ItWorks
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
ItWorks
No Result
View All Result

Awas! Menyusup ke Google Play, 11 Juta Orang Terjangkit Trojan Necro

Fauzi
25 September 2024 | 14:00
rubrik: Digital
Studi: Ancaman Siber Meningkat Selama Pandemi Covid-19

Ilustrasi, Image: Istimewa

Share on FacebookShare on Twitter

Pada akhir Agustus 2024 lalu, para ahli Kaspersky mengidentifikasi versi baru Trojan Necro yang disebut telah menyusup ke beberapa aplikasi populer di Google Play dan memodifikasi aplikasi pada platform tidak resmi, termasuk Spotify, WhatsApp, dan Minecraft.

Necro adalah pengunduh Android yang mengunduh dan menjalankan komponen berbahaya lainnya pada perangkat yang terinfeksi berdasarkan perintah yang dikeluarkan oleh pembuat Trojan. Solusi Kaspersky mencatat serangan Necro yang menargetkan pengguna di Rusia, Brasil, Vietnam, Ekuador, dan Meksiko sebagai bagian dari kampanye berbahaya ini.

Kemampuan Trojan Necro
Varian Necro yang ditemukan oleh para ahli Kaspersky dapat mengunduh modul ke ponsel cerdas yang terinfeksi yang menampilkan iklan di jendela tak terlihat dan mengkliknya, mengunduh file yang dapat dieksekusi, menginstal aplikasi pihak ketiga, dan membuka tautan acak di jendela WebView tak terlihat untuk mengeksekusi kode JavaScript. Berdasarkan karakteristik teknisnya, Trojan tersebut kemungkinan juga mampu membuat pengguna berlangganan layanan berbayar. Selain itu, modul yang diunduh memungkinkan penyerang untuk mengalihkan lalu lintas internet melalui perangkat korban. Hal ini memungkinkan penjahat siber untuk mengunjungi sumber daya yang dilarang atau diinginkan menggunakan perangkat korban, yang berpotensi memanfaatkannya sebagai bagian dari botnet proksi.

Aplikasi yang Terinfeksi pada Platform Tidak Resmi
Penemuan pertama Necro oleh para ahli perusahaan adalah pada versi modifikasi Spotify Plus. Pembuat aplikasi tersebut mengklaim bahwa aplikasi tersebut aman untuk perangkat dan menawarkan fitur tambahan yang tidak ditemukan pada aplikasi streaming musik resmi.
Selanjutnya, para ahli juga menemukan versi modifikasi WhatsApp yang berisi pengunduh Necro, diikuti oleh versi terinfeksi dari permainan populer, termasuk Minecraft, Stumble Guys, dan Car Parking Multiplayer. Necro disematkan ke dalam aplikasi ini melalui modul iklan yang tidak terverifikasi.

BACA JUGA:  Tips Menjaga Data Pribadi

Aplikasi yang Terinfeksi di Google Play
Kampanye Necro meluas ke luar platform pihak ketiga dan juga ditemukan di Google Play. Pengunduh berbahaya tersebut ditemukan di aplikasi Wuta Camera dan Max Browser. Menurut statistik Google Play, unduhan gabungan dari aplikasi ini melebihi 11 juta. Pada platform ini, Necro juga didistribusikan melalui modul iklan yang tidak terverifikasi. Setelah laporan Kaspersky ke Google, kode berbahaya tersebut dihapus dari Wuta Camera, dan Max Browser dihapus dari toko. Namun, pengguna masih berisiko menemukan Necro pada platform tidak resmi.

“Pengguna sering mengunduh aplikasi yang dimodifikasi dan tidak resmi untuk melewati batasan dalam aplikasi resmi atau untuk mengakses fitur gratis tambahan. Penjahat siber memanfaatkan perilaku ini, menyebarkan malware dengan aplikasi ini karena tidak ada moderasi pada platform pihak ketiga,” komentar Dmitry Kalinin, pakar keamanan siber di Kaspersky.

“Perlu dicatat juga bahwa versi Necro yang tertanam dalam aplikasi ini menggunakan teknik steganografi, menyembunyikan muatannya dalam gambar agar tidak terdeteksi – metode yang sangat langka untuk malware seluler,” sambungnya.

Solusi keamanan Kaspersky melindungi terhadap Necro dan mendeteksi pengunduh sebagai Trojan-Downloader.AndroidOS.Necro.f dan Trojan-Downloader.AndroidOS.Necro.h, dengan komponen berbahaya diidentifikasi sebagai Trojan.AndroidOS.Necro.

Adapun untuk melindungi terhadap ancaman dunia maya Android ini dan lainnya, pakar Kaspersky juga menyarankan:

• Unduh aplikasi hanya dari sumber resmi;

• Perbarui sistem operasi dan aplikasi yang terinstal secara berkala;

• Gunakan solusi keamanan yang andal dari produsen tepercaya yang produknya diverifikasi oleh lab pengujian independen.

Tags: Cyber crimeKasperskyTrojan Necro
Previous Post

Bea dan Cukai Sosialisasikan Aturan Kepabeanan dan Cukai Bagi Pekerja Migran

Next Post

Mendag Minta e-Commerce Terus Libatkan Pelaku UMKM

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TOP DIGITAL AWARDS

hanwha-life-top-digital-awards-2025-level-stars-5

Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Teguh Imam Suyudi
23 December 2025 | 16:00

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen TOP Digital Awards 2025

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan Bergengsi TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
7 December 2025 | 09:00

Moratelindo TOP Digital Awards

Moratelindo Perkuat Kepemimpinan Transformasi Digital Lewat Dua Penghargaan Nasional TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
6 December 2025 | 09:00

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Fauzi
5 December 2025 | 13:58

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

Ahmad Churi
5 December 2025 | 11:14

Load More

TERPOPULER

  • Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • BRIN Dorong Kebijakan Responsif untuk Tata Kelola AI Data Center di Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Studi Akamai: Bank Jadi Target Utama Serangan Siber Finansial Global di Asia Pasifik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Acer Kenalkan Jajaran Workstation dan Komputer Desktop Veriton

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Termasuk Monitor QD-LED, Ini Deretan Produk Visual Terbaru Acer

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
iklan bni
cover it works
cover it works

ICT PROFILE

Transformasi Digital Kian Gencar, Akamai Luncurkan Akamai Connected Cloud dan Layanan Baru

Tunjuk Fiona Zhang, Akamai Perkuat Strategi Channel-First Kawasan APJ

Fauzi
8 April 2026 | 16:26

Akamai menunjuk Fiona Zhang sebagai Wakil Presiden Regional Bidang Penjualan dan Program Saluran untuk kawasan Asia-Pasifik dan Jepang. Penunjukan Fiona...

Intel Tunjuk Pimpinan Baru untuk Kawasan APJ

Intel Tunjuk Pimpinan Baru untuk Kawasan APJ

Fauzi
7 April 2026 | 11:46

Intel Corporation mengumumkan penunjukan Santhosh Viswanathan sebagai Vice President and Managing Director untuk kawasan Asia Pasifik dan Jepang (APJ). Dengan...

EXPERT

Red Hat Berambisi Capai Target Net Zero Emisi Gas Rumah Kaca di 2030

Titik Infleksi AI Selanjutnya: Mengubah Agen AI Menjadi ‘Superusers’ di Enterprise

Fauzi
21 May 2026 | 14:39

Oleh: Matt Hicks, President and CEO, Red Hat Jika Anda menyaksikan keynote di hari pertama Red Hat Summit 2026, Anda...

Seiring Jaringan yang Kian Cerdas, Ketahanan Telekomunikasi Akan Bergantung pada AI yang Tepercaya

Fauzi
20 May 2026 | 10:35

Oleh: Athul Prasad, Global Director, AI Industry Solutions, Telco, Media & Entertainment, Cloudera Ketahanan dalam industri telekomunikasi dulu berarti menjaga...

TIK TALKS

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

redaksi
16 August 2022 | 15:30

Di masa akan datang banyak aplikasi yang akan membutuhkan low latency connectivity. Lalu apa kaitannya dengan Edge DC yang hadir...

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

redaksi
15 August 2022 | 12:30

Bagaimana cara mengolah Big Data sehingga dapat divisualisasikan, serta bagaimana dapat melakukan analitik dan dapat memprediksikan apa yang harus dilakukan...

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Itworks - Inspire Great & Telco for Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto