Jakarta,ItWorks- InterSystems, penyedia teknologi data kreatif yang mengelola lebih dari satu miliar catatan kesehatan di seluruh dunia, dan EMC Healthcare, penyedia layanan kesehatan Indonesia, mengumumkan kemitraan strategis mereka yang bertujuan merevolusi perawatan pasien melalui adopsi sistem rekam medis elektronik (EHR) generasi berikutnya, InterSystems IntelliCare.
Kolaborasi ini merupakan langkah signifikan dalam meningkatkan penyampaian layanan kesehatan dan efisiensi operasional di seluruh wilayah. EMC Healthcare telah menjalani perjalanan kesehatan digital bersama InterSystems selama beberapa tahun. Pada 2024, grup rumah sakit ini berhasil meluncurkan EHR TrakCare dari InterSystems di semua delapan rumah sakit, dengan tujuh di antaranya menerapkan sistem tersebut dalam waktu hanya 18 bulan setelah peluncuran awal.
Adopsi InterSystems IntelliCare, sistem berbasis AI, merupakan fase berikutnya dalam perjalanan EHR mereka. EMC bangga menjadi pelanggan pertama di kawasan Asia Pasifik yang dapat melihat dan menguji InterSystems IntelliCare, dan mereka berkomitmen untuk mengadopsinya karena manfaat signifikan yang mereka harapkan berdasarkan pengujian terbaru mereka.“InterSystems sangat senang membawa InterSystems IntelliCare ke Indonesia. Dengan AI sebagai inti, sistem ini memungkinkan penyedia layanan untuk memiliki lebih banyak waktu tatap muka dengan pasien dan lebih sedikit waktu di depan layar,” kata Luciano Brustia, Regional Managing Director, Asia Pacific, InterSystems, dalam rilis pers (25/03/2025), di Jakarta.
InterSystems IntelliCare dibangun di atas TrakCare dan dirancang khusus untuk sistem kesehatan yang mengalami transformasi digital yang cepat dan mencari solusi modern yang terhubung secara mulus. Ini adalah EHR yang dibayangkan kembali yang memprioritaskan interaksi antara pasien dan penyedia layanan, meminimalkan gangguan dari teknologi selama pertemuan. Fitur kunci termasuk dokumentasi otomatis melalui perekaman audio ambient, tindakan tindak lanjut yang sudah diisi sebelumnya untuk ditinjau oleh tenaga media, dan pengkodean yang dibantu AI, semuanya secara signifikan mengurangi beban kerja dan meningkatkan produktivitas organisasi.
Komitmen Transformasi Digital
Jusup Halimi, Presiden Direktur EMC Group, menekankan peran penting investasi dalam Rekam Medis Elektronik (EHR) yang canggih untuk meningkatkan pengalaman dan keselamatan pasien. Ia menyoroti bahwa adopsi InterSystems IntelliCare bukan hanya peningkatan teknologi, tetapi memungkinkan perubahan mendasar dalam cara EMC akan memberikan layanan kesehatan.
“Kemitraan kami dengan InterSystems adalah bukti komitmen kami terhadap transformasi digital. Adopsi InterSystems IntelliCare, bertujuan untuk meningkatkan efisiensi, mengurangi kesalahan, dan meningkatkan perawatan pasien di seluruh fasilitas kami. Kami juga melihat ini sebagai game changer, baik bagi pasien maupun penyedia layanan,” ujarnya.
EMC telah melakukan transisi yang luar biasa dari catatan berbasis kertas ke peluncuran terencana solusi berbasis AI dalam waktu hanya lima tahun, membawa manfaat substansial bagi tenaga medis dan pasien. Implementasi cepat TrakCare oleh EMC Group di seluruh jaringannya telah mendukung agilitas bisnis, menyederhanakan operasi rumah sakit, dan meningkatkan koordinasi di antara para profesional medis.
Dengan penerapan InterSystems IntelliCare, EMC bertujuan untuk mengurangi beban administratif, mengotomatiskan tugas rutin, dan mengoptimalkan alur kerja, memungkinkan para profesional kesehatan untuk lebih fokus pada perawatan pasien. Analitik berbasis AI juga akan meningkatkan pengambilan keputusan klinis dengan memberikan wawasan prediktif, mendeteksi anomali, dan mempersonalisasi rencana perawatan. “InterSystems IntelliCare AI meningkatkan pengalaman pasien dengan memungkinkan dokter tetap terlibat sepenuhnya dengan pasien, berkomunikasi lebih baik, dan meningkatkan kepercayaan,” kata dr. Bella Desra Andae, Kepala Informatika Medis di EMC.
Sistem ini juga telah meningkatkan cara dokter berinteraksi dengan EHR. Alih-alih menavigasi melalui banyak layar, dokter dapat dengan mudah meminta informasi yang mereka butuhkan, dan informasi tersebut muncul secara instan, terstruktur, dan mudah ditinjau. Fitur AI ambient juga membantu mentranskripsikan percakapan pasien. AI dapat mengubah dokumentasi dari beban menjadi sistem dukungan yang mulus, memungkinkan dokter untuk fokus pada hal yang paling penting perawatan pasien.(AC)














