HP Inc. dan HP Foundation mengumumkan 8 organisasi nirlaba terpilih untuk Digital Equity Accelerator 2025, termasuk 2 dari Indonesia. Program ini memberikan:
- Dana hibah USD100.000 (Rp1,6 miliar) per organisasi.
- Solusi teknologi HP senilai USD100.000.
- Pelatihan virtual 6 bulan untuk perluas dampak sosial.
Mengapa Program Ini Penting?
- 1 triliun dolar kesenjangan digital global menghambat akses pendidikan dan ekonomi.
- 9 juta orang telah terbantu sejak 2022 melalui program ini.
- Fokus pada kelompok remaja dan dewasa yang tidak terkoneksi digital.
2 Organisasi Indonesia yang Terpilih:
- Solve Education Foundation
- Platform AI edbot.ai untuk keterampilan abad ke-21.
- Fokus pada kesuksesan akademik dan karir generasi muda.
- Markoding (Daya Kreasi Anak Bangsa)
- Program Perempuan Inovasi telah latih 35.000+ perempuan di bidang STEM.
- Bekali anak muda kurang mampu jadi inovator.
Dampak Global Accelerator
- Nigeria: Pelatihan digital untuk 62.000+ orang via She Code Africa.
- Spanyol: Revitalisasi desa melalui teknologi oleh AlmaNatura.
- Yunani: Socialinnov bekali 40.000+ orang dengan keterampilan digital.
Kata Michele Malejki (HP Foundation):
“Masa depan kerja butuh akses teknologi merata. Melalui Accelerator, kami berdayakan komunitas yang tertinggal untuk siap menghadapi ekonomi digital.”
Komitmen HP:
Targetkan 150 juta orang terhubung secara digital pada 2030.
đź”— Informasi lebih lanjut: Website Digital Equity Accelerator














