ItWorks
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
ItWorks
No Result
View All Result

Survei Ipsos: Layanan Digital Bank Kian Mendapat Kepercayaan Tinggi

Ahmad Churi
16 June 2025 | 16:32
rubrik: Research
Survei Ipsos: Layanan Digital Bank Kian Mendapat Kepercayaan Tinggi
Share on FacebookShare on Twitter

ItWorks.id- Ipsos, salah satu perusahaan riset pasar terkemuka di dunia, merilis hasil studi bertajuk “Perilaku dan Kepuasan Konsumen terhadap Bank Digital di Indonesia”. Studi ini mengungkap temuan menarik mengenai bagaimana masyarakat menilai produk perbankan digital dari sisi keamanan dan kehandalan, khususnya terkait konsistensi persepsi positif publik terhadap reputasi dan layanan bank digital.

Tak dapat dipungkiri, seiring meningkatnya transformasi digital dan penggunaan internet yang kian massif di tengah masyarakat, perilaku digital, kian menjadi keniscayaan yang tak terelakan di tengah masyarakat. Terlebih bagi kalangan anak muda atau Gen Z yang lahir dan tumbuh di era kemajuan teknologi informasi ini. Mereka atau gen Z, telah terbiasa menggunakan perangkat untuk menunjang berbagai aktivitas sehari-hari, mulai dari belajar, belanja, bersosialisasi, termasuk aktivitas transaksi keuangan dan perbankan.

Seiring dengan pesatnya pertumbuhan ekonomi digital dan adopsi teknologi keuangan, tren perbankan digital terus menunjukkan dominasinya. Data Bank Indonesia (BI) mencatat adanya peningkatan transaksi perbankan digital sebesar 54,89% secara tahunan (YoY) hingga September 2024. Hal ini tak lepas dari perilaku masyarakat kian mencari kemudahan dalam aplikasi perbankan digital untuk segala kebutuhan finansialnya, mulai dari transfer hingga penggunaan QRIS.

Hasil riset Ipsos menunjukkan adanya peningkatan prioritas, tidak hanya pada kepercayaan, tapi juga terhadap keamanan data pribadi dan dana nasabah, yang saat ini telah menjadi pertimbangan utama. Apalagi, dengan meningkatnya literasi digital dan berlakunya Undang-Undang Nomor 27 Tahun 2022 tentang Pelindungan Data Pribadi (PDP).

UU PDP ini bertujuan untuk melindungi data pribadi warga negara Indonesia di era digital. Dengan berlakunya UU PDP, institusi perbankan di Indonesia juga dituntut untuk memberikan jaminan keamanan dan kehandalan transaksi yang tak tergoyahkan. Ini adalah imperatif bagi seluruh pelaku industri perbankan di Indonesia.

BACA JUGA:  Mengapa pencari kerja menolak tawaran kerja setelah wawancara?

Hasil Temuan Studi

Hasil studi Ipsos bertajuk “Perilaku dan Kepuasan Konsumen terhadap Bank Digital di Indonesia” mengungkap temuan menarik mengenai bagaimana masyarakat menilai produk perbankan digital dari sisi keamanan dan kehandalan. Khususnya terkait konsistensi persepsi positif publik terhadap reputasi dan layanan bank digital.

Survei tersebut menunjukkan bahwa mayoritas pengguna bank digital yang paling aktif berasal dari Gen Z dan Milenial, dengan rentang usia 18–44 tahun. Kelompok demografi ini memprioritaskan aplikasi yang cepat, mudah digunakan, dan terintegrasi dengan layanan digital lain yang mereka gunakan sehari-hari.

Menurut Andi Sukma, Executive Director Ipsos Indonesia, hasil survei ini menggarisbawahi pentingnya menjaga konsistensi performa, integrasi digital, dan membangun kepercayaan pengguna demi menciptakan loyalitas jangka panjang. “Survei ini diharapkan dapat memberikan gambaran mendalam mengenai perspektif masyarakat Indonesia terhadap bank digital. Ke de pannya, inovasi berkelanjutan, kemudahan akses, serta pengalaman penggunaan yang baik akan menjadi fondasi utama dalam mendorong pertumbuhan industri keuangan digital di Indonesia,” jelas Andi dalam rilis pers (16/06/2025), di Jakarta.

Dalama kaitan ini, lanjutnya, Ipsos berkomitmen untuk terus memantau dinamika preferensi konsumen terhadap layanan digital banking di Indonesia melalui riset berkelanjutan setiap kuartal, sebagai kontribusi Ipsos dalam mendukung transformasi keuangan digital yang berkelanjutan.

Terkait survei, dijelaskan bahwa metodologi Survei ini dilakukan secara online menggunakan Ipsos Digital Solutions melalui Online Panel – Fast Facts, pada akhir Februari 2025 dengan melibatkan 300 responden dari berbagai wilayah di Indonesia, serta metode kuesioner terstruktur, mencakup pria dan perempuan berusia 18-55 tahun dari berbagai tingkat sosial ekonomi, yang merupakan pengguna internet aktif dan memiliki setidaknya satu akun bank digital, serta aktif menggunakannya minimal satu kali dalam sebulan.

BACA JUGA:  Survei: Penggunaan e-wallet dan Paylater akan Makin Populer di Indonesia

Aspek Keamanan Dan Kehandalan Fitur Aplikasi

Di tengah meningkatnya ekspektasi masyarakat terhadap layanan perbankan digital, aspek kepercayaan menjadi landasan utama dalam menentukan pilihan. Tidak cukup hanya menawarkan fitur yang lengkap atau tampilan yang menarik, pengguna kini menempatkan keamanan dan kehandalan sebagai prioritas utama.

Kepercayaan terhadap aplikasi perbankan digital dibangun melalui pengalaman penggunaan yang konsisten, bebas hambatan, dan mampu melindungi data serta dana secara maksimal. Sejalan dengan temuan yang ada, faktor kepercayaan dan keamanan tetap menjadi penentu utama dalam membangun loyalitas pengguna.

Digital Seabank Diandalkan

Dalam survei terkini ini menunjukkan bahwa sistem aplikasi digital SeaBank kembali menonjol sebagai salah satu aplikasi bank digital yang dipercaya dan diandalkan masyarakat. Hasil studi menunjukan dengan capaian sebagai berikut: 44% responden memilih SeaBank sebagai aplikasi dengan performa paling lancar dan aman digunakan, diikuti oleh Bank Jago (34%), Bank Neo (26%), Superbank (14%), dan AlloBank (14%).
“Sebanyak 43% responden menilai user interface pengguna SeaBank paling intuitif dan mudah digunakan, di atas Bank Jago (34%), Bank Neo (24%), Superbank (20%), dan AlloBank (13%),” ungkap Andi Sukma.

Dalam hal konektivitas dengan ekosistem digital, SeaBank kembali unggul dengan 43%, diikuti oleh Bank Jago (35%), Neobank (28%), AlloBank (16%), dan Superbank (11%). Konsistensi performa ini semakin memperkuat persepsi positif terhadap SeaBank. Sebanyak 59% responden menyebut SeaBank sebagai bank digital yang paling mereka percaya, diikuti oleh Bank Jago (26%), Neobank (22%), Superbank (14%), dan AlloBank (11%). (AC)

Tags: Digital Bank
Previous Post

Catat Pertumbuhan Signifikan, Surge Kukuhkan Enabler Transformasi Digital

Next Post

Meski Masih Banyak Tantangan, Pemimpin TI Indonesia Optimistis Adopsi Agentic AI

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TOP DIGITAL AWARDS

TOP Digital Awards 2026: PA Metro Kelas IA Perkuat Transformasi Digital untuk Perluas Akses Layanan Peradilan

TOP Digital Awards 2026: PA Metro Kelas IA Perkuat Transformasi Digital untuk Perluas Akses Layanan Peradilan

Mi’roji
28 September 2026 | 15:49

TOP Digital Awards 2026: Aplikasi SITUNTAS, Inovasi Andalan PA Jakpus Tingkatkan Layanan Masyarakat

TOP Digital Awards 2026: Aplikasi SITUNTAS, Inovasi Andalan PA Jakpus Tingkatkan Layanan Masyarakat

Ahmad Churi
22 September 2026 | 16:46

TOP Digital Awards 2026: Angkasa Pura Dorong Penerapan AI Efektif & Efisien Selaras Prinsip GCG

TOP Digital Awards 2026: Angkasa Pura Dorong Penerapan AI Efektif & Efisien Selaras Prinsip GCG

Fauzi
17 September 2026 | 23:06

TOP Digital Awards 2026: Transformasi Digital Pengadilan Agama Soreang, Permudah Akses Layanan bagi Pencari Keadilan

TOP Digital Awards 2026: Transformasi Digital Pengadilan Agama Soreang, Permudah Akses Layanan bagi Pencari Keadilan

Fauzi
11 September 2026 | 22:31

TOP Digital Awards 2026: Transformasi Digital Mitra Tours Dorong Efisiensi dan Pertumbuhan Bisnis

TOP Digital Awards 2026: Transformasi Digital Mitra Tours Dorong Efisiensi dan Pertumbuhan Bisnis

Ahmad Churi
11 September 2026 | 22:27

Load More

TERPOPULER

  • Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • BSSN: Tata Kelola Situs Yang Lemah Rawan Peretasan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Inilah Smartphone Pertama yang Punya Notch atau “Poni”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tren IoT, Ini Pentingnya Pengaturan Tepat Jaringan Wi-Fi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Anchanto Singapura Meraih Investasi US$ 4 Juta Melalui MDI Ventures

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
iklan bni

ICT PROFILE

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Fauzi
23 June 2026 | 14:43

Google Cloud menunjuk Karim Siregar sebagai Country Director untuk Indonesia. Karim akan memimpin operasional dan strategi pasar Google Cloud di...

Transformasi Digital Kian Gencar, Akamai Luncurkan Akamai Connected Cloud dan Layanan Baru

Tunjuk Fiona Zhang, Akamai Perkuat Strategi Channel-First Kawasan APJ

Fauzi
8 April 2026 | 16:26

Akamai menunjuk Fiona Zhang sebagai Wakil Presiden Regional Bidang Penjualan dan Program Saluran untuk kawasan Asia-Pasifik dan Jepang. Penunjukan Fiona...

EXPERT

Survei: 80% Perusahaan Nyatakan AI Masih Terhambat oleh Tantangan Akses Data

Agen AI Menguji Asumsi Keamanan Perusahaan

Fauzi
2 October 2026 | 15:36

Oleh: Carolyn Duby, Field CTO dan Cybersecurity Lead, Cloudera ItWorks.id - Pembahasan keamanan siber seputar AI sering kali berpusat pada...

Adopsi AI Makin Tinggi, Keamanan Siber Harus Diperkuat

Adopsi AI Makin Tinggi, Keamanan Siber Harus Diperkuat

Ahmad Churi
24 September 2026 | 16:30

Oleh: Sheila S. Fauzi Regional Marketing Manager, Concentrix. Dewasa ini perkembangan penggunaan atau adopsi teknologi kecerdasan artifisial (AI) di Indonesia...

TIK TALKS

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

redaksi
16 August 2022 | 15:30

Di masa akan datang banyak aplikasi yang akan membutuhkan low latency connectivity. Lalu apa kaitannya dengan Edge DC yang hadir...

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

redaksi
15 August 2022 | 12:30

Bagaimana cara mengolah Big Data sehingga dapat divisualisasikan, serta bagaimana dapat melakukan analitik dan dapat memprediksikan apa yang harus dilakukan...

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Itworks - Inspire Great & Telco for Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto