ItWorks
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
ItWorks
No Result
View All Result

Raih Indeks SPBE 3,62, Ini Inovasi Digital Pemprov Aceh

Ahmad Churi
6 January 2025 | 15:15
rubrik: E-Gov
Raih Indeks SPBE 3,62, Ini Inovasi Digital Pemprov Aceh
Share on FacebookShare on Twitter

ItWorks- Berada di ujung Barat Indonesia, tak menyurutkan semangat Pemerintah Aceh untuk menghadirkan layanan publik di Tanah Rencong berbasis teknologi digital. Melalui ekosistem digitalisasi, Pemerintah Provinsi Aceh berhasil menunjukkan keseriusannya dengan meraih indeks Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) 3,62 di tahun 2024.

Komitmen Pemerintah Aceh tersebut tersebut diakui secara nasional yang ditunjukkan dengan keberhasilan dengan meraih penghargaan sebagai Top 10 Pemerintah Provinsi dalam Digital Government Award (DGA) pada acara sistem pemerintahan berbasis elektronik (SPBE) Summit tahun 2024. DGA merupakan apresiasi penerapan pemerintah digital bagi kementerian/lembaga dan pemerintah daerah yang diinisiasi oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB).

Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian Aceh Marwan Nusuf menyampaikan bahwa salah satu kunci kesuksesan dalam penerapan ekosistem digitalisasi adalah komitmen atau niat yang kuat. Dikatakan, keunggulan yang diterapkan Pemerintah Provinsi Aceh dalam memperbaiki digitalisasi yakni penguatan dalam regulasi.

Pemerintah Provinsi Aceh memiliki Qanun Aceh No. 7/2020 tentang Sistem Informasi Aceh Terpadu (SIAT). Untuk diketahui, SIAT merupakan sistem informasi yang dibangun secara terintegrasi dengan SPBE pengelolaan satu data, layanan keterbukaan informasi publik, dan Aceh Cerdas, untuk kebutuhan pembangunan dan pelayanan masyarakat Aceh. “Dalam kanun itu sudah mencakup empat hal itu, termasuk Keterbukaan Informasi Publik, termasuk Satu Data, sistem informasi terintegrasi, dan Aceh Cerdas. Kita buat satu aturan yang menjurus kepada penggunaan ataupun pemanfaatan SPBE, karena kita tidak boleh lari dari SPBE. Inilah salah satu bentuk inovasi yang kita buat,” ujarnya dilansir melalui portal web resmi KemenPANRB, baru-baru ini.

Lebih lanjut dikatakan bahwa hal tersebut merupakan upaya agar SPBE lebih berkualitas, lebih efektif, lebih menggigit dalam pelaksanaannya/penerapannya. Dalam perjalannya, Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian Aceh juga melakukan kolaborasi dengan pihak atau sektor lain.

BACA JUGA:  87 Persen Anggaran Kementerian Kominfo Tahun 2021 akan Dialokasikan untuk Program Prioritas

Miliki 128 Aplikasi

Saat ini Pemerintah Aceh memiliki 128 aplikasi yang sudah terintegrasi. Disampaikan, Pemerintah Aceh juga memiliki Peraturan Gubernur Aceh No. 67/2019 tentang Perubahan Atas Peraturan Gubernur Aceh No. 29/2017 tentang Pengelolaan Teknologi Informasi dan Komunikasi di Lingkungan Pemerintah Aceh. Berdasarkan aturan tersebut, jika ada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang ingin membuat aplikasi, maka harus mendapat rekomendasi dari Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian Aceh satu tahun sebelumnya.

Dalam prosesnya, OPD yang bersangkutan harus terlebih dahulu mendapatkan rekomendasi, kemudian diproses oleh tim terkait dengan menilai kelayakan dari aplikasi atau server tersebut, baik dari sisi kemanfaatan maupun dari sisi anggaran. Tim yang dimaksud terdiri Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian, Badan Perencana Pembangunan Daerah, Badan Pengelolaan Keuangan Daerah, dan Inspektorat.

Setelah prosedur tersebut dilalui, aplikasi bisa diusulkan, kemudian diproses oleh tim anggaran Pemerintah Aceh. “Karena di sini ada yang namanya tim Sistem Informasi Aceh Terpadu atau tim SIAT. Jadi kita hire orang yang mengerti di bidang itu. Kalau aplikasi itu sifatnya sederhana, tidak perlu dibuat pengadaan, cukup dibuat oleh tim ini. dan ini banyak kita lakukan, dan hal ini juga termasuk efisiensi anggaran,” ungkapnya.

Diceritakan, selain digitalisasi pelayanan publik, Pemerintah Aceh juga menerapkan digitalisasi pada sistem birokrasi, salah satunya yakni Tanda Tangan Elektronik (TTE). Disampaikan, selama puluhan tahun Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian Aceh telah berusaha meyakinkan para pejabat di lingkup Pemerintah Aceh, khususnya para pengambil keputusan untuk menggunakan TTE. “Di atas 95 persen sudah memiliki tanda tangan elektronik (TTE) atau sertifikat elektronik. Jadi, mereka menggunakan TTE atau sertifikat elektronik sekarang, silahkan aja. Itu memang kita yakinkan pimpinan, termasuk Pak Pj. Gubernur sudah ada. Jadi, kita perlu meyakinkan pimpinan bahwa ini harus kita buat,” ungkapnya.

BACA JUGA:  Pemkab Kutim Resmikan Kampung Bahari Nusantara

Dalam implementasinya, Marwan dan jajaran juga melakukan jemput bola ke OPD dan bekerja sama dengan Badan Arsip dalam menggunakan Srikandi. “Jadi, sekarang penerapan Srikandi di Pemerintah Aceh sudah banyak OPD yang menerapkan sistem persuratannya melalui Srikandi. Tanpa TTE dan Sertifikat Elektronik, sudah pasti Srikandi tidak bisa dilakukan,” ujarnya. (AC)

Tags: SPBE Pemprov ACEH
Previous Post

Teknologi Canggih untuk Memenuhi Ambisi Kendaraan Listrik Indonesia: Mendorong Kualitas dan Efisiensi

Next Post

Diliputi Ketidakpastian Global, Ini Fokus APBN Kita

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TOP DIGITAL AWARDS

TOP Digital Awards 2026: Concentrix Perkuat Digital Trust melalui Tata Kelola AI dan Keamanan Siber

TOP Digital Awards 2026: Concentrix Perkuat Digital Trust melalui Tata Kelola AI dan Keamanan Siber

Agus Haryanto
8 October 2026 | 08:34

TOP Digital Awards: PA Salatiga Mantapkan Transformasi Digital Menuju Trusted Digital Justice

TOP Digital Awards: PA Salatiga Mantapkan Transformasi Digital Menuju Trusted Digital Justice

Ahmad Churi
7 October 2026 | 15:25

phe-andalkan-ai-dorong-transformasi-digital-bisnis

TOP Digital Awards 2026: PHE Dorong Bisnis Hulu dengan AI dan Inovasi Digital

Teguh Imam Suyudi
7 October 2026 | 10:00

TOP Digital Awards 2026: SANTRIMO Jadi Platform Unggulan Layanan Digital Pengadilan Agama Jakarta Timur

TOP Digital Awards 2026: SANTRIMO Jadi Platform Unggulan Layanan Digital Pengadilan Agama Jakarta Timur

Ahmad Churi
5 October 2026 | 22:48

TOP Digital Awards 2026: Bank Jombang Pacu Transformasi Digital, AI Perkuat Analisis Kredit

TOP Digital Awards 2026: Bank Jombang Pacu Transformasi Digital, AI Perkuat Analisis Kredit

Ahmad Churi
5 October 2026 | 21:13

Load More

TERPOPULER

  • Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Aduan Konten, Tempat Masyarakat Adukan Konten-Konten Radikal dan Pornografi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ada Ancaman Mengintai di Game Online Roblox

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Penawaran Surat Utang Sebesar US$350 Juta Dengan Jangka Waktu 5 Tahun PT Tower Bersama Infrastructure Tbk

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Peneliti: “GoTo Sudah Penuhi Kualifikasi Perlindungan Data Pribadi”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
iklan bni

ICT PROFILE

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Fauzi
23 June 2026 | 14:43

Google Cloud menunjuk Karim Siregar sebagai Country Director untuk Indonesia. Karim akan memimpin operasional dan strategi pasar Google Cloud di...

Transformasi Digital Kian Gencar, Akamai Luncurkan Akamai Connected Cloud dan Layanan Baru

Tunjuk Fiona Zhang, Akamai Perkuat Strategi Channel-First Kawasan APJ

Fauzi
8 April 2026 | 16:26

Akamai menunjuk Fiona Zhang sebagai Wakil Presiden Regional Bidang Penjualan dan Program Saluran untuk kawasan Asia-Pasifik dan Jepang. Penunjukan Fiona...

EXPERT

Survei: 80% Perusahaan Nyatakan AI Masih Terhambat oleh Tantangan Akses Data

Agen AI Menguji Asumsi Keamanan Perusahaan

Fauzi
2 October 2026 | 15:36

Oleh: Carolyn Duby, Field CTO dan Cybersecurity Lead, Cloudera ItWorks.id - Pembahasan keamanan siber seputar AI sering kali berpusat pada...

Adopsi AI Makin Tinggi, Keamanan Siber Harus Diperkuat

Adopsi AI Makin Tinggi, Keamanan Siber Harus Diperkuat

Ahmad Churi
24 September 2026 | 16:30

Oleh: Sheila S. Fauzi Regional Marketing Manager, Concentrix. Dewasa ini perkembangan penggunaan atau adopsi teknologi kecerdasan artifisial (AI) di Indonesia...

TIK TALKS

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

redaksi
16 August 2022 | 15:30

Di masa akan datang banyak aplikasi yang akan membutuhkan low latency connectivity. Lalu apa kaitannya dengan Edge DC yang hadir...

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

redaksi
15 August 2022 | 12:30

Bagaimana cara mengolah Big Data sehingga dapat divisualisasikan, serta bagaimana dapat melakukan analitik dan dapat memprediksikan apa yang harus dilakukan...

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Itworks - Inspire Great & Telco for Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto