Jakarta, ItWorks- Penggabungan ketiga platform ini terjadi satu dekade setelah SEEK mengakuisisi pasar tenaga kerja online terkemuka di Asia: Jobstreet dan Jobsdb. Didukung oleh teknologi kecerdasan buatan (AI) kelas dunia milik SEEK, melalui integrasi, perusahaan kini dapat memanfaatkan talent pool yang diperluas. Sementara pencari kerja dapat mengakses lebih banyak peluang karir di delapan pasar Asia Pasifik.
SEEK telah berhasil mengintegrasikan tiga platform pasar tenaga kerja di Asia Pasifik – SEEK, Jobstreet, dan Jobsdb – yang akan beroperasi di bawah satu platform yang didukung oleh teknologi AI kelas dunia milik SEEK. Integrasi ini menyatukan jutaan pencari kerja dan pemberi kerja di seluruh wilayah Asia Pasifik untuk menghubungkan lebih banyak orang yang tepat dengan pekerjaan yang tepat.
Terjadinya transformasi platform Jobstreet bermula dari investasi SEEK sebesar AUD$180 juta yang dilakukan melalui akuisisi Jobstreet dan Jobsdb 10 tahun yang lalu. “Di SEEK, semua yang kami lakukan adalah untuk para pelanggan. Melalui satu platform terintegrasi ini, kami sekarang dapat menawarkan produk kami kepada jutaan orang di seluruh Asia dengan cara yang baru, sehingga pelanggan kami dapat menemukan pekerjaan dan talenta dengan lebih mudah. Hal ini menempatkan kami pada posisi yang lebih kuat, lebih dari sebelumnya, untuk mewujudkan ambisi kami dalam membantu 500 juta orang mengembangkan karir mereka dengan lima juta perusahaan di kawasan Asia Pasifik,” kata Peter Bithos, CEO, Asia, SEEK dalam acara konferensi Pers – Integrasi Platform SEEK, Jobstreet, dan Jobsdb Kawasan Asia Pasifik pada (27/02/2024), di Jakarta.
Menyediakan Akses Lebih Banyak
Intergasi dan inovasi baru ini akan menyediakan akses ke lebih banyak pencari kerja dan peluang kerja di Indonesia dan seluruh Asia Pasifik. Berdasarkan laporan eksklusif terbaru bertajuk “Rekrutmen, Kompensasi, dan Manfaat 2024” yang dirilis oleh Jobstreet by SEEK, pasar kerja Indonesia memiliki momentum yang positif memasuki tahun 2024 dengan mengungkap antisipasi peningkatan aktivitas perekrutan, stabilitas tenaga kerja yang lebih baik, dan praktik-praktik di tempat kerja yang terus berkembang.
Perusahaan melihat tahun 2024 sebagai periode yang tepat untuk merekrut, memberikan peluang baik bagi mereka yang sedang mencari tenaga profesional yang ahli. Hal tersebut mengindikasikan adanya kebutuhan yang semakin besar bagi perusahaan untuk dapat terhubung secara lebih efektif dengan para talenta di Indonesia dan Asia Pasifik.
Guna mendukung aktivitas perekrutan yang meningkat, perusahaan kini dapat memanfaatkan kumpulan talenta yang lebih luas, yaitu lebih dari 40 juta orang di delapan pasar Asia Pasifik, dan talenta dapat mengakses lebih banyak peluang kerja dari lebih dari 2,5 juta perusahaan – termasuk lebih banyak peluang kerja jarak jauh. Hal ini selaras dengan data Jobstreet by SEEK, yang menunjukkan semakin banyak perusahaan yang menerapkan pola kerja hybrid.
Fitur-fitur baru SEEK dapat membantu para perekrut untuk mengatasi tantangan-tantangan ini di tahun mendatang, dan untuk merencanakan tenaga kerja mereka di masa depan dengan lebih baik.
Tercatat setelah COVID, data pengangguran menurun menjadi 5.3%, dan dalam setiap lowongan kerja yang dibuka ada peningkatan pengajuan lamaran pekerjaan sebesar 24%. Hal tersebut menunjukkan bahwa adanya peningkatan aktivitas perekrutan dan daya saing pencari kerja.
Melalui integrasi ini, pencarian pekerjaan akan 25% lebih efektif dan relevan. Di sisi perusahaan, proses seleksi kandidat dapat dilakukan lebih cepat dengan memanfaatkan AI, di mana 75% kandidat Indonesia mementingkan proses rekrutmen yang lancar dan tepat waktu.
“Seiring dengan era digital yang menjadi pusat perhatian, transformasi ini mencerminkan upaya berkelanjutan Jobstreet by SEEK untuk tetap menjadi yang terdepan dalam kemajuan industri dan untuk terus meningkatkan dan mempermudah proses perekrutan,” kata Varun Mehta, COO, Indonesia, Jobstreet by SEEK, menambahkan.
Teknologi AI
Platform SEEK ini menghadirkan manfaat AI pada platform Jobstreet dan Jobsdb di Asia, yang bertujuan untuk meningkatkan pengalaman pengguna bagi pemberi kerja dan pencari kerja di seluruh Asia Pasifik. Setelah integrasi ini, SEEK sekarang dapat memanfaatkan kumpulan data yang lebih besar di seluruh Asia Pasifik, dengan memberdayakan algoritma AI-nya untuk memberikan kecocokan yang lebih tepat dan relevan antara perusahaan dan pencari kerja. Pada akhirnya, hal ini akan menghasilkan pengalaman pengguna yang lebih baik dan mempercepat proses perekrutan di platform Jobstreet dan Jobsdb.
Bagi pemberi kerja, platform ini menggunakan model AI untuk menilai kecocokan pencari kerja dan memberikan rekomendasi yang sangat personal dengan memproses data dari berbagai sumber, termasuk resume, deskripsi iklan lowongan kerja, dan perilaku pemberi kerja untuk pengalaman kerja sebelumnya. Hal ini memungkinkan pemberi kerja untuk merekrut dengan cepat dan tepat.
Pemberi kerja juga dapat mempercepat proses seleksi dengan menambahkan pertanyaan-pertanyaan yang direkomendasikan oleh AI di iklan lowongan kerja mereka. Untuk membuat proses pencarian kerja menjadi lebih efisien dan relevan bagi pencari kerja, mereka kini dapat dengan mudah dicocokkan dengan pekerjaan yang direkomendasikan oleh AI yang paling sesuai dengan kualifikasi mereka berdasarkan pengalaman dan keterampilan mereka.
Memanfaatkan AI, SEEK juga memprediksi kapan seseorang menjadi kandidat kuat untuk suatu posisi dengan menunjukkan tanda “calon pelamar kuat”, sehingga pencari kerja dapat membuat keputusan yang lebih tepat untuk melamar suatu posisi. “Potensi AI lebih dari sekadar efisiensi. Kami senang dapat memfasilitasi pencarian pekerjaan yang lebih sesuai antara perusahaan dan pencari kerja, dengan dukungan teknologi AI berkelas dunia yang canggih dari SEEK, kedua belah pihak dapat lebih mudah terhubung. AI dapat membantu memberikan keadilan dalam perekrutan. Melalui AI, kami berkomitmen untuk meningkatkan inklusivitas dan menyamakan kesempatan bagi semua orang. Inisiatif seperti seekMAX memberdayakan individu untuk memetakan jalur karir mereka melalui platform Jobstreet by SEEK,” ucap Grant Wright, GM Marketplace & AI Products, SEEK.
Melalui ketiga platform yang terintegrasi se-Asia Pasifik, SEEK sekarang dapat meningkatkan penggunaan wawasan berbasis data, pengujian produk, dan inovasi dengan cepat. (AC)














