ItWorks.id- Digitalisasi atau transformasi digital yang dilakukan PT Wahana Ottomitra Multiartha Tbk (WOM Finance), membuat proses bisnis kian efektif dan efisien, bahkan mampu menekan risiko pembiayaan bermasalah. Strategi peningkatan proses bisnis melalui transformasi digital ini juga berdampak terhadap peningkatan kinerja bisnis yang terus meningkat belakangan ini.
Memiliki VISI Utama “Menjadi salah satu perusahaan pembiayaan terbaik di Indonesia dengan menerapkan tata kelola perusahaan yang baik”, WOM Finance juga terus lakukan terobsoan dan inovasi proses bisnis dengan memanfaatan keunggulan teknologi digital, baik di sistem manajemen, maupun layanan nasabah atau pelanggan.
Seperti yang banyak dilakukan perusahaan damn institusi lain, WOM Finance melakukan lompatan besar transformasi digital sejadk pandemi covid-19. WOM Finance mulai melakukan beberapa inovasi terkait indrastruktur dan aplikasi digital, baik di sistem manajemen dengan ERP, layanan komsumer dan sistem pembayaran dengan aplikasi digital. Untuk infrastruktur IT ada penambahan DRC on Cloud dan melakukan Server Management terpadu, sehingga tim IT internal bisa mengontrol server secara optimal.
Beberapa aplikasi yang sudah dikembangkan WOM Finance, yakni KAWAN Mobile Apps yang kini terus diperkjuat, Credit Engine, Digital Sign, Mobile AMU, E-Receipt and E-Services, serta Marketplace Lending.
KAWAN Mobile Apps merupakan aplikasi yang digunakan oleh dealer maupun konsumen agar mereka bisa berinteraksi langsung dengan perusahaan lebih mudah. Dengan aplikasi tersebut, konsumen bisa langsung request kredit, melihat angsuran, dan bisa berinteraksi dengan customer care WOM Finance. Aplikasi KAWAN menjadi salah satu dari enam pilar yang jadi company strategis yang terus diperkuat keberadaannya.
“Kami terus berupaya melakukan pengembangan dan perbaikan aplikasi KAWAN untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas proses bisnis,” ungkap felix priscellius, IT Operation Division Head di PT Wahana Ottomitra Multiartha Tbk (WOM Finance) dalam wawancara penjurian “Top Digital Awards 2025” pada (06/11/2025) secara daring melalui zoom meeting.
Turut hadir dalam waweancara penjurian ini, Panji Dwisatia Munajat selaku Project Management Office Division Head, dan Aditya Rukmana, Digital Initiative Department Head WOM Finance.
Kemudahan Layanan
KAWAN merupakan aplikasi mobile yang menyediakan kemudahan bagi konsumen untuk berbagai layanan. Seperti pembiayaan, pinjaman dana tunai, pembayaran angsuran, cek kontrak, simulasi pembiayaan, dan promo, yang semuanya aman, terdaftar OJK, dan bisa diakses kapan saja. Aplikasi ini dirancang untuk memudahkan transaksi digital, dari pengajuan hingga pembayaran, jadi konsumen tidak perlu repot ke kantor cabang.
Beberapa fitur KAWAN yang dapat dinikmati pengguna, antara lain kemudahan mengakses profil kontrak konsumen, dapat melakukan simulasi dan pengajuan pembiayaan serta mentrack-nya, akses ke kantor cabang WOM Finance terdekat serta mendapatkan promo-promo terbaru WOM Finance, dan tentunya tak lupa aplikasi ini juga memungkinkan konsumen untuk menikmati poin benefit dan pembayaran angsuran.
Pengembangan dan penguatan sistem aplikasi ini terus ditingkatkan, termasuk aspek IT security (keamanan) dengan tujuan untuk memberikan kenyamanan para pengguna, memberikan kemudahan layanan secara seamless kepada konsumen dan calon konsumen WOM Finance. Seperti pengajuan pembiayaan, pembayaran angsuran dan keperluan lainnya.
Masih dari aspek teknologi, beberapa inovasi dilakukan untuk penguatan proses bisnis (to Support Business). Di antaranya Customer Data Protection (perlindungan data pelanggan/consumer), Technology & Security Improvement (It security dengan menerapkan ISO 27001:2022), Acquisition (Kawan Apps, Credit engine), kemudahan Payment (variation of payment channel), dan beberapa inovasi lainnya, untuk terus penguatan sistem layanan digital melalui aplikasi KAWAN.
“Kami berharap hadirnya aplikasi mobile KAWAN yang terus diperkuat atau upaya optimization dan inovasi yang kami hadirkan, bisa terus memberikan manfaat dan benefit yang lebih kepada konsumen dan mitra kami sehingga dapat menjadi solusi kebutuhan finansial sesuai yang diharapkan, “ ungkapnya,
Selain untuk konsumen setianya, aplikasi KAWAN juga hadir untuk para agen dan dealer WOM Finance dengan berbagai fitur menarik seperti kemudahan pengajuan ataupun akses detail informasi sehingga proses bisnis lebih mudah, cepat dan akuntabel.
Dari sisi teknologi, dijelaskan bahwa WOM Finance terus perkuat infrastruktur fisik dan cloud computing untuk memberikan layanan yang lebih cepat, stabil, dan aman. Teknologi seperti SD-WAN, layered firewall, DDoS protection, dan IP Segmentation digunakan untuk memastikan operasional tetap berjalan lancar.
Security yang digunakan WOM Finance mengacu pada System Information & Event Management (SIEM). Mulai proses 2021, sistem security tersebut diproses hingga memperoleh sertifikat ISO 270001. “Sistem security IT kami beroperasi nonstop, 24 jam dalam 7 hari,” kata Felix.
Sistem kontrol akses juga diterapkan dengan perlindungan sistem kemanannnya secara ketat agar data perusahaan dan konsumen tetap terlindungi dengan baik. Hal ini juga sebagai antisiapsi dengan diterapkannya UU Perlindungan Pribadi (PDP) yang mengharuskan perusahaan bisa menjaga dengan baik dan aman.
Digitalisasi Dan Dampak Terhadap Bisnis
Meski tidak merinci angka secara bisnis, namun dia menyatakan bahwa inovasi digital ini juga berdampak signifikan terhadap capaian peningkatan performa bisnis perusahaan yang terus mencatatkan pertumbuhan positif, baik dalam pembiayaan multiguna MotorKu dan MobilKu.
Sementara itu dari laporan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) dan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) beserta Public Expose, maret lalu disebutkan, sepanjang 2024, WOM Finance mencatatkan kinerja positif di berbagai aspek. Total aset perusahaan pada Desember 2024 mencapai Rp6,95 triliun, meningkat 4,68 persen dibandingkan Desember 2023 sebesar Rp6,64 triliun.
Dari sisi ekuitas, perusahaan mencatat pertumbuhan sebesar 11,57 persen, naik dari Rp1,70 triliun pada Desember 2023 menjadi Rp1,89 triliun pada Desember 2024. Selain itu, profitabilitas dan kualitas portofolio juga mengalami peningkatan. Total pendapatan perusahaan tumbuh 8,60 persen, dari Rp2,00 triliun pada 2023 menjadi Rp2,17 triliun pada 2024. Laba setelah pajak naik 11,21 persen, dari Rp236 miliar pada 2023 menjadi Rp263 miliar pada 2024. (AC)














