ItWorks. Menteri PANRB Rini Widyantini beberapa waktu lalu menerima audiensi Kepala Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI), Mego Pinandito di Kantor Kementerian PANRB, Jakarta/. Pertemuan tersebut membahas terkait rencana optimalisasi program kerja ANRI di tahun 2025, salah satunya yakni mengenai transformasi digital.
“Saat ini ANRI berperan sangat krusial untuk memastikan data dan arsip nasional dapat disimpan secara digital. Dengan adanya transformasi digital, saya berharap arsip negara dengan mudah diakses saat dibutuhkan dan dimanfaatkan secara optimal dalam mendukung perencanaan dan kebijakan di masa depan,” ujar Menteri PANRB dilansir Humas KemenPANRB melalui portal web resminya, baru-baru ini.
Perlu diketahui bahwa arsip yang terdokumentasikan secara digital dapat dianalisis lebih lanjut untuk menjadi rekomendasi berbagai penyusunan kebijakan public. Dengan adanya perbaikan sistem kearsipan yang terintegrasi, akan mewujudkan memori kolektif bangsa dalam pemerintah digital melalui Sistem Informasi Kearsipan Nasional (SIKN).
Dalam hal ini disampaikan juga tiga langkah penting untuk mencapai transformasi digital yang semakin cepat. Langkah tersebut yaitu memastikan keselarasan program agenda prioritas ANRI serta mendukung prioritas presiden dalam kerangka reformasi birokrasi, transformasi digital melalui aplikasi SRIKANDI, serta peningkatan kesadaran arsip sebagai aset strategis.
Kementerian PANRB juga berkomitmen untuk terus mendukung ANRI, baik melalui kebijakan strategis maupun implementasi program. “Kami akan terus mendukung berbagai kebijakan dalam penguatan Arsip nasional kedepan, arsip yang dikelola dengan baik akan menjadi pilar penting untuk menciptakan pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan berdaya saing,” terangnya.
Menteri Rini juga menyampaikan dalam menjalankan tranformasi digital juga dapat melalui penguatan kembali aplikasi SRIKANDI sebagai aplikasi umum pemerintah, serta mendorong fungsional arsiparis sebagai inovator melalui peningkatan kompetensi arsiparis. “Dengan mendorong kompetensi arsiparis terutama dalam menghadapi dinamika arsip elektronik, SDM ANRI tentunya mampu menjadi pelopor di dalam menggabungkan teknologi di bidang manajemen kerasipan yang lebih berdayaguna,” ujarnya.
Sebelumnya, Kepala ANRI Mego Pinandito menyatakan upaya transformasi digital pengelolaan arsip sebagai program prioritas. Upaya akselerasi transformasi digital kearsipan juga didukung dengan penguatan sumber daya manusia, khususnya kemampuan digitalisasi dan penguasaan beragam teknologi yang terkait. (AC)














