ItWorks
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
ItWorks
No Result
View All Result

Waspadai, Botnet Mirai Versi Baru Sasar Perangkat IoT

Ahmad Churi
18 June 2025 | 10:32
rubrik: Digital
Laporan Mengungkap Meningkatnya Kecanggihan Ancaman Dunia Maya

Kejahatan dan Ancaman Dunia Maya makin tinggi.

Share on FacebookShare on Twitter

ItWorks- Di tengah meningkatnya penggunaan teknologi pintar (smart technology), beberapa perangkat IoT kian banyak menjadi target botnet Mirai versi baru. Mayoritas perangkat yang diserang berlokasi di Tiongkok, Mesir, India, Brasil, Turki, dan Rusia.

Demikian berdasarkan hasil peneliti Kaspersky GReAT yang menemukan botnel Mirai tetap menjadi salah satu ancaman teratas bagi IoT pada tahun 2025 karena eksploitasi kredensial login yang lemah dan kerentanan yang belum ditambal. Sehingga memungkinkan botnet skala besar untuk melakukan serangan DDoS, pencurian data, dan aktivitas berbahaya lainnya.

Botnet merupakan jaringan perangkat yang disusupi dan terinfeksi oleh malware untuk melakukan aktivitas berbahaya yang terkoordinasi di bawah kendali penyerang. Kali ini, fokus serangan adalah perekam video digital (DVR) – perangkat ini merupakan bagian integral dari keamanan dan pengawasan di berbagai sektor. Mereka merekam rekaman dari kamera untuk memantau rumah, toko ritel, kantor dan gudang, serta pabrik,

bandara, stasiun kereta api dan lembaga pendidikan, untuk meningkatkan keselamatan publik dan mengamankan infrastruktur penting.
Serangan pada perangkat DVR dapat membahayakan privasi, tetapi lebih dari itu, mereka dapat berfungsi sebagai titik masuk bagi penyerang untuk menyusup ke jaringan yang lebih luas, menyebarkan malware dan membuat botnet untuk meluncurkan serangan DDoS, seperti yang terlihat pada Mirai.

Bot DVR yang ditemukan mencakup mekanisme untuk mendeteksi dan menghindari lingkungan mesin virtual (VM) atau emulator yang umum digunakan oleh peneliti keamanan untuk menganalisis malware. Teknik-teknik ini membantu bot menghindari deteksi dan analisis, sehingga memungkinkannya beroperasi lebih tersembunyi dan tetap aktif pada perangkat yang terinfeksi.

“Kode sumber botnet Mirai dibagikan di internet hampir satu dekade lalu, dan sejak itu, kode tersebut telah diadaptasi dan dimodifikasi oleh berbagai kelompok penjahat dunia maya untuk membuat botnet skala besar yang sebagian besar difokuskan pada DDoS dan pembajakan sumber daya. Memanfaatkan kelemahan keamanan pada perangkat IoT dan server yang belum ditambal, bersama dengan meluasnya penggunaan malware yang menargetkan sistem berbasis Linux, menyebabkan sejumlah besar bot terus-menerus mencari perangkat di internet untuk diinfeksi. Dengan menganalisis sumber-sumber publik, kami mengidentifikasi lebih dari 50.000 perangkat DVR yang terekspos secara online, menunjukkan bahwa penyerang memiliki banyak peluang untuk menargetkan perangkat yang rentan dan belum ditambal,” komentar Anderson Leite, Peneliti Keamanan di GReAT Kaspersky dilansir dalam rilis pers, baru-baru ini.

BACA JUGA:  Makin Tinggi, Mayoritas Organisasi Alami Serangan Siber

Menurut penelitian ini, ada 1,7 miliar serangan terhadap perangkat IoT (termasuk yang dibuat dengan Mirai) yang berasal dari 858.520 perangkat secara global pada tahun 2024. Sebanyak 11 juta serangan pada perangkat IoT (termasuk yang dibuat dengan Mirai) diluncurkan dari Brasil pada tahun 2024, yang 2,5 kali lebih banyak daripada tahun 2023.

Selain itu, juga terdapat 5,2 juta serangan terhadap perangkat IoT (termasuk yang dibuat dengan Mirai) di Indonesia pada tahun lalu yang meningkat 19% dari tahun 2023.

Guna mengurangi risiko infeksi perangkat IoT, pengguna disarankan:
• Ubah kredensial default dan gunakan kata sandi yang kuat dan unik.
• Perbarui firmware DVR secara berkala untuk menambal kerentanan yang diketahui.
• Nonaktifkan akses jarak jauh jika tidak diperlukan atau gunakan VPN yang aman untuk manajemen.
• Segmentasikan DVR pada jaringan yang terisolasi.
• Pantau lalu lintas jaringan yang tidak biasa untuk mendeteksi potensi penyusupan.

Tags: Serangan Siber
Previous Post

Ini Jajaran Fitur Baru One UI 8 Watch, Bantu Pengguna Miliki Kebiasaan Hidup Lebih Sehat

Next Post

Telkomsel Perluas Jaringan 5G yang Didukung Teknologi AI

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TOP DIGITAL AWARDS

hanwha-life-top-digital-awards-2025-level-stars-5

Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Teguh Imam Suyudi
23 December 2025 | 16:00

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen TOP Digital Awards 2025

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan Bergengsi TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
7 December 2025 | 09:00

Moratelindo TOP Digital Awards

Moratelindo Perkuat Kepemimpinan Transformasi Digital Lewat Dua Penghargaan Nasional TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
6 December 2025 | 09:00

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Fauzi
5 December 2025 | 13:58

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

Ahmad Churi
5 December 2025 | 11:14

Load More

TERPOPULER

  • Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Inovasi Digital Jadi Fokus Strategi Komunikasi Indonesia Re di Tahun 2025

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ini Sejumlah Manfaat Hot Backup Satellite SATRIA-1

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Oppo Rilis Dua Smartphone A Series Terbaru di Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Autonomous Business Jadi Masa Depan Dunia Usaha, AI Ubah Perusahaan Lebih Mandiri dan Proaktif

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
iklan bni
cover it works
cover it works

ICT PROFILE

Transformasi Digital Kian Gencar, Akamai Luncurkan Akamai Connected Cloud dan Layanan Baru

Tunjuk Fiona Zhang, Akamai Perkuat Strategi Channel-First Kawasan APJ

Fauzi
8 April 2026 | 16:26

Akamai menunjuk Fiona Zhang sebagai Wakil Presiden Regional Bidang Penjualan dan Program Saluran untuk kawasan Asia-Pasifik dan Jepang. Penunjukan Fiona...

Intel Tunjuk Pimpinan Baru untuk Kawasan APJ

Intel Tunjuk Pimpinan Baru untuk Kawasan APJ

Fauzi
7 April 2026 | 11:46

Intel Corporation mengumumkan penunjukan Santhosh Viswanathan sebagai Vice President and Managing Director untuk kawasan Asia Pasifik dan Jepang (APJ). Dengan...

EXPERT

Red Hat Berambisi Capai Target Net Zero Emisi Gas Rumah Kaca di 2030

Titik Infleksi AI Selanjutnya: Mengubah Agen AI Menjadi ‘Superusers’ di Enterprise

Fauzi
21 May 2026 | 14:39

Oleh: Matt Hicks, President and CEO, Red Hat Jika Anda menyaksikan keynote di hari pertama Red Hat Summit 2026, Anda...

Seiring Jaringan yang Kian Cerdas, Ketahanan Telekomunikasi Akan Bergantung pada AI yang Tepercaya

Fauzi
20 May 2026 | 10:35

Oleh: Athul Prasad, Global Director, AI Industry Solutions, Telco, Media & Entertainment, Cloudera Ketahanan dalam industri telekomunikasi dulu berarti menjaga...

TIK TALKS

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

redaksi
16 August 2022 | 15:30

Di masa akan datang banyak aplikasi yang akan membutuhkan low latency connectivity. Lalu apa kaitannya dengan Edge DC yang hadir...

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

redaksi
15 August 2022 | 12:30

Bagaimana cara mengolah Big Data sehingga dapat divisualisasikan, serta bagaimana dapat melakukan analitik dan dapat memprediksikan apa yang harus dilakukan...

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Itworks - Inspire Great & Telco for Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto