PT Taspen (Persero) terus mempercepat transformasi digitalnya melalui pengembangan berbagai aplikasi berbasis teknologi canggih. Hal ini telah terbukti mampu mendongkrak kinerja perusahaan dan memperkuat pelayanan bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) serta pejabat negara.
Pembaruan sistem dan aplikasi digital ini merupakan bagian dari IT Master Plan 2022–2026 yang menempatkan teknologi informasi sebagai motor utama modernisasi layanan Taspen.
Demikian seperti disampaikan Sidra Muntahari selaku IT Division Head Taspen, saat sesi penjurian TOP Digital Awards 2025 yang digelar secara daring, Rabu (12/11/2025). Hadir menemani Sidra adalah Ruth – IT Planning & Assurance Dept Head, Hendra Kusumawardhana – IT Operation Dept Head, Gandhi Bhraswara – Advisory System Analyst, dan Desy Puspa Andriany – Associate System Analyst.
Sidra Muntahari menjelaskan, transformasi digital yang dilakukan perusahaan tidak hanya berfokus pada efisiensi internal, tetapi juga membangun pengalaman layanan yang lebih cepat, akurat, dan aman bagi peserta.
Ia menegaskan, Taspen bergerak menuju data-driven organization yang mampu memahami kebutuhan peserta secara lebih mendalam, sekaligus menjaga keamanan informasi di tengah meningkatnya ancaman siber.
Dalam beberapa tahun terakhir, Taspen melahirkan sejumlah aplikasi strategis yang menjadi tulang punggung digitalisasi perusahaan. Salah satunya adalah Integrated Management & Monitoring for Investment (IMI), sebuah platform terpadu yang mengelola seluruh aktivitas investasi, mulai dari transaksi hingga evaluasi kinerja portofolio.
Dengan sistem ini, proses pengambilan keputusan manajemen menjadi lebih cepat dan berbasis data real time, sehingga efisiensi pengelolaan aset perusahaan dapat terus ditingkatkan.
Inovasi lain yang mendapat sorotan publik adalah Taspen One Hour Service (TOS), layanan digital yang memungkinkan peserta menyelesaikan proses klaim hanya dalam waktu satu jam.
Melalui otomasi proses dan penyederhanaan alur layanan, aplikasi ini memangkas waktu tunggu yang sebelumnya jauh lebih panjang, sekaligus menjadi bukti keseriusan Taspen dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik.
Sementara itu, Taspen Digital Enterprise Service (TDES) berperan sebagai sistem inti yang menghubungkan seluruh proses bisnis internal dan layanan eksternal Taspen. Melalui TDES, manajemen data dapat dilakukan secara lebih terintegrasi dan konsisten.
Di sisi lain, aplikasi Andal by Taspen menjadi terobosan penting di bidang keamanan dan akurasi pembayaran pensiun. Dengan memanfaatkan teknologi liveness detection dan face recognition, sistem ini memastikan bahwa pembayaran pensiun diterima peserta yang benar-benar berhak, dan bukan hasil penyalahgunaan identitas.
“Ke depan, Taspen juga menyiapkan penerapan teknologi deepfake detection untuk memperkuat keamanan biometric,” kata dia.
Transformasi tersebut dibangun di atas fondasi keamanan siber, yang disebutnya, berlapis. Hal ini sebagai upaya peningkatan kesadaran keamanan di internal yang memang dilakukan secara konsisten. Terbukti, tingkat partisipasi sosialiasi mencapai lebih dari 91 persen.
Dalam hal ini, PT Taspen (Persero) telah melakukan upgrade sertifikasi ISO dari ISO 27001:2013 menjadi ISO 27001:2022 Sistem Manajemen Keamanan Informasi, dengan lingkup perlindungan data peserta pada proses inti perusahaan pada aplikasi TDES dan SAP, serta dukungan infrastruktur pada Data Center dan Disaster Recovery Center (DRC).
Gandeng Institusi Lain
Digitalisasi ini tidak berjalan sendirian. Taspen aktif membangun ekosistem digital nasional melalui integrasi dengan berbagai lembaga pemerintah, seperti Dukcapil, Kementerian Dalam Negeri melalui SIPD dan platform SIM Gaji, Kementerian Keuangan, BKN, pemerintah daerah, hingga BPJS Kesehatan dan Asabri.
Platform SIM Gaji, misalnya, kini digunakan secara luas oleh pemerintah daerah sebagai sistem penggajian modern yang terhubung dengan layanan kepesertaan Taspen.
Sejumlah penghargaan tingkat nasional yang diraih Taspen sepanjang 2024 hingga 2025 menunjukkan kuatnya dampak transformasi ini. Di antaranya penghargaan Inovasi Pelayanan Publik dari KemenPAN-RB, Best Digital Innovation, Top Digital Implementation Level 4, serta penghargaan Driven Performance & KPI Optimization pada 2025.
Sidra menegaskan bahwa seluruh langkah ini merupakan komitmen Taspen untuk membangun kepercayaan digital peserta.
“Transformasi digital Taspen adalah upaya berkelanjutan untuk memastikan layanan kepada ASN dan pejabat negara menjadi semakin cepat, akurat, dan aman,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa Taspen akan terus memperluas pemanfaatan teknologi, termasuk Generative AI, untuk meningkatkan kualitas layanan di masa mendatang.
Dengan strategi digital yang terarah dan implementasi aplikasi yang semakin matang, Taspen menegaskan posisinya sebagai BUMN yang siap menghadapi dinamika teknologi dan tuntutan pelayanan publik modern.
Editor: Fauzi














