era transformasi industri yang kian berkembang pesat.
Dalam kegiatan ini, Pertamina Lubricants mengirimkan 26 peserta yang terdiri dari 16 siswa SMK dari kejuruan Teknik Otomotif, 4 peserta binaan Rumah Pangan Kita (RPK) kolaborasi dengan Bulog, 2 peserta nelayan, 3 peserta komunitas anak muda Agriz, serta 1 peserta dari bengkel Difabel Yogyakarta.
“Program ini merupakan bagian dari komitmen Perusahaan dalam membantu mengembangkan potensi anak muda dalam dunia wirausaha, khususnya industri perbengkelan roda dua, sekaligus menjawab tantangan dunia industri yang terus berubah. Selain untuk menghasilkan wirausaha muda yang kompeten, juga untuk memperkuat ekosistem industri Indonesia dalam menghadapi masa depan yang dinamis,” ujar Corporate Secretary Pertamina Lubricants, Rifqi Budi Prasetyo dalam rilis pers, baru-baru ini, di Jakarta.
ESP dan ESK sendiri merupakan program Creating Shared Value (CSV), yang diluncurkan sejak 2016 dan merupakan program rangkaian pendidikan, pelatihan dan kewirausahaan mandiri. Khususnya di bidang perbengkelan roda dua bagi siswa terpilih dan anak muda dari berbagai SMK dan komunitas.
Program terdiri dari pelatihan teknik sepeda motor bersama Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) Bandung selama satu bulan, dilanjutkan dengan praktik kerja (magang) dan mentorship oleh bengkel mitra binaan Pertamina Lubricants selama 45 hari.
Kegiatan magang bertujuan untuk meningkatkan keterampilan bengkel secara nyata, dimana siswa akan dibekali dengan pelatihan non-teknis dan teknis bersama mekanik. Selain itu, selama program berlangsung, Pertamina Lubricants akan terus membekali siswa dengan berbagai materi, diantaranya adalah character building dan wawasan kebangsaan, pengelolaan limbah dan lingkungan, kewirausahaan (sales dan marketing), product knowledge oli Pertamina dan creative thinking.
Materi ini diberikan agar peserta memiliki pengetahuan dan motivasi yang cukup untuk latihan wirausaha, pelatihan lingkungan dan perencanaan bisnis, dan mendirikan sebuah bengkel mandiri nantinya.. Para peserta kemudian akan diberikan modal kerja untuk mendirikan usaha bengkel, dengan pendampingan dan mentorship berkelanjutan dari Pertamina Lubricants.
Program ini, lanjutnya, selaras dengan komitmen Pertamina Lubricants untuk bekerja sama dengan mitra untuk mendukung kemandirian tenaga muda produktif Indonesia di bidang otomotif. Dengan adanya program ini, diharapkan kemandirian masyarakat dapat terbangun secara berkelanjutan dimana para peserta dapat terus membangun mimpi mereka, membuka lapangan pekerjaan, membangun ekonomi setempat dan menjadi inspirator bagi rekan-rekan sekitarnya.
Sejalan dengan semangat pemberdayaan, Plt. Kepala BBPVP Bandung Elyana Silmia, S.P., M.M juga menuturkan, tujuan dan maksud dari pelatihan ini adalah agar seluruh peserta mampu menjadi Sumber Daya Manusia (SDM) unggul berkualitas yang bisa diandalkan oleh industri global. Selain itu, program ini juga membuka peluang usaha sesuai dengan bidang kejuruan masing-masing peserta, serta mendorong semangat dalam memenuhi kemerdekaan Indonesia.
“Harapan saya, para peserta mengikuti pelaksanaan pelatihan dengan penuh semangat dan disiplin, serta menaati semua tata tertib yang berlaku di BBPP Bandung sampai akhir pelatihan yang nantinya juga akan dibantu oleh Pertamina Lubricants,” pungkasnya. (AC)














