ItWorks
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
ItWorks
No Result
View All Result

TOP Digital Awards 2021: Diskominfotik Provinsi Lampung, Terapkan SPBE Menuju Analisis Big Data di 2025

redaksi
9 November 2021 | 22:00
rubrik: Digital, E-Gov, Event
TOP Digital Awards 2021: Diskominfotik Provinsi Lampung, Terapkan SPBE Menuju Analisis Big Data di 2025
Share on FacebookShare on Twitter

Penulis: Fauzi

Banyak hal diungkap Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Diskominfotik) Provinsi Lampung dalam paparannya di hadapan para juri Top Digital Awards 2021. Pada kesempatan ini Ganjar Jationo, S.E., M.AP., Kepala Dinas Diskominfotik Provinsi Lampung, membawakan tema paparan ‘Pemanfaatan TIK dan Implementasi SPBE di Lingkungan Pemprov Lampung’.

Sebelum membahas lebih jauh terkait pemanfaatan TIK dan berbagai inovasi yang telah dihadirkan, Diskominfotik Provinsi Lampung, mengungkap visi yang diusungnya, yakni ‘Terwujudnya Pusat Informasi dan Komunikasi untuk Menunjang Pembangunan Daerah Menuju Lampung Unggul dan Berdaya Saing’.

Sejurus dengan visi yang dicanangkan, Diskominfotik Provinsi Lampung memiliki misi, antara lain:

  • Meningkatkan Daya Dukung Infrastruktur Teknologi Komunikasi dan Informasi untuk Memperluas Akses Masyarakat terhadap Informasi Pembangunan Daerah.
  • Meningkatkan Kompetensi Sumber Daya Manusia bidang Komunikasi dan Informatika secara Profesional.
  • Meningkatkan Kualitas Layanan Komunikasi dan Informasi kepada Masyarakat dalam rangka Mewujudkan Masyarakat Berbudaya Informasi.

“Kalau disingkat, pertama aspek infrastruktur, kedua aspek sumber daya manusia, dan ketiga adalah aspek layanan atau outputnya,” kata Ganjar.

Sementara dari sisi anggaran, untuk mengampu urusan TIK di Provinsi Lampung, Diskominfotik memiliki komposisi anggaran bidang IT sebanyak Rp14,6 miliar dari total anggaran Rp47,44 miliar. Atau secara persentasi anggaran TIK terhadap total anggaran instansi sebesar 31%.

Implementasi SPBE
Seperti dikatakan Ganjar sesuai Ketentuan Perpres No. 95 Tahun 2018 tentang Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE), setiap daerah diwajibkan untuk memiliki Dokumen Rencana, yang disebut sebagai Peta Rencana SPBE.

SPBE merupakan rumpun yang juga di dalamnya adalah tentang penyediaan infrastruktur. Jadi di dalam rumpun fungsi informatika ada dua bidang, ada bidang SPBE dan bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi. “Cakupan dari peta rencana itu mencakup tata kelola SPBE, tata kelola itu tadi penataan SDM, penataan sumber daya bersendikan regulasi sehingga menghasilkan rumpun kedua layanan SPBE. Layanan SPBE mutlak pasti menggunakan tools yang namanya TIK, nah merangkai itu semua masuk ke rumpun sumber daya manusia untuk mewujudkan rumpun satu, dua, dan tiga,” jelas Ganjar di hadapan para juri.

BACA JUGA:  Catat Nomor Kontak WA Isoman Kemkes: 081110500567

Selain memiliki peta rencana, dalam penerapan SPBE, Diskominfotik Provinsi Lampung juga telah menyusun Road Map SPBE dari tahun 2021-2025.

“(Tahap) pertama pengembangan fondasi SPBE, Alhamdulillah di tahun 2021-2022 kami masih mencoba berkutat di penguatan regulasi dan penyediaan optimalisasi TIK dan peningkatan kualitas SDM. Baru di tahun besok (2022-2023) kita coba masuk ke integrasi layanan SPBE, integrasi layanan publik, baik di internal pemerintah maupun pelayanan publik dalam satu sistem yang terintegrasi ditambah lagi kita punya mandat atas lahirnya Perpres Satu Data Indonesia. Setelah itu cukup mapan, (setelah) kita integrasikan berbagai jenis layanan, mulai kita tata juga manajemen layanannya. Nah, di 2025 kami coba masuk ke dalam analisis Big Data,” ungkap Ganjar.

Layanan Unggulan dan Indeks SPBE
Perihal layanan yang telah dikembangkan, Diskominfotik Provinsi Lampung membaginya menjadi dua bagian, yakni Layanan/Aplikasi Administrasi Pemerintahan dan Layanan Publik.

Berkaitan dengan Layanan Administrasi Pemerintahan, termasuk di dalamnya adalah Pemasangan Perangkat Jaringan dan Bandwidth di Perangkat Daerah Provinsi Lampung. “Ada 52 perangkat daerah, 35 UPTD, dan 35 Ruang Khusus yang kami harapkan ini nanti dengan dorongan program Smart Village. Artinya secara simultan di Lampung sedang bersiap-siap menata pelan-pelan jaringan berbagai subsistem ekosistem digitalnya,” kata Ganjar.

Masih dalam cakupan layanan administrasi pemerintahan, Diskominfotik Provinsi Lampung juga telah telah memiliki sejumlah aplikasi hasil dari inisiasinya, antara Simpedu (Dokumentasi dan Informasi Kepegawaian), SAPKT (Sistem Administrasi Pelayanan Kepegawaian Terpadu), SIMANJA (Sistem Informasi Manajemen Jabatan), lalu ada E-Kinerja, Presensi Online (daftar hadir online), E-Diklat, dan juga E-Learning.

“Nah, aplikasi administrasi pemerintahan ini masuk dalam aplikasi umum yang mandatnya memang harus dikerjakan oleh pemerintah pusat dengan tata kelola/prosedur yang sudah ditetapkan oleh Kemenpan RB. Harus ada dokumen rencana, harus ada tim yang diperkuat dengan keputusan-keputusan pejabat yang berwenang, dan seterasnya. Ini masih dalam lingkup pelayanan intra pemerintah, kepegawaian, kemudian nanti ada E-Budgeting yang diinisasi oleh KPK,” kata Ganjar.

BACA JUGA:  Bali jadi tuan rumah ajang PostgreSQL Conference Asia 2019

Layanan internal pemerintah lainnya juga mencakup JDIH (Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum), Sistem Informasi Perencanaan dan Pengelolaan Keuangan Daerah (SIPPKD), LPSE, E-Dokumen Pimpinan, sampai dengan Sikap App yang merupakan (tool) yang mempermudah ASN mencatatkan hasil kegiatan/kinerjanya.

Tidak berhenti sampai di situ, Diskominfotik Provinsi Lampung memiliki sejumlah layanan yang masuk kategori aplikasi administrasi pemerintah lainnya, seperti SIMKI (Sistem Monitoring Keluhan Internet), Gitlab Lampungprov (sebagai penyimpanan source code aplikasi di lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung). Lalu ada juga PESANKU layanan surat elektronik, RUWA JURAI sistem untuk melakukan video conference, SIKAMTIK (Layanan untuk Pendaftaran Pers Media), Cloud Drive, dan JAMA-JAMA.

“Dan yang coba kami unggulkan adalah JAMA-JAMA sebagai Government Service Bus atau sistem penghubung layanan pemerintah. Di JAMA-JAMA ini kami berniat dan merancangnya agar ini menjadi semacam Hub dari berbagai aplikasi yang diproduksi oleh berbagai instansi pusat yang setengahnya merupakan mandat kepada pemerintah daerah,” sambung Ganjar..

Sementara untuk layanan aplikasi publik, setidaknya ada lima, yang coba didorong oleh Diskominfotik Provinis Lampung, antara lain PPID yang disebut ganjar merupakan mandat pemerintah pusat tuntutannya adalah karena UU Keterbukaan Informasi Publik.

Kemudian ada aplikasi Si Gajah Kerja (Sistem Informasi Ketenagakerjaan Daerah), aplikasi ini hadir atas dorongan dari Kementerian Tenaga Kerja. Sebagaimana diketahui, Lampung juga salah satu provinsi yang mengirimkan pekerja migran ke berbagai negara. “Seperti kita maklumi ada beberapa problem yang terkait dengan pekerja migran di luar negeri yang menurut analisis kebijakan dan analisis dampaknya sesungguhnya problem awalnya bermula dari negara kita sendiri. Itulah kenapa perlu ditata sistem informasinya melalui sistem informasi SI Gajah ini untuk pendaftaran lowongan kerja, untuk menemukan pelamar sesuai dengan kebutuhannya, dan menemukan pencari pekerja dengan pekerjaannya,” jelas Ganjar.

BACA JUGA:  Kominfo Meluncurkan Situs Lakumkm.id

Berikutnya, lanjut Ganjar ada aplikasi Sai Jak, yaitu aplikasi informasi jasa konstruksi Provinsi Lampung. Kemudian, seiring adanya pandemi, Diskominfotik Lampung juga telah membangung Website Covid-19 Lampung. “Yang terakhir adalah SiGap Lampung, aplikasi sistem informasi harga pasar yang diinisiasi oleh Dinas Perindag di bawah bimbingan kementerian teknisnya dalam hal ini Kementerian Perdagangan,” paparnya.

Tidak ketinggalan, dalam paparannya Ganjar juga mengungkap aspek layanan publik lainnya, yang pertama adalah Kartu Petani Berjaya.
”Sesungguhnya ini adalah wujud kita menuju kea rah digitalisasi pelayanan di sektor pertanian. Karena Provinsi Lampung, penduduknya berkisar 60 – 70 persen bekerja di sektor pertanian dan turunannya,” ujarnya.

Kemudian ada juga aplikasi Pendaftaran Online di Rumah Sakit Abdul Moeloek. Dan yang agak inovatif juga menurut Ganjar adalah Diskominfotik sedang merintis Cek Pajak Kendaraan Bermotor yang dikembangkan menjadi e-Samdes, sistem informasi untuk memudahkan warga lampung membayar pajak di kantor desa.

“Kemudian ada LAPOR, ini bagian dari aplikasi Smart Lapor, kemudian ada Open Data Lampung, dan masih banyak lagi. Yang terakhir perlu kami sampaikan juga adalah ada Program Smart Village,” kata Ganjar.

Di akhir paparan, Ganjar memberikan informasi terkait Indeks SPBE yang telah diperoleh Diskominfotik Provinis Lampung.

”Untuk tahun 2019 (berdasarkan) Indeks SPBE yang dilansir oleh Kemenpan RB sebagau tolok ukur dalam menilai kematangan digitalisasi pemerintah daerah kami berada di skor 2,45 kategorinya cukup. Untuk tahun 2020 kami ada di skor 2,78 dalam kategori baik, dan untuk 2021 masih dalam proses. Diharapkan juga dalam kategori baik (juga), menuju proses sesuai roadmap kami di 2025 sudah masuk ke Big Data,” tutup Ganjar.

Tags: Diskominfotik Provinsi LampungTOP Digital Awards 2021
Previous Post

TOP Digital Awards 2021: Kementerian ESDM Kejar Inovasi Transformasi Digital Di Tengah Pandemi Covid-19

Next Post

TOP Digital Awards 2021: Bank Jambi Punya Sederet Layanan Berbasis Digital Membanggakan

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TOP DIGITAL AWARDS

hanwha-life-top-digital-awards-2025-level-stars-5

Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Teguh Imam Suyudi
23 December 2025 | 16:00

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen TOP Digital Awards 2025

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan Bergengsi TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
7 December 2025 | 09:00

Moratelindo TOP Digital Awards

Moratelindo Perkuat Kepemimpinan Transformasi Digital Lewat Dua Penghargaan Nasional TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
6 December 2025 | 09:00

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Fauzi
5 December 2025 | 13:58

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

Ahmad Churi
5 December 2025 | 11:14

Load More

TERPOPULER

  • Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Terima Audiensi, BP Batam Apresiasi Driver Ojol

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mahasiswa UI Kunjungi IPC TPK, Studi Langsung Transformasi Layanan Kepelabuhanan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • TOP DIGITAL Awards 2019: Dengan NBS dan OPUS, PT IPC Terminal Petikemas Lakukan Transformasi Digital Pelabuhan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gandeng Disney dan Pixar, Samsung Bikin Video Promosi Bespoke AI Laundry Combo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
iklan bni
cover it works
cover it works

ICT PROFILE

Transformasi Digital Kian Gencar, Akamai Luncurkan Akamai Connected Cloud dan Layanan Baru

Tunjuk Fiona Zhang, Akamai Perkuat Strategi Channel-First Kawasan APJ

Fauzi
8 April 2026 | 16:26

Akamai menunjuk Fiona Zhang sebagai Wakil Presiden Regional Bidang Penjualan dan Program Saluran untuk kawasan Asia-Pasifik dan Jepang. Penunjukan Fiona...

Intel Tunjuk Pimpinan Baru untuk Kawasan APJ

Intel Tunjuk Pimpinan Baru untuk Kawasan APJ

Fauzi
7 April 2026 | 11:46

Intel Corporation mengumumkan penunjukan Santhosh Viswanathan sebagai Vice President and Managing Director untuk kawasan Asia Pasifik dan Jepang (APJ). Dengan...

EXPERT

Adopsi AI Dorong Perubahan Pola Konsumsi Data, 5G Jadi Fondasi Pengalaman Digital

Adopsi AI Dorong Perubahan Pola Konsumsi Data, 5G Jadi Fondasi Pengalaman Digital

Ahmad Churi
2 April 2026 | 21:21

ItWorks.id- Laporan Ericsson ConsumerLab 2026 mengungkap meningkatnya penggunaan kecerdasan buatan (AI) mulai mengubah pola konsumsi data seluler, terutama pada kebutuhan...

Pencadangan Data (Backup) dan Keamanan Kini Menjadi Persoalan Ekonomi AI

Fauzi
30 March 2026 | 14:36

Oleh: Sherlie Karnidta, Country Manager Indonesia, Cloudera IDC dalam Global DataSphere Forecast memproyeksikan bahwa volume data global akan melonjak hingga...

TIK TALKS

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

redaksi
16 August 2022 | 15:30

Di masa akan datang banyak aplikasi yang akan membutuhkan low latency connectivity. Lalu apa kaitannya dengan Edge DC yang hadir...

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

redaksi
15 August 2022 | 12:30

Bagaimana cara mengolah Big Data sehingga dapat divisualisasikan, serta bagaimana dapat melakukan analitik dan dapat memprediksikan apa yang harus dilakukan...

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Itworks - Inspire Great & Telco for Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto