Menyusul kehadiran S23, itel resmi menghadirkan S23+. Secara sekilas, smartphone ini hadir mengusung layar lengkung 6.78 inci beresolusi Full HD+ berjenis AMOLED dengan color gamut 99% DCI-P3 serta menawarkan tingkat kecerahan 500 nits, dan dilapisi pelindung Gorilla Glass 5. Juga, di layarnya terdapat pemindai sidik jari untuk otentifikasi biometric, sementara lubang kecil yang terdapat di tengah bagian atas adalah tempat sensor kamera selfie 32 MP berada.
Bicara soal fitur yang ditawarkan, itel S23+ memiliki apa yang disebut sebagai Dynamic Bar, suatu fitur mirip Dynamic Island di iPhone, yang memungkinkan pengguna untuk memeriksa notifikasi panggilan masuk, reminder, dan status baterai. Hanya saja fitur ini baru tersedia setelah ada update perangkat lunak.
Beralih ke spesifikasi lainnya, itel S23+ mengusung kamera 50 MP dan satu sensor tambahan dan LED flash yang tertancap di bagian belakang begitu terlihat mencolok. Kamera smartphone memiliki fitur eye tracking dan potraite lite untuk portrait yang lebih baik.
Nah, untuk mendukung kinerjanya itel S23+ disokong oleh prosesor Unisoc T616 ditandemdengan RAM 8GB RAM LPDDR4X RAM (+8GB virtual) dan memori internal 256GB UFS 2.0. Dikatakan bahwa smartphone ini telah menggunakan Atom Storage Technology yang secara otomatis mendeteksi dan mengatur data terfragmentasi, sehingga pengguna tidak perlu khawatir dengan kinerja smartphone akan semakin buruk seiring berjalannya waktu. Selain itu teknologi ini juga disebut bisa menjaga kecepatan baca dan tulis tetap seperti baru, dengan penurunan kecepatan hanya sebesar 3% setelah empat tahun.
Itel S23+ menjalankan Android 13 yang dipermanis dengan itelOS 13 di atasnya, kemudian disertai juga dengan asisten suara AI Aivana GPT. Untuk menyuplai daya, smartphone ini ditenagai oleh baterai 5000 mAh yagn bisa diisi via port USB-C dengan fast charging ut to 18 W.
Smarthone itel S23+ diracik dengan bodi berdimensi 7,9 mm dan bobot 178 gram. Smartphone ini juga telah ditanamkan chip NFC di dalamnya.
Menariknya, seperti dilansir laman GSMarena, dengan spek dan fitur yang disajikan smartphone ini dijual dengan harga $120 (Rp1,8 jutaan) dan diluncurkan di negara-negara Afrika terlebih dahulu. Apakah smartphone ini juga bakal masuk Indonesia, kita tunggu saja perkembangannya.














