Bitera, penyedia data center premium dengan standar global, resmi menjalin kemitraan strategis dengan Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII). Kolaborasi ini menjadi langkah penting dalam mendukung penyelenggaraan Indonesia Internet Exchange (IIX) melalui fasilitas data center modern yang andal dan efisien.
Kerja sama ini memungkinkan seluruh anggota APJII terhubung langsung ke ekosistem peering nasional dengan konektivitas stabil, latensi rendah, dan biaya operasional lebih efisien. Hal ini sejalan dengan lonjakan kebutuhan internet nasional. Berdasarkan data APJII, trafik internet melonjak lebih dari sepuluh kali lipat, dari 1,3 Tbps pada 2021 menjadi 14 Tbps di akhir 2024 saat puncak trafik.
“Bitera siap mendukung pertumbuhan ekosistem digital Indonesia berkelanjutan melalui penyediaan data center premium untuk IIX. Dengan performa yang terpercaya, kami mendorong interkoneksi lebih cepat dan merata di seluruh Indonesia,” ujar Direktur Utama Bitera, Tedy Harjanto, dalam keterangan tertulis, 17/09/2025.
Sementara itu, Ketua Umum APJII, Muhammad Arif, menegaskan bahwa sinergi ini bukan sekadar integrasi teknis, melainkan pondasi penting untuk memperkuat masa depan digital Indonesia. “Transformasi digital sudah menjadi keharusan. Interkoneksi yang kuat adalah dasar bagi ekosistem internet nasional yang tangguh dan inklusif,” ujarnya.
Sebagai Carrier-Neutral Data Center, Bitera menawarkan infrastruktur terbuka dengan uptime 99,999% (five-nines), toleransi downtime hanya lima menit per tahun. Dengan kapasitas mendekati 30MW, lokasi strategis dekat pusat pertukaran internet nasional, serta dukungan 100% energi terbarukan, Bitera menegaskan komitmennya terhadap keandalan, efisiensi, dan keberlanjutan.
Langkah ini diharapkan mampu memperkuat pertumbuhan trafik internet Indonesia sekaligus mendukung target Net Zero Emissions 2060.














