ItWorks
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
ItWorks
No Result
View All Result

Riset Akamai: Melonjak 73%, Aplikasi Berbasis AI Sebabkan 51 Miliar Serangan Web di APJ

Fauzi
30 April 2025 | 18:00
rubrik: Research
Transformasi Digital Kian Gencar, Akamai Luncurkan Akamai Connected Cloud dan Layanan Baru
Share on FacebookShare on Twitter

Akamai Technologies, Inc. merilis laporan State of the Internet (SOTI) baru berjudul State of Apps and API Security 2025: How AI Is Shifting the Digital Terrain. Laporan tersebut mengungkapkan bahwa serangan terhadap aplikasi web di kawasan Asia Pasifik dan Jepang (APJ) melonjak 73% dari tahun sebelumnya (year-over-year), yang merupakan persentase peningkatan tertinggi di dunia. Hal ini menegaskan pentingnya pengamanan aplikasi web dan API di tengah pesatnya perkembangan dan penerapan kecerdasan buatan (AI).

Selain mentransformasi aplikasi web dan lanskap keamanan API dengan meningkatkan kemampuan deteksi dan respons terhadap ancaman, AI juga menghadirkan berbagai tantangan keamanan baru. Pada tahun 2024, kawasan APJ mencatatkan total 51 miliar serangan terhadap aplikasi web, naik dari 29 miliar pada tahun 2023. Lonjakan ini terkait erat dengan pesatnya pengadopsian aplikasi-aplikasi berbasis AI, yang memperluas permukaan serangan dan meningkatkan kompleksitas serangan siber.

Negara-negara yang paling banyak menjadi target serangan web dan API di kawasan APJ adalah Australia (20,3 miliar), India (17,3 miliar), dan Singapura (15,9 miliar); diikuti oleh Jepang (6,3 miliar), Tiongkok (6,2 miliar), Korea Selatan (4,9 miliar), Selandia Baru (2,9 miliar), dan Kawasan Administratif Khusus Hong Kong (2,2 miliar). Di seluruh kawasan APJ, industri jasa keuangan mendapatkan lebih dari 27 miliar serangan terhadap web, atau yang terbanyak, diikuti perdagangan dengan lebih dari 18 miliar serangan. Tingginya jumlah serangan berkorelasi dengan percepatan pengadopsian teknologi-teknologi baru seperti AI di kedua industri tersebut.

Jumlah serangan web dan API di kawasan APJ berkontribusi terhadap 311 miliar serangan terhadap aplikasi web secara global pada tahun 2024, yang merupakan peningkatan 33% dari tahun sebelumnya. Inti dari temuan tahun ini adalah meningkatnya ancaman terhadap API, yang makin banyak digunakan untuk mengintegrasikan tools berbasis AI dengan platform inti. Akamai mendokumentasikan 150 miliar serangan API secara global antara Januari 2023 dan Desember 2024, karena pelaku ancaman mengeksploitasi celah autentikasi dan vektor serangan yang bisa mengelabui otomatisasi. API berbasis AI sangat berisiko karena bisa diakses secara eksternal dan sering kali memiliki autentikasi yang kurang memadai.

BACA JUGA:  Permudah Akses Pembelajaran di Indonesia, Coursera Beri Potongan Hingga 40%

APJ Menjadi Kawasan Kedua yang Paling Banyak Menjadi Target Serangan DDoS Layer 7
Laporan tersebut juga mengungkapkan adanya peningkatan serangan DDoS Layer 7 (lapisan aplikasi) selama periode yang sama sebesar 94% hingga mencapai 7 triliun serangan secara global, dan sektor teknologi canggih menjadi industri yang paling terdampak. Serangan bulanan meningkat dari 500 miliar lebih pada awal 2023 menjadi lebih dari 1,1 triliun pada akhir 2024. Teknik HTTP flood tetap menjadi ancaman DDoS Layer 7 utama, yang secara konsisten menyerang aplikasi web dan API dengan tingkat keparahan yang berkelanjutan.

Tren pertumbuhan serangan DDoS Layer 7 juga terjadi di kawasan APJ dengan angka 66% secara year-over-year—kawasan yang paling banyak ditarget kedua di dunia—dan mencatatkan rekor tertinggi dalam 24 bulan terakhir dengan 504 miliar serangan pada bulan Desember 2024. Kawasan ini mengalami 7,4 triliun serangan selama dua tahun terakhir, sementara Singapura mencatatkan 4,7 triliun serangan, diikuti oleh India (1,1 triliun), dan Korea Selatan (607 miliar). Laporan itu juga mengungkapkan bahwa platform media digital, termasuk saluran media sosial, dan perdagangan adalah sektor yang paling terdampak di kawasan APJ.

Temuan-temuan utama lainnya secara global meliputi:

  • Lebih dari 230 miliar serangan web menargetkan organisasi perdagangan, sehingga menjadikannya sektor yang paling terdampak. Angka ini hampir tiga kali lipat lebih besar daripada serangan yang dialami oleh sektor teknologi tinggi (urutan kedua sektor yang paling sering diserang).
  • Insiden terkait dengan OWASP API Top 10 mengalami peningkatan sebesar 32%, yang menunjukkan adanya celah dalam autentikasi dan otorisasi yang dapat mengekspos data dan fungsi sensitif.
  • Pemberitahuan keamanan berdasarkan kerangka keamanan MITRE meningkat 30% karena penyerang kini memanfaatkan teknik canggih seperti otomatisasi dan AI untuk mengeksploitasi API.
  • Shadow dan zombie API berfungsi sebagai vektor serangan yang sangat rentan dalam ekosistem API yang makin kompleks.
BACA JUGA:  Murid & Guru di Asia Pasifik Mulai Pecahkan Kode Online Learning

“Lonjakan serangan web dan API di kawasan APJ mencerminkan lebih dari sekadar adopsi digital yang cepat di kawasan itu, (tetapi) juga menegaskan kebutuhan mendesak akan perkembangan pesat keamanan siber seiring dengan meningkatnya integrasi AI ke dalam ekosistem perusahaan. Karena pelaku ancaman meningkatkan serangan mereka, baik dari segi skala maupun kecanggihannya, strategi keamanan harus beradaptasi sesuai dengan kondisi tersebut,” kata Reuben Koh, Director of Security Technology and Strategy, Akamai Technologies APJ. “Laporan SOTI ini juga akan mengulas strategi mitigasi praktis tentang bagaimana organisasi dapat melindungi diri mereka sendiri dari ancaman yang terus berkembang.”

Persyaratan Kepatuhan yang Tinggi untuk Memitigasi Serangan di Masa Mendatang
Seiring dengan meningkatnya serangan web dan API, lembaga regulator di seluruh dunia menetapkan persyaratan dan pedoman kepatuhan keamanan siber yang lebih ketat, termasuk pemerintah di seluruh kawasan APJ. Singapura telah memperluas undang-undang keamanan sibernya untuk meningkatkan cakupan pengawasan peraturan; Jepang telah memperkuat strategi dan undang-undang keamanan siber nasionalnya; India mengesahkan UU Perlindungan Data Pribadi Digital; dan Australia memberlakukan Undang-Undang Keamanan Siber 2024, yang mengawasi API dan aplikasi yang memproses data sensitif secara lebih ketat.

Dengan tenggat waktu kepatuhan yang makin dekat dan penegakan hukum yang makin ketat, organisasi yang menunda pembaruan keamanan menghadapi risiko sanksi regulasi, kehilangan kepercayaan, serta insiden kebocoran data, dan gangguan layanan. Akamai merekomendasikan pendekatan keamanan shift-left, memperkuat tata kelola API, dan menerapkan pertahanan berbasis AI untuk mendeteksi dan memitigasi ancaman yang terus berkembang.

Kini memasuki tahun ke-11, seri laporan State of the Internet (SOTI) Akamai memberikan wawasan ahli tentang keamanan siber dan kinerja web berdasarkan data yang dikumpulkan dari infrastruktur jaringan kami yang memproses lebih dari sepertiga lalu lintas web global.

BACA JUGA:  Riset Mekari: Pandemi Gerus Kesejahteraan Finansial 74% Karyawan Indonesia
Tags: AIAkamaiGenerative AI
Previous Post

Gelar Forum Industri Hijau 2025, Kemenperin Perkuat Prinsip Keberlanjutan

Next Post

GoTo Impact Foundation Hadirkan “Berikanesia Lestari” Tingkatkan Pendapatan Masyarakat

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TOP DIGITAL AWARDS

hanwha-life-top-digital-awards-2025-level-stars-5

Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Teguh Imam Suyudi
23 December 2025 | 16:00

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen TOP Digital Awards 2025

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan Bergengsi TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
7 December 2025 | 09:00

Moratelindo TOP Digital Awards

Moratelindo Perkuat Kepemimpinan Transformasi Digital Lewat Dua Penghargaan Nasional TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
6 December 2025 | 09:00

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Fauzi
5 December 2025 | 13:58

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

Ahmad Churi
5 December 2025 | 11:14

Load More

TERPOPULER

  • Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Inovasi Digital Jadi Fokus Strategi Komunikasi Indonesia Re di Tahun 2025

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Acer Rilis Jajaran Laptop Aspire AI Copilot+ PC dan All-in-One Terbaru

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • SailPoint Perkuat Keamanan Identitas AI Melalui Integrasi dengan Claude Compliance API

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Umumkan Core Compute Regions Baru, Jaringan Cloud Akamai Paling Tersebar di Dunia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
iklan bni
cover it works
cover it works

ICT PROFILE

Transformasi Digital Kian Gencar, Akamai Luncurkan Akamai Connected Cloud dan Layanan Baru

Tunjuk Fiona Zhang, Akamai Perkuat Strategi Channel-First Kawasan APJ

Fauzi
8 April 2026 | 16:26

Akamai menunjuk Fiona Zhang sebagai Wakil Presiden Regional Bidang Penjualan dan Program Saluran untuk kawasan Asia-Pasifik dan Jepang. Penunjukan Fiona...

Intel Tunjuk Pimpinan Baru untuk Kawasan APJ

Intel Tunjuk Pimpinan Baru untuk Kawasan APJ

Fauzi
7 April 2026 | 11:46

Intel Corporation mengumumkan penunjukan Santhosh Viswanathan sebagai Vice President and Managing Director untuk kawasan Asia Pasifik dan Jepang (APJ). Dengan...

EXPERT

Red Hat Berambisi Capai Target Net Zero Emisi Gas Rumah Kaca di 2030

Titik Infleksi AI Selanjutnya: Mengubah Agen AI Menjadi ‘Superusers’ di Enterprise

Fauzi
21 May 2026 | 14:39

Oleh: Matt Hicks, President and CEO, Red Hat Jika Anda menyaksikan keynote di hari pertama Red Hat Summit 2026, Anda...

Seiring Jaringan yang Kian Cerdas, Ketahanan Telekomunikasi Akan Bergantung pada AI yang Tepercaya

Fauzi
20 May 2026 | 10:35

Oleh: Athul Prasad, Global Director, AI Industry Solutions, Telco, Media & Entertainment, Cloudera Ketahanan dalam industri telekomunikasi dulu berarti menjaga...

TIK TALKS

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

redaksi
16 August 2022 | 15:30

Di masa akan datang banyak aplikasi yang akan membutuhkan low latency connectivity. Lalu apa kaitannya dengan Edge DC yang hadir...

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

redaksi
15 August 2022 | 12:30

Bagaimana cara mengolah Big Data sehingga dapat divisualisasikan, serta bagaimana dapat melakukan analitik dan dapat memprediksikan apa yang harus dilakukan...

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Itworks - Inspire Great & Telco for Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto