Penetrasi internet fixed broadband di Indonesia hingga saat ini masih tergolong rendah jika dibandingkan dengan negara-negara tetangga yaitu berkisar 15%.
Demikian disampaikan Sekretaris Perusahaan PLN Icon Plus Heni Utari Ambarwati dikutip dari pemberitaan media nasional (21/12/2023).
Ia mengungkapkan, untuk memperluas penetrasi tersebut pihaknya akan membangun layanan internet di daerah-daerah yang masih belum terjangkau oleh provider lain. Icon Plus juga akan mengambil segmen market yang berbeda, yakni segmen menengah dan menengah ke bawah.
“Hal ini tentunya didukung dengan infrastruktur PLN yang sudah tersedia luas di seluruh Indonesia sehingga Iconnet dapat memberikan layanan Internet yang terjangkau sesuai segmen yang ditargetkan,” kata Heni.
Heni mengatakan, market size internet fixed broadband di Indonesia masih terus meningkat, seiring dengan kebutuhan internet yang tidak bisa dilepaskan dari masyarakat.
“Baik untuk kebutuhan hiburan, sekolah, pekerjaan dan lainnya,” ucapnya.
Di tahun 2024, Iconnet juga diproyeksikan akan terus mengalami pertumbuhan dengan meraih pangsa pasar internet fixed boradband di daerah yang belum banyak digarap oleh provider lain.
Iconnet berupaya menjaga keandalan layanan internet dengan komitmen penyelesaian gangguan yang cepat.
Salah satu hal yang dilakukan oleh PLN Icon Plus adalah menghadirkan aplikasi MyICON+. Tujuannya mempermudah akses pelanggan Iconnet untuk melakukan pengaduan dan pemantauan terhadap penyelesaian gangguan yang terjadi.
Baca juga: Strategi PLN Icon Plus Bidik 2 Juta Pelanggan di Tahun 2024













