ItWorks
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto
No Result
View All Result
ItWorks
No Result
View All Result

BRIN-Kemenekraf Sepakat Untuk Perkuat Industri Game Digital Indonesia

Ahmad Churi
29 August 2025 | 16:39
rubrik: Digital
BRIN-Kemenekraf Sepakat Untuk Perkuat Industri Game Digital Indonesia
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, ItWorks.id- Indonesia menjadi pasar game (gim) terbesar di Asia dengan perputaran uang mencapai miliaran dolar. Namun pangsa pasar produk gim lokal masih sangat kecil.

Data menunjukkan pemasukan dari pengembang gim lokal hanya sekitar Rp750 miliar per tahun atau 2,5% dari total pendapatan pasar gim di Indonesia. Padahal, dari jumlah tersebut, sebagian besar justru berasal dari ekspor ke pasar global, seperti Amerika, Eropa, dan Cina.

Demikian diungkapkan Luat Sihombing, Direktur Gim, Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif (Kemenekraf/Badan Ekraf) dalam kegiatan Science to Policy Dialogue yang diselenggarakan Pusat Riset Ekonomi Industri, Jasa, dan Perdagangan (PR EIJP) BRIN, Kamis (28/08). Pada kesempatan tersebut, Luat membahas mengenai kebijakan pengembangan industri gim di Indonesia.

Ia menjelaskan bahwa direktorat yang dipimpinnya memiliki tugas spesifik yang mencakup seluruh siklus pengembangan industri gim. “Kami menjalankan amanah untuk penyiapan perumusan kebijakan teknis di bidang kreasi, produksi, pendanaan, pembiayaan, pemasaran, dan komersialisasi gim,” jelas Luat dilansir Humas BRIN melalui portal webnya, baru-baru ini.

Kemenekraf melalui Direktorat Gim yang baru dibentuk berupaya memperkuat industri gim digital di Indonesia. “Pembentukan direktorat khusus ini menjadi langkah strategis pemerintah untuk mengelola industri yang semakin berkembang, sekaligus mengatasi tantangan besar yang dihadapi pengembang gim local,” tambahnya.

Menurutnya, kondisi pasar lokal saat ini masih didominasi oleh gim asing, terutama gim online dan mobile, seperti PUBG, FF, MLBB, dan Higgs. “Industri lokal juga terhambat dalam hal talenta dan pendanaan untuk bersaing dengan produk asing di pasar domestik,” tegasnya.

Senada dengan itu, periset BRIN dari PR EIJP, Abu Amar Fauzi, menegaskan bahwa pengembang gim lokal sebenarnya memiliki potensi untuk tumbuh. “Kami melihat potensi tumbuhnya pengembang gim lokal di Indonesia. Dengan berbagai hambatan yang ada, perlu mendapatkan perhatian serius,” ujarnya.

BACA JUGA:  Telkomsigma Dukung Bank Kalbar Tingkatkan Resiliensi Siber Melalui Layanan SOC

Abu menjelaskan, riset BRIN tengah mengkaji faktor-faktor kunci yang dapat mendorong kinerja pengembang gim lokal agar mampu bersaing, baik di pasar global maupun domestik. Hasil temuan sementara menunjukkan perlunya dukungan kolaboratif dari pemerintah, asosiasi, komunitas, universitas, dan penerbit untuk memperkuat perusahaan gim lokal.

Menurutnya, penting bagi pengembang gim untuk menjaga orientasi positif dalam bisnisnya. Hal itu sangat krusial untuk menguatkan identitas dan nilai perusahaan secara berkelanjutan, sekaligus melindungi pemain gim dari dampak negatif seperti kecanduan.

Terkait dengan itu, Kemenekraf telah memetakan sejumlah regulasi dan inisiatif untuk mendorong pertumbuhan industri gim, berlandaskan pada delapan program unggulan yang disebut Asta Ekraf. “Program ini meliputi data (ekraf data), regulasi (ekraf bijak), talenta (talenta ekraf), infrastruktur (infra ekraf), sinergi hexahelix (sinergi ekraf), pemasaran (pasar ekraf), pendanaan (dana ekraf), serta kekayaan intelektual (KI) (ekraf kaya),” ungkap Luat menguraikan.

“Beberapa kebijakan juga sedang berjalan dan terus dikembangkan, seperti revisi Peraturan Presiden Nomor 19 Tahun 2024 guna menyelaraskan kebijakan dengan nomenklatur pemerintahan yang baru, serta revisi target pangsa pasar produk lokal,” jelas Luat.

Langkah lain yang diuraikan Luat, yaitu memperluas akses pendanaan bagi pengembang gim melalui skema hibah, pinjaman bank, crowdfunding, maupun modal ventura. “Kebijakan ini diharapkan melindungi pengembang gim lokal sekaligus mendorong terciptanya lebih banyak produk kekayaan intelektual orisinal,” jelasnya. 

Kolaborasi dengan Kementerian/Lembaga lain juga dilakukan untuk memetakan pembagian tugas, seperti dengan Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) guna memastikan ekosistem gim nasional berjalan sinergis.

Dengan sinergi kebijakan pemerintah dan hasil kajian BRIN, ekosistem industri gim nasional diharapkan dapat mendorong percepatan pengembangan industri gim di Indonesia. Bukan hanya menjadi pasar yang besar, tetapi juga mampu menjadi pemain global yang menciptakan karya-karya yang berdaya saing tinggi.

BACA JUGA:  Bermain Video Game Bisa Memberi Anda Pekerjaan Yang Lebih Baik
Tags: game
Previous Post

Mulai Tersedia Luas, Segini Harga moto g86 power 5G

Next Post

IFRA Business Expo Targetkan Transaksi Bisnis Rp 1,5 Triliun

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TOP DIGITAL AWARDS

hanwha-life-top-digital-awards-2025-level-stars-5

Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Teguh Imam Suyudi
23 December 2025 | 16:00

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen TOP Digital Awards 2025

Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan Bergengsi TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
7 December 2025 | 09:00

Moratelindo TOP Digital Awards

Moratelindo Perkuat Kepemimpinan Transformasi Digital Lewat Dua Penghargaan Nasional TOP Digital Awards 2025

Teguh Imam Suyudi
6 December 2025 | 09:00

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Ilham Habibie: Digital adalah Instrumen Strategis Daya Saing Global, Kedaulatan, dan Ketahanan Ekonomi Bangsa

Fauzi
5 December 2025 | 13:58

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

PT Pertamina International Shipping (PIS) Raih Penghargaan TOP Digital Awards 2025 Bintang 5

Ahmad Churi
5 December 2025 | 11:14

Load More

TERPOPULER

  • Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    Amar Bank: “Layanan Bank Digital Bukan Hanya untuk Menambah Jumlah Nasabah, yang Terpenting untuk Edukasi Keuangan”

    1 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Akamai & NVIDIA Berkolaborasi Hadirkan Keamanan di Dalam AI Factory

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Monash University Indonesia dan Sinar Mas Land Cetak Talenta Digital Melalui Kompetisi Riset

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • XGraphics Luncurkan ChromaLuxe, Evolusi Teknologi Print Digital Modern untuk Karya Cetak Berkualitas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Waspada, Penjahat Siber Membidik Piala Dunia FIFA 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
iklan bni
cover it works
cover it works

ICT PROFILE

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Google Cloud Tunjuk Karim Siregar Jadi Country Director untuk Indonesia

Fauzi
23 June 2026 | 14:43

Google Cloud menunjuk Karim Siregar sebagai Country Director untuk Indonesia. Karim akan memimpin operasional dan strategi pasar Google Cloud di...

Transformasi Digital Kian Gencar, Akamai Luncurkan Akamai Connected Cloud dan Layanan Baru

Tunjuk Fiona Zhang, Akamai Perkuat Strategi Channel-First Kawasan APJ

Fauzi
8 April 2026 | 16:26

Akamai menunjuk Fiona Zhang sebagai Wakil Presiden Regional Bidang Penjualan dan Program Saluran untuk kawasan Asia-Pasifik dan Jepang. Penunjukan Fiona...

EXPERT

Dari Sekedar Token Menuju Kepercayaan: Momen Pembuktian AI Senilai US$2,5 Triliun

Fauzi
18 June 2026 | 12:58

Oleh: Abhas Ricky, Chief Business Officer and GM of Applied AI Era kecepatan dan akses sedang berakhir. Apa yang menggantikan...

Red Hat Berambisi Capai Target Net Zero Emisi Gas Rumah Kaca di 2030

Titik Infleksi AI Selanjutnya: Mengubah Agen AI Menjadi ‘Superusers’ di Enterprise

Fauzi
21 May 2026 | 14:39

Oleh: Matt Hicks, President and CEO, Red Hat Jika Anda menyaksikan keynote di hari pertama Red Hat Summit 2026, Anda...

TIK TALKS

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

Stephanus Oscar – Data Center dengan Kapasitas 6 Megawatt di Jakarta | It Works Podcast #5

redaksi
16 August 2022 | 15:30

Di masa akan datang banyak aplikasi yang akan membutuhkan low latency connectivity. Lalu apa kaitannya dengan Edge DC yang hadir...

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

Edward Samual – Memproses Data dari Hulu Sampai Hilir | It Works Podcast #4

redaksi
15 August 2022 | 12:30

Bagaimana cara mengolah Big Data sehingga dapat divisualisasikan, serta bagaimana dapat melakukan analitik dan dapat memprediksikan apa yang harus dilakukan...

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Itworks - Inspire Great & Telco for Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • TOP Digital Awards
  • Business Solution
  • Telco
  • Digital
  • E-Gov
  • Product
  • Forti
  • TIK Talks
  • More
    • Expert
    • ICT Profile
    • Fintech
    • Research
    • Tips & Trick
    • Event
    • Foto