ItWorks- Delegasi Azerbaijan yang dipimpin Kepala Badan Pelayanan Publik dan Inovasi Sosial Azerbaijan Ulvi Mehdiyev, mengunjungi Mal Pelayanan Publik (MPP) Provinsi DKI Jakarta, Selasa (02/07). Kunjungan ini dilakukan untuk melihat MPP yang merupakan adopsi dari ASAN Xidmat milik Azerbaijan, sebagai tempat pelayanan publik terintegrasi.
Pada kesempatan ini, Delegasi Azerbaijan disambut oleh Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi DKI Jakarta Benni Aguscandra. Turut hadir dalam kunjungan ini Duta Besar Azerbaijan untuk RI Jalal Mirzayev; Director General for Innovations Center SAPSSI Vusal Rustamov; serta Director General for International Affairs SAPSSI Mahammadali Khudaverdiyev.
Beberapa pejabat hadir mendampingi, di antaranya Plt. Deputi Bidang Pelayanan Publik Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), Akik Dwi Suharto Rudolfus, Asisten Deputi Perumusan Sistem dan Strategi Kebijakan Pelayanan Publik Muhammad Yusuf Kurniawan; Asisten Deputi Pemberdayaan Partisipasi Masyarakat Insan Fahmi; serta Asisten Deputi Koordinasi dan Fasilitasi Strategi Pengembangan Praktik Terbaik Pelayanan Publik Ajib Rakhmawanto, dan lainnya.
Dalam kesempatan itu, diperlihatkan berbagai layanan yang tersedia serta penerapan digitalisasi dan inovasi yang telah dilakukan dalam layanan di pusat pelayanan terpadu di DKI Jakarta. Selain itu, juga dilakukan pertukaran pengalaman dan praktik baik penyelenggaraan pelayanan publik dari Indonesia dan Azerbaijan.
Sebelumnya, dalam rangkaian kdegiatan ini, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) menyelenggarakan sharing session Best Practice Kebijakan Pelayanan Publik Terintegrasi. Kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari rangkaian agenda kunjungan State Agency for Public Service and Social Innovation (SAPSSI) Republik Azerbaijan di Indonesia.
Kepala Badan Pelayanan Publik dan Inovasi Sosial Azerbaijan Ulvi Mehdiyev dalam sambutannya menyampaikan bahwa pihaknya sangat terbuka dengan berbagai kerja sama, terutama dari pemerintah daerah di Indonesia, untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik. “Kami berkomitmen untuk terus menjalin kolaborasi dengan Kementerian PANRB dan kami pun juga berharap dapat mendukung semua provinsi yang ada di indonesia dalam mengimplementasikan Mal Pelayanan Publik (MPP) seperti Azerbaijani Service and Assessment Network (ASAN) Xidmat di daerahnya,” paparnya dalam acara Sharing Session yang diikuti oleh para perwakilan pemerintah daerah di Indonesia, di Jakarta (02/07/2024), dirilis Humas KemenPANRB, baru-baru ini.
Ulvi kemudian menjelaskan bagaimana ASAN yang memiliki arti “mudah” sebagai sebuah pelayanan terpadu diterapkan di Azerbaijan. “Kami memberikan lebih dari 400 layanan dengan prinsip transparansi, integrasi, dan tanpa birokrasi berbelit, itulah kenapa kami beri nama mudah,” ungkapnya.
ASAN Xidmat menempati peringkat pertama di bidang pelayanan publik dan menerima penghargaan atas inovasi dalam aplikasi teknologi modern dari Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada tahun 2015. ASAN juga mendapat penghargaan sebagai pusat layanan publik terbaik pada tahun 2023 lalu.
Pencapaian tersebut tidak hanya menggarisbawahi efektivitas pemberian layanan tapi juga menunjukkan komitmen Azerbaijan dalam memberikan pelayanan publik. Dengan demikian, Azerbaijan dapat menjadi salah satu negara yang dapat memberikan pembelajaran terbaik di bidang pelayanan publik. (AC)














